Satu Tentara Tewas di Waena, Kapolri: Yang Nyerang Duluan Bukan Aparat

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 24 September 2019 | 16:38 WIB
Satu Tentara Tewas di Waena, Kapolri: Yang Nyerang Duluan Bukan Aparat
Kapolri Jenderal Tito Karnian saat menggelar konferensi pers di kantor Kemenpolhukam. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengklaim kerusuhan berujung meninggalnya tiga warga sipil dan satu prajurit TNI di Expo Waena, Jayapura Papua bukan diawali oleh tindakan penyerangan yang dilakukan oleh aparat keamanan.

Tito justru menuding sekelompok massa yang lebih dahulu menyerang aparat keamanan hingga menyebabkan satu prajurit TNI meninggal dunia.

Tito menuturkan kerusuhan yang terjadi di Expo Waena bermula ketika ada sekelompok orang Papua pendatang yang hendak mendirikan posko di Universitas Cendrawasih (Uncen).

Namun, Tito mengaku baik rektorat dan sejumlah mahasiswa Uncen menolak lantaran dinilai hendak melakukan upaya provokatif.

Kemudian, aparat kemanan pun memfasilitasi sebuah truk untuk mengantar sekitar 300 orang Papua pendatang ke Expo Waena. Namun, setibanya di lokasi tiba-tiba mereka melakukan tindakan penyerangan terhadap aparat kemanan yang mengantarkannya.

"Begitu turun melihat jumlah anggotanya yang mengawal sedikit, lebih sedikit daripada yang kelompok ini 300 orang lebih ini, mereka menyerang," kata Tito saat jumpa pers di Gedung Kemenkopolhukam, Selasa (24/9/2019).

Akibat penyerangan yang dilakukan sekelompok orang Papua pendatang itu pun akhirnya satu prajurit TN Yonif 751/Raider, bernama Praka Zulkifli meninggal dunia setelah mengalami pendarahan akibat luka bacok di bagian kepala belakang.

Zulkifli sendiri tidak lain merupakan sopir yang mengendarai truk tatkala mengantarkan sekelompok orang Papua pendatang dari Uncen menuju Expo Waena.

"Yang pertama kali menyerang bukan petugas, yang pertama kali jadi korban adalah anggota TNI dari Batalyon gugur, dan dia yang menyopiri mereka," ujarnya.

baca juga

Setelah itu, bentrokan pun terjadi antara sekelompok orang Papua tersebut dengan aparat keamanan. Hingga akhirnya menyebabkan tiga orang Papua pendatang itu meninggal dunia.

"Ada tiga orang yang kemudian meninggal dunia, kita sedang investigasi meninggal dunianya karena apa. Apakah karena pembelaan diri dengan tembakan atau mungkin karena serangan batu juga, karena memang lempar-lemparan batu," ungkapnya.

"Yang kita sesalkan ya sekali lagi, kalau punya perbedaan politik ya boleh-boleh saja tapi jangan menggunakan cara violance dan kekerasan. Karena di dalam negara demokrasi ini menggunakan cara-cara seperti itu pasti tidak akan selesai."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusuh di Waena Papua, 733 Mahasiswa Ditangkap Polisi

Rusuh di Waena Papua, 733 Mahasiswa Ditangkap Polisi

News | Selasa, 24 September 2019 | 10:21 WIB

Polisi Sebut Benny Wenda Berperan di Balik Kerusuhan Jayapura

Polisi Sebut Benny Wenda Berperan di Balik Kerusuhan Jayapura

News | Selasa, 24 September 2019 | 05:35 WIB

Jokowi Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74

Jokowi Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74

Foto | Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:16 WIB

Jokowi Menang Pilpres, Kapolri Minta Tunjangan Polri-TNI Dinaikkan Lagi

Jokowi Menang Pilpres, Kapolri Minta Tunjangan Polri-TNI Dinaikkan Lagi

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 12:40 WIB

Kapolri Beri 4 Tips Hindari Kemacetan di Arus Balik Mudik Lebaran 2019

Kapolri Beri 4 Tips Hindari Kemacetan di Arus Balik Mudik Lebaran 2019

Otomotif | Rabu, 05 Juni 2019 | 21:22 WIB

Kapolri Tito ke RS Malam-malam, Jenguk Anak Buahnya Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Tito ke RS Malam-malam, Jenguk Anak Buahnya Korban Kerusuhan 22 Mei

News | Senin, 27 Mei 2019 | 21:34 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×