Lima 5 Mayat Ditemukan dalam 1 Lubang di Nduga Papua, TNI Bantah Menembak

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 13 Oktober 2019 | 15:47 WIB
Lima 5 Mayat Ditemukan dalam 1 Lubang di Nduga Papua, TNI Bantah Menembak
Proses penemuan jenazah lima warga Mbua di sekitar Gua Batu. [Jubi/Dok. JapHAM]

Suara.com - Warga Kampung Iniye, Distrik Mbua, Nduga, Papua, dan aktivis Jaringan Pembela HAM Pegunungan Tengah, digegerkan oleh penemuan lima jenazah dalam satu lubang yang ditutupi dedaunan sebelum ditimbun tanah.

Kelima jenazah yang tiga di antaranya adalah perempuan itu, ditemukan pada hari Kamis (10/10) pekan ini. Warga setempat menduga kelimanya tewas ditembak aparat TNI.

Samuel Tabuni, tokoh pemuda Nduga yang juga merupakan saudara dari korban menjelaskan, tanggal 20 September, kelima korban dari Wamena hendak ke Nduga untuk membawa bahan makanan.

Mereka menggunakan Mobil Estrada. Korban saat itu bersama rombongan pemuda Nduga. Di Kampung Iniye, sejumlah orang memisahkan diri membawa bahan makanan ke kampung masing-masing.

Sedangkan korban bersama rombongan yang tersisa menyimpan bahan makanan yang mereka bawa di Gua Batu di Gunung Kanbobo, karena tempat mereka masih jauh dari Kampung Iniye. Korban kemudian menginap di Kampung Iniye.

“Pada tanggal 21 September, lima orang berniat mengambil bahan makanan yang mereka simpan di Gua Batu. Sementara yang lainnya menyusul kemudian. Saat rombongan lainnya sedang menyusul,  terdengar bunyi tembakan sehingga mereka tak berani meneruskan perjalanan mereka ke Gua Batu. Mereka berbalik kembali ke Iniye lalu menelpon saya,” kata Samuel Tabuni seperti dikutip Suara.com dari Jubi.co.id, Minggu (13/10/2019).

Samuel melanjutkan, ia masih belum yakin terhadap informasi yang didapatnya dari warga di Kampung Iniye. Ia kemudian meminta bantuan kepada aparat keamanan untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut.

Namun aparat keamanan mengatakan tidak ada laporan mengenai insiden penembakan di Mbua.

“Ini saudara saya yang jadi korban, sehingga saya terus mencari tahu kebenarannya. Setelah lebih 20 hari, akhirnya terungkap juga bahwa benar kelimanya menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI,” kata Samuel Tabuni.

Ia menyebutkan, warga yang menghubungi dirinya mengatakan melihat anggota TNI di sekitar Gua Batu.

Lima orang yang meninggal itu adalah Ibu Yuliana Dronggi (35 tahun), Ibu Jelince Bugi (25 tahun), Ibu Macen Kusumbrue (26 tahun), Tolop Bugi (13 tahun) dan Hardius Bugi (15 tahun).

Kelimanya ditemukan dalam kondisi membusuk dalam satu lubang lalu ditutupi dengan rumput dan daun-daun.

“Jenazah mereka ditemukan oleh sejumlah warga dan JapHAM Pegunungan Tengah yang dipimpin Theo Hesegem,” kata Samuel Tabuni.

Sejak konflik di Nduga pecah pada awal Desember hingga saat ini, 189 orang telah meninggal dunia karena kelaparan dipengungsian ataupun ditembak oleh anggota TNI dan Polri. Ribuan warga Nduga telah mengungsi serta 39 gereja dikosongkan.

Rakyat Nduga, menurut Samuel Tabuni, menuntut penarikan semua pasukan TNI/Polri dari Nduga dan membutuhkan intervensi bantuan kemanusiaan untuk membawa bantuan kemanusiaan, obat-obatan, bahan makanan dan investigasi independen oleh lembaga kemanusiaan Internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Bulan Mengungsi Tanpa Bantuan, 184 Warga Nduga Tewas, 41 antaranya Bocah

9 Bulan Mengungsi Tanpa Bantuan, 184 Warga Nduga Tewas, 41 antaranya Bocah

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:03 WIB

Warga Papua: Pemerintah Tak Adil Tangani antara Pengungsi Wamena dan Nduga

Warga Papua: Pemerintah Tak Adil Tangani antara Pengungsi Wamena dan Nduga

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:40 WIB

Selidiki Kabar Adanya Korban Kemanusiaan di Nduga, Polda Papua Kirimkan Tim

Selidiki Kabar Adanya Korban Kemanusiaan di Nduga, Polda Papua Kirimkan Tim

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:40 WIB

Pejabat di Nduga Klaim Jumlah Pengungsi Capai 45 Ribu Orang

Pejabat di Nduga Klaim Jumlah Pengungsi Capai 45 Ribu Orang

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 05:43 WIB

Gubernur Papua Perintahkan Pendataan Ulang Pengungsi Nduga

Gubernur Papua Perintahkan Pendataan Ulang Pengungsi Nduga

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 19:25 WIB

Kemensos: 53 Orang Pengungsi Nduga Meninggal

Kemensos: 53 Orang Pengungsi Nduga Meninggal

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 05:47 WIB

Pemprov Papua Akan Mengecek Kabar Pengungsi Nduga yang Meninggal

Pemprov Papua Akan Mengecek Kabar Pengungsi Nduga yang Meninggal

News | Senin, 22 Juli 2019 | 18:18 WIB

Kemensos Pastikan Bantuan Pengungsi Nduga Tahap II Tersalurkan Minggu Ini

Kemensos Pastikan Bantuan Pengungsi Nduga Tahap II Tersalurkan Minggu Ini

News | Senin, 22 Juli 2019 | 10:20 WIB

TNI Akan Lapor Polisi karena Dituduh Culik Bupati Nduga

TNI Akan Lapor Polisi karena Dituduh Culik Bupati Nduga

News | Jum'at, 05 April 2019 | 13:41 WIB

Terkini

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:03 WIB