BNP2TKI Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Korban Jembatan Runtuh di Taiwan

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 10 Oktober 2019 | 22:42 WIB
BNP2TKI  Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK Korban Jembatan Runtuh di Taiwan
BNP2TKI memfasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Anak Buah KapaL. (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - BNP2TKI memfasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Anak Buah Kapal (ABK) korban jembatan runtuh  di Taiwan ke daerah asalnya. Ketiga jenazah tersebut  tersebut  tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (10/10/2019). 

Ketiga PMI ABK tersebut antara lain Wartono (29) asal Cirebon Jawa Barat,  Ersona (32) asal Indramayu Jawa Barat, dan Mohamad Domiri (28) asal Pemalang Jawa Tengah. Mereka merupakan 3 dari 7 PMI ABK yang terkena musibah runtuhnya Jembatan Lintas Pelabuhan Nanfang Ao di Yilan, Taiwan pada Selasa, 1 Oktober 2019 sekitar pukul 09.10 waktu Taiwan.

Deputi   Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro mengucapkan, turut berbelasungkawa  atas meninggalnya 3 PMI ABK yang meninggal karena musibah jembatan runtuh di Taiwan.

Kepada keluarga korban, Anjar berpesan agar tabah dan selalu kuat dalam menghadapi musibah ini.  

“Kami dari keluarga besar BNP2TKI mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya PMI ABK yang meninggal karena terkena musibah di Taiwan. Semoga seluruh proses pemulangan hingga pemakaman berjalan dengan baik," ujar Anjar di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Ia menyatakan, BNP2TKI  memberikan fasilitas pemulangan gratis kepada seluruh korban musibah dari Bandara Soekarno Hatta hingga ke kampung halaman. Selain itu, BNP2TKI juga memberikan bantuan tanggap darurat kepada ahli waris masing-masing sebesar Rp 3,5 juta. 

Direktur Pelayanan Pengaduan BNP2TKI, R Wisantoro menyatakan, terkait hak-hak dan kewajiban ke 3 PMI tersebut akan diberikan secepatnya.

“Untuk hak gaji, lembur, dan asuransi kematian di luar negeri akan diurus oleh KDEI Taipei," kata Wisantoro saat menerima 3 jenazah PMI ABK di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Ia menambahkan, proses pelayanan pemulangan PMI ABK telah dilakukan dengan responsif dan cepat.

baca juga

“Proses pengurusan jenazah dari saat kejadian hingga tiba di Tanah Air sangat cepat. Tidak ada yang bisa merencanakan dan mengubah keadaan. Keluarga pun sudah menerima peristiwa ini," ucapnya

Sebagai informasi, Jembatan Lintas Pelabuhan Nanfang Ao di Yilan, Taiwan runtuh pada Selasa, 1 Oktober 2019 sekitar pukul 09.10 waktu Taiwan. Pada saat kejadian, terdapat 1 kapal tanker yang tengah melintas dan 3 kapal nelayan yang sedang bersandar di bawah jembatan yang turut tertimpa reruntuhan. Peristiwa ini menjatuhkan beberapa korban dan 7 di antaranya merupakan PMI ABK.

Informasi dari KDEI Taipei, selain 3 jenazah yang sudah dipulangkan, ada pula 4 orang PMI ABK yang terdampak runtuhnya jembatan. Sebanyak 2 orang PMI ABK, yakni Miswan dan Supandi mengalami luka ringan dan telah selesai menjalani perawatan, serta 2 orang PMI ABK lainnya, yakni Jaedi Bin Karmin dan Winanto mengalami cedera berat dan masih menjalani perawatan. 

Gunawan  perwakilan  keluarga korban  PMI ABK Wartono  asal Cirebon mengaku sudah iklhas  dengan musibah yang menimpa saudaranya ini. Ia mengucapkan terimakasih kepada BNP2TKI yang telah membantu dan memfasilitasi pemulangan jenazah Wartono  hingga ke Cirebon.

Hadir menerima 3 jenazah PMI ABK, antara lain Plt. Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Eva Trisiana, Direktur Pelayanan Pengaduan BNP2TKI R. Wisantoro, Tim dari Subdit Pemulangan Direktorat Pemberdayaan, Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi Jimin Naryono, Kepala Subdirektorat Kawasan Asia Pasifik dan Amerika Direktorat Mediasi dan Advokasi Melvin John Raffles, dan Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Serang Bajongga Aprianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI - P3MI Rapat Koordinasi Sistem Penempatan Satu Kanal ke Arab Saudi

BNP2TKI - P3MI Rapat Koordinasi Sistem Penempatan Satu Kanal ke Arab Saudi

News | Jum'at, 27 September 2019 | 19:07 WIB

Nusron Wahid : Saya Berkomitmen Tetap Perjuangkan PMI dan BNP2TKI

Nusron Wahid : Saya Berkomitmen Tetap Perjuangkan PMI dan BNP2TKI

News | Jum'at, 27 September 2019 | 19:11 WIB

Peduli Pekerja Migran Indonesia, BNP2TKI Hadir di Bandara Soekarno - Hatta

Peduli Pekerja Migran Indonesia, BNP2TKI Hadir di Bandara Soekarno - Hatta

Bisnis | Kamis, 26 September 2019 | 16:41 WIB

Program G to G, BNP2TKI Raih Peringkat ke-3 di Konferensi EPS Korea Selatan

Program G to G, BNP2TKI Raih Peringkat ke-3 di Konferensi EPS Korea Selatan

News | Senin, 16 September 2019 | 10:59 WIB

BNP2TKI Raih Terbaik II Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional

BNP2TKI Raih Terbaik II Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional

News | Selasa, 10 September 2019 | 15:24 WIB

BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan

BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 11:34 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×