Ditanya Ruhut soal PSI Cari Panggung, William: Cuma Laksanakan Sumpah

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Senin, 04 November 2019 | 13:07 WIB
Ditanya Ruhut soal PSI Cari Panggung, William: Cuma Laksanakan Sumpah
Politisi PSI yang juga caleg DPRD DKI Jakarta terpilih William Aditya Sarana. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menanggapi tudingan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut dirinya mencari panggung. William menegaskan bahwa ia dan partainya tidak mencari sensasi.

Hal ini disampaikan William dalam video Youtube Ruhut P Sitompul yang diunggah pada Minggu (3/11/2019).

Ruhut bertanya kepada William, "Dari hati kau yang paling dalam, kau dibilang anak baru, cari panggung, gimana tanggapan kau dengan kritisi Anies Baswedan?"

William menjawab tudingan itu. Ia merasa dirinya hanya menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD yang punya fungsi pengawasan dan budgeting.

"Saya ini cuma melaksanakan sumpah jabatan saya. Sebagai anggota DPRD memang tugas saya mengawasi dan ketika ada anggaran-anggaran yang aneh, saya sebagai bawahannya rakyat, yang dipilih rakyat saya harus teriak dong. Karena itu uang rakyat bukan uang saya," ucap pria yang berusia 23 tahun ini.

Ia menyebut dirinya dan PSI tidak mencari sensasi dengan mengungkap kontroversi anggaran RAPBD DKI Jakarta tersebut.

"Orang sudah bersurat dari bulan Agustus tapi sampai sekarang belum ditanggap-tanggapi. Jadi kami enggak mau cari sensasi juga," imbuhnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menanggapi tudingan mencari panggung (Youtube Ruhut P Sitompul)
Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menanggapi tudingan mencari panggung (Youtube Ruhut P Sitompul)

William mengaku telah memberikan surat kepada pemerintah DKI Jakarta agar anggaran RAPBD segera diunggah ke situs resminya.

"Kami, PSI itu sebenarnya sudah bersurat ke Bapeda dan Pak Gubernur agar APBD diunggah ke website, itu awal bulan Agustus. Lalu tiba-tiba tanggal 11 Oktober diunggah itu bang RAPBD 2020, tetapi sore harinya langsung di-take down," cerita William.

baca juga

Berdasarkan ceritanya, data RAPBD ini masih ada di website, sebab yang dihapus hanya tombol "2020" di situs. Inilah yang menyebabkan William bisa mengakses RAPBD 2020 tersebut.

Kontroversi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta mulai menjadi sorotan saat William menemukan anggaran aneh pembelian lem Aibon senilai Rp82 miliar lebih oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

William mengungkap hal itu ke media sosial hingga viral. Setelah banyak yang me-retweet cuitan itu, William pun membongkar satu per satu anggaran mencurigakan Pemprov DKI Jakarta.

Misalnya anggaran pengadaan alat tulis kantor (ATK) pulpen Disdik DKI Jakarta sebesar Rp123,8 miliar, pengadaan jasa influencer Rp5 miliar, anggarkan Rp121 miliar lebih untuk pengadaan komputer/PC dan anggaran sebesar Rp166,2 miliar untuk pembangunan septic tank komunal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Anggaran Bermasalah, Dana Konsultan RW Kumuh DKI Kini Dipertanyakan

Heboh Anggaran Bermasalah, Dana Konsultan RW Kumuh DKI Kini Dipertanyakan

News | Senin, 04 November 2019 | 08:19 WIB

Anies Bentuk Tim Ad Hoc, Tsamara: Inefisien dalam Bekerja

Anies Bentuk Tim Ad Hoc, Tsamara: Inefisien dalam Bekerja

News | Minggu, 03 November 2019 | 12:33 WIB

Unggah Meme Tulisan Al Aibon: 82.2 ke Medsos, Ade Armando Diprotes

Unggah Meme Tulisan Al Aibon: 82.2 ke Medsos, Ade Armando Diprotes

News | Jum'at, 01 November 2019 | 19:31 WIB

Terkini

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×