Heboh Lem Aibon Rp 82 Miliar, PSI: Untuk Apa Ada TGUPP?

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:21 WIB
Heboh Lem Aibon Rp 82 Miliar, PSI: Untuk Apa Ada TGUPP?
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)

Suara.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI mempertanyakan kinerja Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Anies Baswedan yang tidak sesuai dengan anggaran yang diajukan. Sebab dalam RAPBD DKI 2020 banyak hal yang kontroversial.

Anggota DPRD DKI dari PSI William Aditya Sarana mengatakan TGUPP seharusnya membantu Anies dan Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam menyusun RAPBD 2020.

"Hal-hal sepele seperti ini saja tidak bisa dilakukan, alasannya ceroboh terus. Bilangnya salah ketiklah, ini dummy, semakin menunjukan keamatiran dari pengelolaan administrasi dari Gubernur Anies Baswedan. Jadi untuk apa TGUPP itu ada?" kata William saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

Menurut William, anggaran TGUPP yang naik dari Rp 19 miliar di tahun 2019 dan akan naik jadi Rp 26 yang kekinian sudah dipangkas lagi menjadi Rp 21 miliar di tahun 2020 sangat tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kinerjanya.

"Bayangkan 26 miliar tetapi kinerjanya seperti ini. Anggaran tidak diupload, pembahasan data kami baru dikasih hari H, untuk apa TGUPP itu? Kalau kinerja dari Gubernur Anies Baswedan tidak meningkat," tegasnya.

Diketahui, PSI menyoroti beberapa komponen RAPBD DKI 2020 dengan nilai yang fantastis, di antaranya kenaikan anggaran untuk TGUPP menjadi Rp 21 miliar.

Selain itu, PSI juga menemukan anggaran lem Aibon untuk kebutuhan pendidikan 37.500 orang, dengan harga satuan Rp 184.000 untuk 12 bulan atau 1 tahun. Totalnya, untuk anggaran ini, dituliskan sebesar Rp 82.800.000.

Ada juga, anggaran pengadaan alat tulis kantor (ATK) pulpen Disdik DKI Jakarta juga diketahui mencapai nilai yang fantastis, yaitu Rp 123,8 miliar.

Untuk per buahnya pulpen tersebut dianggarkan Rp 105.000, kemudian dikalikan sebanyak 98.322,86 untuk 12 bulan atau satu tahun.

baca juga

Lalu, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menganggarkan Rp5 miliar untuk pengadaan jasa promosi atau influencer pariwisata di Ibu Kota.

Kemudian, ada juga anggaran pengadaan komputer dengan total Rp 121 miliar lebih, dengan rincian harga Rp 15 juta per unit komputer dari 7.313 unit yang direncanakan akan dibeli.

Terakhir, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengajukan anggaran sebesar Rp 166,2 miliar untuk pembangunan septic tank komunal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Buka Suara soal Dana Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar

Anies Baswedan Buka Suara soal Dana Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 17:54 WIB

Anggaran Fantastis Bolpoin Rp 123 Miliar, Disdik DKI: Itu Sementara

Anggaran Fantastis Bolpoin Rp 123 Miliar, Disdik DKI: Itu Sementara

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:33 WIB

Lem Aibon hingga Influencer, 5 Anggaran DKI Jakarta Ini Paling Disoroti

Lem Aibon hingga Influencer, 5 Anggaran DKI Jakarta Ini Paling Disoroti

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Pemprov Akui Anggaran Rp 82 Miliar Lem Aibon Tak Salah Input

Pemprov Akui Anggaran Rp 82 Miliar Lem Aibon Tak Salah Input

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:02 WIB

Tak Hanya Lem Aibon, Jakarta Juga Anggarkan Rp 124 Miliar buat Beli Bolpoin

Tak Hanya Lem Aibon, Jakarta Juga Anggarkan Rp 124 Miliar buat Beli Bolpoin

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:23 WIB

Anggaran Rp 82 M untuk Lem Aibon, Buat Beli Mobil Menteri Bisa Dapat Segini

Anggaran Rp 82 M untuk Lem Aibon, Buat Beli Mobil Menteri Bisa Dapat Segini

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:34 WIB

Begini Tanggapan Kocak Warganet soal Pembelian Lem Aibon Rp 82 Miliar

Begini Tanggapan Kocak Warganet soal Pembelian Lem Aibon Rp 82 Miliar

Tekno | Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:56 WIB

Harga Ballpoint di APBD Jakarta Rp 105.000, Cek di Tokopedia Hanya Rp 7.500

Harga Ballpoint di APBD Jakarta Rp 105.000, Cek di Tokopedia Hanya Rp 7.500

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 10:58 WIB

Beli Lem Aibon Rp 82 Miliar Bisa Dapat 863 Ribu Botol, Kira-kira untuk Apa?

Beli Lem Aibon Rp 82 Miliar Bisa Dapat 863 Ribu Botol, Kira-kira untuk Apa?

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 09:04 WIB

Heboh Anggaran Disdik DKI, Pembelian Lem Aibon Rp 82 Miliar

Heboh Anggaran Disdik DKI, Pembelian Lem Aibon Rp 82 Miliar

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 06:24 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×