Menaker Ida Fauziyah Siap Lanjutkan Program Hanif Dhakiri

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:52 WIB
Menaker Ida Fauziyah Siap Lanjutkan Program Hanif Dhakiri
Kemnaker pisah sambut sekaligus serah terima tugas Menaker periode 2014-2019, M Hanif Dhakiri kepada Menaker masa bakti 2019-2024, Ida Fauziyah, di ruang Tridharma, Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaksanakan pisah sambut sekaligus serah terima tugas Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) periode 2014-2019, M Hanif Dhakiri kepada Menaker masa bakti 2019-2024, Ida Fauziyah, di ruang Tridharma, Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Dalam sambutannya, Hanif memberikan ucapan selamat kepada Ida setelah memperoleh amanah dan kepercayaan dari Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma'ruf Amin sebagai Menaker. Hanif percaya dan yakin, di bawah kepemimpinan Ida, yang memiliki banyak pengalaman di organisasi tingkat nasional, Kemnaker akan tumbuh dan menjadi kementerian yang terus hadir di lingkungan seluruh pekerja di Indonesia.

"Saya minta keluarga besar Kemnaker memberikan suport dan dukungan kerja sama yang ikhlas kepada Bu Ida sebagai pimpinan baru di Kemnaker. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk membuat Kemnaker ini bisa terus efektif dalam mendelivered visi misi Bapak Presiden," katanya, seraya berharap lima tahun tugas ketenagakerjaan berjalan lancar, sukses dan berkah.

"Di bawah pimpinan Bu Ida nanti, teman-teman juga bisa tetap solid, tetap kompak, dan menyokong Bu Ida sebaik mungkin dan melakukan terobosan inovasi. Semoga Kemnaker, kehadirannya bisa dirasa kehadirannya oleh masyarakat, " lanjut Hanif.

Di akhir sambutannya, Hanif juga menyampaikan permohonan maafnya apabila selama masa jabatannya lima tahun belum bisa menjadi pemimpin yang baik. Hanif menyebut dirinya mungkin hanya bisa menjadi bos yang menyebalkan.

"Sekali lagi mohon maaf untuk semua yang pernah saya tegur dan pernah kena marah saya. Itu semata-mata saya lakukan agar Kemnaker kita ini menjadi lebih baik. Selamat datang untuk Bu Ida Fauziyah, saya undur diri dan pamit, dan saya sudah menyiapkan agenda khusus saya habis ini, saya mau balas dendam, tidur, " kata Hanif menutup sambutannya.

Sementara itu, Ida berjanji akan meneruskan seluruh kerja-kerja dan program ketenagakerjaan Hanif, dengan mengambil langkah-langkah yang lebih baik lagi di Kemnaker. Untuk meneruskan kerja tersebut, Ida minta dukungan dan bimbingan dari seluruh pegawai di lingkungan Kemnaker.

"Hal-hal yang sudah Bapak Hanif kerjakan lima tahun itu, tak ada pilihan, kita akan teruskan. Mohon doanya, saya juga ingin menjadi Menteri yang husnul khatimah seperti Pak Hanif. Mudah-mudahan saya bisa menjalankan tugas dengan baik dan mengakhiri juga dengan baik, " kata Ida Fauziyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ida menyatakan, menjadi pengganti Hanif tidaklah mudah. Ida menegaskan dia tidak bisa mengikuti gaya dan kualitas vokal sebagus Hanif.

"Saya kalah dengan Pak Hanif, kalau dalam hal ini. Mudah-mudahan saya punya keahlian di tempat lain, yang juga sampai sekarang masih saya cari, bagaimana saya bisa mengalahkan Pak Hanif," ujarnya.

Acara sertigas dihadiri oleh Sestama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak; Perwakilan BNSP Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Adityawarman, Ketua Apindo Anton J. Supit; perwakilan BNSP dan seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kemnaker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpental dari Kabinet, Hanif Dhakiri Ucapkan Selamat ke Menaker Baru

Terpental dari Kabinet, Hanif Dhakiri Ucapkan Selamat ke Menaker Baru

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:18 WIB

5 Gaya Modis Menteri Ida Fauziyah, Hijab Simpel Selalu Jadi Andalan

5 Gaya Modis Menteri Ida Fauziyah, Hijab Simpel Selalu Jadi Andalan

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Bicara Lapangan Kerja dengan Jokowi, Ida Fauziyah Bakal Jadi Menaker?

Bicara Lapangan Kerja dengan Jokowi, Ida Fauziyah Bakal Jadi Menaker?

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:43 WIB

20 Tahun Jadi Anggota DPR, Ida Fauziyah Dipanggil Jokowi ke Istana

20 Tahun Jadi Anggota DPR, Ida Fauziyah Dipanggil Jokowi ke Istana

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:01 WIB

Pakai Kemeja Putih, Fachrul Razi dan Ida Fauziyah Temui Jokowi di Istana

Pakai Kemeja Putih, Fachrul Razi dan Ida Fauziyah Temui Jokowi di Istana

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:05 WIB

Tingkatkan Kompetensi dan Penghasilan, Kemnaker Kembangkan BLK

Tingkatkan Kompetensi dan Penghasilan, Kemnaker Kembangkan BLK

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 12:02 WIB

Terkini

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB