BEM Unkris Laporkan Oknum Polisi Represif Saat Demo ke Polda Metro Jaya

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2019 | 10:58 WIB
BEM Unkris Laporkan Oknum Polisi Represif Saat Demo ke Polda Metro Jaya
Ilustrasi: Demo mahasiswa di Gedung DPR. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) melaporkan tindakan represif oknum anggota kepolisian terhadap dua mahasiswa yakni Gusti Aji (21) dan Yoverly (20) ke Polda Metro Jaya, Senin (14/10/2019).

Akibat tindakan kekerasan yang dialami dua mahasiswa itu usai berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI beberapa waktu lalu, mengakibatkan luka hingga gegar otak.

Ketua BEM Universitas Krisnadwipaya, Dwiki mengatakan, bahwa pelaporan itu diserahkan ke bagian profesi dan pengamanan (Propam) untuk segera menemukan oknum aparat yang melakukan tindakan represif tersebut. Tentu tujuan lainnya ialah agar pelakunya bisa dihukum sesuai dengan perbuatannya.

"Kami juga berharap agar oknum tersebut diberikan sanksi tegas dan hukuman yang seberat-beratnya," kata Dwiki dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Senin (14/10/2019).

Dwiki menjelaskan, bahwa insiden kekerasan itu terjadi ketika Gusti dan Yoverly hendak kembali pulang setelah melaksanakan unjuk rasa usai jam yang telah ditentukan yakni pukul 18.00 WIB.

Di mana mahasiswa Unkris telah sepakat untuk berkumpul di lokasi yang telah ditentukan sambil menunggi teman-teman lainnya yang masih belum berkumpul. Mereka mengetahui apabila kondisi menjadi tidak kondusif pada pukul 19.00 WIB.

Namun, hingga jelang dini hari, Gusti dan Yoverly belum juga ditemukan, kabar buruk pun diterima kalau keduanya mendapatkan perlakuan represif dari oknum aparat kepolisian.

Menurut pengakuan kedua korban, mereka menjadi sasaran tindakan represif oknum aparat kepolisian saat hendak menuju ke titik kumpul untuk pulang.

"Saat menuju ke titik kumpul mereka melewati sekumpulan aparat kepolisian, keduanya langsung mendapatkan ancaman tembakan jika mereka melarikan diri," ujar Dwiki.

Tanpa perlawanan mereka diperlakukan dengan sangat kejam. Mereka digeledah dan seluruh pakaiannya dilucuti. Bahkan diludahi oleh aparat, tidak hanya itu puluhan oknum polisi langsung melakukan kekerasan berupa tindakan pemukulan menggunakan tangan kosong dan benda tumpul lainnya seperti popor senjata.

Keduanya juga mengaku diinjak menggunakan sepatu. Tidak sampai di situ, pada saat akan ditangani oleh tim medis, korban juga masih sempat mendapatkan tindakan pemukulan.

Akibatnya, Gusti mengalami luka di bagian kepala, tangan, paha dan bagian tubuh lainnya. Luka di kepalanya membuat Gusti harus mendapatkan perawatan medis dengan puluhan jahitan dan mesti dirawat inap sepekan di rumah sakit TNI AL Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat.

"Sedangkan Yoverly mengalami gegar otak karena luka di kepalanya. Ia dirawat di RSUD Pasar Rebo selama lima hari dan kini masih menjalani pemulihan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Polisi Berjaga di Depan Gedung DPR Jelang Pelantikan Jokowi

Ratusan Polisi Berjaga di Depan Gedung DPR Jelang Pelantikan Jokowi

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 10:55 WIB

Jalan ke Istana Merdeka Ditutup, Mau Ada Demo

Jalan ke Istana Merdeka Ditutup, Mau Ada Demo

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 10:49 WIB

Mau Ada Demo Mahasiswa Lagi, Jalan ke Gedung DPR Ditutup

Mau Ada Demo Mahasiswa Lagi, Jalan ke Gedung DPR Ditutup

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 10:41 WIB

Protes Kekerasan Aparat, Emak-Emak Tabur Bunga di Polda Metro Jaya

Protes Kekerasan Aparat, Emak-Emak Tabur Bunga di Polda Metro Jaya

Foto | Minggu, 13 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Faktor Keamanan, Anggota Ditlantas Polda Metro Gunakan Body Camera

Faktor Keamanan, Anggota Ditlantas Polda Metro Gunakan Body Camera

Otomotif | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 09:00 WIB

Polisi: Belum Ada Informasi Terkait Aksi Mahasiswa 14 Oktober

Polisi: Belum Ada Informasi Terkait Aksi Mahasiswa 14 Oktober

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 04:05 WIB

Bertambah, Total Tersangka Penganiaya Relawan Jokowi jadi 14 Orang

Bertambah, Total Tersangka Penganiaya Relawan Jokowi jadi 14 Orang

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:39 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB