Ketahuan Guru Tulis Surat Cinta, Bocah 11 Tahun Bunuh Diri

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 11 September 2019 | 16:38 WIB
Ketahuan Guru Tulis Surat Cinta, Bocah 11 Tahun Bunuh Diri
Surat cinta bocah 11 tahun yang bunuh diri. (Facebook/Syed Azmi)

Suara.com - Peristiwa menyedihkan dialami bocah 11 tahun di Malaysia yang memilih mengakhiri hidupnya setelah ketahuan menulis surat cinta.

Kisah tersebut mengundang simpati banyak orang setelah dibagikan akun Facebook Syed Azmi pada Selasa (10/9/2019).

Syed Azmi membagikan foto sepucuk surat cinta, tulisan korban bunuh diri. Dalam narasinya, disebutkan bila bocah itu tewas setelah meneguk racun.

Mulanya, ia menuliskan surat cinta kepada seorang cowok di kelasnya. Tapi dia tidak berniat untuk mengirimkan surat tersebut dan hanya ingin menyimpannya.

Apes, tindakannya ketahuan oleh seorang guru yang dirahasiakan identitasnya. Guru itu lalu menghukum bocah yang menulis surat cinta di hadapan teman-teman sekelas, termasuk cowok yang dia kagumi.

"Malangnya, dia ketahuan dan dipanggil oleh guru. Dai malu, dia dihukum dan rahasianya diumbar ke semua orang," tulis Syed Azmi.

Hukuman itu tak pelak membuat siswi tersebut malu, apalagi teman-teman terus menertawakannya.

Surat cinta bocah 11 tahun yang bunuh diri. (Facebook/Syed Azmi)
Surat cinta bocah 11 tahun yang bunuh diri. (Facebook/Syed Azmi)

Tak kuasa menanggung malu di depan teman-teman sekolahnya, siswi itu memutuskan mengakhir hidup dengan meminum racun.

Kepergiannya pun meninggalkan penyesalan di benak Syed Azmi. Ia bersedih dan menyayangkan kejadian tersebut.

baca juga

"Tuhan tahu perasaanku waktu itu. Rasanya ingin marah tapi tak bisa dilepaskan. Dia baru berusia 11 tahu, akulah yang lebih patut mati duluan daripada dirinya yang punya masa depan cerah," pungkas Syed Azmi.

Cerita menyedihkan tentang bocah yang bunuh diri karena tak kuasa menanggung malu, sampai sekarang telah dibagikan sebanyak 4 .000 kali.

Catatan Redaksi: 

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keji, 10 Siswi Dicabuli Pak Guru saat Kemah Pramuka

Keji, 10 Siswi Dicabuli Pak Guru saat Kemah Pramuka

Jogja | Rabu, 11 September 2019 | 14:00 WIB

Wajib Tahu, 4 Alasan Seseorang Ingin Bunuh Diri Menurut Psikolog

Wajib Tahu, 4 Alasan Seseorang Ingin Bunuh Diri Menurut Psikolog

Health | Rabu, 11 September 2019 | 13:16 WIB

Polisi Bunuh Diri Setelah Tembak Istri dan 2 Anaknya hingga Tewas

Polisi Bunuh Diri Setelah Tembak Istri dan 2 Anaknya hingga Tewas

News | Rabu, 11 September 2019 | 12:57 WIB

JK dan Megawati Hadiri Pengukuhan Menkumham Jadi Guru Besar PTIK

JK dan Megawati Hadiri Pengukuhan Menkumham Jadi Guru Besar PTIK

News | Rabu, 11 September 2019 | 09:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×