LKPPD Jabar 2018, 20 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Hijau

Fabiola Febrinastri

Selasa, 10 September 2019 | 16:10 WIB
LKPPD Jabar 2018, 20 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Hijau
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat menerima Tim Nasional EKPPD Tahun 2019 dan Tim Pemetaan Kapasitas Pemerintah Daerah di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (10/9/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2018, 20 kabupaten/kota masuk zona hijau (sangat tinggi) dan 6 kabupaten/kota masuk zona kuning (tinggi).

Satu kabupaten lain, yakni Pangandaran, belum masuk tahap penialian kinerja, karena syarat penyelenggaraan pemerintahan, yakni berjalan tiga tahun, belum terpenuhi.

"Untuk Jawa Barat, dari 27 (kokab) hanya 26 yang dinilai tahun lalu, karena Pangandaran syaratnya tiga tahun penyelenggaraan pemerintahan secara umum, maka baru tahun ini akan dinilai," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat ditemui usai menerima Tim Nasional EKPPD Tahun 2019 dan Tim Pemetaan Kapasitas Pemerintah Daerah di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, Selasa (10/9/2019).

"Dari 26 yang diperiksa, 20 sudah masuk zona hijau (sangat tinggi), yang enam zona kuning atau tinggi," tambahnya.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, ada sedikit persoalan yang membuat 6 kabupaten/kota berstatus tinggi.

"Dalam perhitungan, kalau ada masalah, langsung kena penalti. Nah, penalti itu yang membuat (kabupaten/kota), yang tadinya ada di zona hijau (sangat tinggi), menjadi hanya tinggi (zona kuning) saja," katanya.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar sendiri telah melakukan beberapa langkah untuk mengoptimalkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah. Langkah-langkah itu diantaranya: (1) Membangun komitmen bersama dengan kabupaten/kota untuk peningkatan capaian kinerja setiap tahunnya; (2) Rapat koordinasi persiapan penyusunan LPPD dengan tim teknis di tingkat provinsi dan kabupaten/kota; (3) Pendampingan terhadap perangkat daerah dan tim penyusun LPPD kabupaten/kota khususnya dalam melakukan evaluasi mandiri; (4) Menyampaikan dokumen LPPD Tahun 2018 secara tepat waktu kepada pemerintah dan menyampaikan ringkasan LPPD kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik.

Emil mengatakan, hasil evaluasi LPPD akan berbanding lurus dengan komitmen kepemimpinan dari kepala daerahnya. Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada Bupati dan Wali Kota agar turun tangan langsung.

"Kualitas penyelenggaraan daerah berbanding lurus dengan kepemimpinan. Saya titip, wali kota atau wakil wali kota, dan bupati atau wakil bupati harus turun. Kalau hanya menunggu laporan dari bawah, percaya sama saya, pasti rangkingnya segitu-segitu saja," kata Emil.

baca juga

"Tapi kalau pemimpinnya turun langsung, biasanya rankingnya langsung melesat," tambahnya.

Emil mencontohkan, Kabupaten Indramayu, yang mendapat rangking 1 untuk LPPD 2018.

"Tahun ini ranking satunya datang dari yang dulunya ranking di tengah-tengah, melompat ke ranking satu, yaitu Kabupaten Indramayu," ucapnya.

"Apa resepnya? Pak Bupatinya turun langsung, Pak Sekdanya juga, kepala dinas yang tidak disiplin ditahan TPP-nya. Sederhana. Karena LPPD ini urusannya cuman satu, kedisiplinan. Menghargai yang rajin dan memberi sanksi kepada yang malas," imbuhnya.

Untuk itu, kata Emil, Pemdaprov Jabar akan memberikan kenaikan bantuan keuangan bagi daerah yang LPPD-nya baik.

"Saya sudah instruksikan, kalau yang LPPD-nya baik, itu nanti bantuan keuangan provinsi juga naik. Kami ingin menghargai mereka-mereka yang kerja keras," katanya.

Mendorong Layanan Lebih Baik
EKKPD mendorong Pemdaprov Jabar untuk memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik. Hal itu dilakukan melalui solusi yang tepat dan cepat atas permasalahan pembangunan yang dilihat dari tiga aspek, yaitu aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, dan aspek daya saing.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Jabar, Dani Ramdan mengungkapkan, secara umum berdasarkan EKPPD 2018, seluruh kabupaten/kota mengalami kenaikan, namun ada yang mengalami kenaikan pesat, tapi ada juga yang kenaikkannya relatif sedang atau sedikit.

