Kemendikbud Gelar BBS, Nadiem Ingin Bahasa Indonesia Makin Berkembang

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 28 Oktober 2019 | 16:58 WIB
Kemendikbud Gelar BBS, Nadiem Ingin Bahasa Indonesia Makin Berkembang
Kepala BPBP Dadang Sunendar di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (28/10/2019). (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan menggelar acara peringatan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

BBS merupakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan Kemendikbud sejak 1980, tahun ini BBS mengusung tema "Maju Bahasa dan Sastra, Maju Indonesia".

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan tema ini diusung sebagai bentuk kesadaran bahwa posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sangat penting untuk kekuatan negara.

Nadiem mengatakan bahasa juga digunakan untuk sarana komunikasi, jati diri bangsa, alat pemersatu bangsa, sarana komunikasi antar-daerah dan antar-budaya.

"Hal itu dimaksudkan agar perkembangan bahasa dan sastra dapat selaras dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dalam berbagai bidang baik dalam bidang sosial budaya, politik, ekonomi, hukum, ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi baik dalam pemerintahan maupun dalam bidang-bidang lain," kata Nadiem dalam pidatonya yang dibacakan oleh Kepala BPBP Dadang Sunendar di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Dadang menambahkan, BBS yang bertepatan pada perayaan Sumpah Pemuda ke-91 tahun ini, masyarakat tidak hanya mengenal atau menghafalkan isi dari Sumpah Pemuda, tetapi semakin mendalami alasan harus menghargai bahasa Indonesia.

"Ketika Sumpah Pemuda dideklarasikan, ada lebih dari 1.300 suku bangsa di Indonesia dan hampir semuanya memiliki bahasa daerah masing-masing," kata dia.

"Kehebatan para pemuda kita yang berkumpul saat itu adalah mereka tidak menyepakati satu bahasa daerah yang ada di Indonesia, tetapi menyepakati satu bahasa Indonesia di atas bahasa-bahasa yang lain," Dadang menambahkan.

Dalam BBS tahun ini, Kemendikbud menggelar berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan sebagai wadah untuk berkarya, berekspresi, peningkatan kualitas berbahasa Indonesia, dan perlombaan bagi masyarakat.

baca juga

Kegiatan itu antara lain; simulasi dan layanan kebahasaan; Pameran Kebahasaan dan Kesastraan; Zona Literasi; Penilaian Penggunaan Bahasa Media Massa Cetak; Debat Bahasa Antarmahasiswa se-Jabodetabek.

Ada juga seminar Pemartabatan Bahasa Negara di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Pusat; Lomba Mendongeng bagi Penyandang Disabilitas Netra; Festival Teater Tradisi; Bedah Buku Chairil karya Hasan Aspahani; Kuis Pelita Bahasa dan Sastra; serta Bincang-Bincang Satu Dasawarsa UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud Minta Badan Akreditasi Susun Instrumen untuk Deteksi Radikalisme

Mendikbud Minta Badan Akreditasi Susun Instrumen untuk Deteksi Radikalisme

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 00:05 WIB

Kemendikbud Tetapkan 267 Warisan Budaya Takbenda

Kemendikbud Tetapkan 267 Warisan Budaya Takbenda

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:02 WIB

Sulit Dapat Kerja, 5.000 SMK Bakal Direvitalisasi Pemerintah

Sulit Dapat Kerja, 5.000 SMK Bakal Direvitalisasi Pemerintah

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Asyik, 6 Permainan Tradisional Ini Ada di Pekan Kebudayaan Nasional Lho!

Asyik, 6 Permainan Tradisional Ini Ada di Pekan Kebudayaan Nasional Lho!

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:48 WIB

Terkini

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:07 WIB

Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah

Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:05 WIB

Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia

Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:00 WIB

J.Y. Park, TWICE, dan Stray Kids Resmi Gabung Voting Member Grammy Awards

J.Y. Park, TWICE, dan Stray Kids Resmi Gabung Voting Member Grammy Awards

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:00 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Terlaris Honda, Bukan WR-V!

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Terlaris Honda, Bukan WR-V!

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:00 WIB

Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara

Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:59 WIB

Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar

Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB

Sayangkan Adanya Ancaman Bom Saat MPLS, Menteri PPPA Minta Rasa Aman Anak Segera Dipulihkan

Sayangkan Adanya Ancaman Bom Saat MPLS, Menteri PPPA Minta Rasa Aman Anak Segera Dipulihkan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:55 WIB

Purbaya Ogah Buru Orang Kaya RI demi Kejar Target Pajak: Saya Tak Akan Potong Angsa Emasnya

Purbaya Ogah Buru Orang Kaya RI demi Kejar Target Pajak: Saya Tak Akan Potong Angsa Emasnya

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:54 WIB

Fasilitas Publik Hancur, DPRD DKI Minta Sanksi Pidana Bagi Pemilik Truk Penyebab JPO Ambruk

Fasilitas Publik Hancur, DPRD DKI Minta Sanksi Pidana Bagi Pemilik Truk Penyebab JPO Ambruk

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:53 WIB

×