"Yang pesat itu tadi sudah digambarkan oleh Pak Gubernur (Ridwan Kamil), memang komitmen dari kepala daerah, yang juga Sekda (Sekretaris Daerah) yang turun langsung, mengorganisir kepala-kepala dinas untuk memenuhi seluruh data dukung maupun kelengkapan," kata Dani.

Dani juga mencontohkan Kabupaten Indramayu, yang selain memiliki daya dukung lengkap, hampir semuanya OPD-nya bisa menyusun SOP pelayanan.

"Hampir ada seribu lebih SOP yang disusun selama setahun oleh Indramayu, sehingga menambah poin yang sangat signifikan," ucapnya.

"Sedangkan yang kurang sebaliknya, karena bupatinya kurang memberikan perhatian, sehingga kepala-kepala dinasnya juga agak kendor. Faktor kepemimpinan ini sangat signifikan untuk aspek LPPD ini." tambahnya.

"Di samping memang ada beberapa kebijakan yang sifatnya nasional yang bisa menurunkan kinerja, misalnya dalam hal pembatasan-pembatasan izin, itu ada juga dampaknya," tambah Dani.

Hasil EKKPD Jabar dalam 5 Tahun
Berikut ini Hasil EKKPD Provinsi Jawa Barat dalam lima tahun terakhir. Pada 2013 menduduki peringkat 5 dengan skor 2,7267; 2014 peringkat 3 dengan skor 2,9202; 2015 peringkat 2 dengan skor 3,176; 2016 peringkat 2 dengan skor 3,2496; dan 2017 peringkat 2 dengan skor 3,2842.

Sedangkan jumlah kabupaten/kota yang memiliki status sangat tinggi setiap tahun meningkat. Pada 2013 sebanyak 7 kabupaten/kota, 2014 sebanyak 19 kabupaten/kota, 2015 sebanyak 23 kabupaten/kota, 2016 sebanyak 26 kabupaten/kota. Namun, pada 2017 terjadi penurunan status pada 6 kabupaten/kota sehubungan adanya persoalan yang menimpa kepala daerah.

Pada kesempatan ini, Dani juga menjelaskan, Pemdaprov Jabar sudah menerapkan elektronik LKPPD (e-LPPD) tahun ini. Jabar sudah mendahului nasional untuk penerapan elektronik LPPD.

"Kita sudah mendahului nasional untuk penyusunan tahun 2018. LPPD kita untuk pertama kalinya sudah menggunakan elektronik LPPD," kata Dani.

"Dari kabupaten/kota, bisa di-input tanpa harus datang ke Bandung. Berkas-berkasnya bisa di-upload dan kita juga bisa cek langsung, sehingga tidak perlu membuka berkas satu per satu," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintahan Ridwan Kamil Fokus pada Transportasi Jabar Juara

Pemerintahan Ridwan Kamil Fokus pada Transportasi Jabar Juara

Bisnis | Selasa, 10 September 2019 | 08:47 WIB

Ridwan Kamil Bahas Keadilan Fiskal di Depan Para Wali Kota se-Indonesia

Ridwan Kamil Bahas Keadilan Fiskal di Depan Para Wali Kota se-Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 September 2019 | 08:36 WIB

Wagub Jabar : Haornas Jadikan Momentum Olahraga sebagai Kebutuhan Hidup

Wagub Jabar : Haornas Jadikan Momentum Olahraga sebagai Kebutuhan Hidup

News | Selasa, 10 September 2019 | 08:29 WIB

Beasiswa Jabar Future Leaders 2019, Cetak Pemimpin Masa Depan Jawa Barat

Beasiswa Jabar Future Leaders 2019, Cetak Pemimpin Masa Depan Jawa Barat

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:04 WIB

Desa Jadi Salah Satu Skala Prioritas Pembangunan di Jawa Barat

Desa Jadi Salah Satu Skala Prioritas Pembangunan di Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 15:00 WIB

Wacana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Mendagri: Silakan, Ini Negara Demokratis

Wacana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Mendagri: Silakan, Ini Negara Demokratis

News | Selasa, 03 September 2019 | 17:52 WIB

Terkini

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:07 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:41 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

×