Usai Heboh Anggaran Janggal, Karangan Bunga untuk PSI Berjejer di DPRD DKI

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 04 November 2019 | 15:17 WIB
Usai Heboh Anggaran Janggal, Karangan Bunga untuk PSI Berjejer di DPRD DKI
Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Dukungan dari beberapa pihak datang untuk fraksi PSI di DPRD DKI dengan mengirimkan karangan bunga yang terpajang di halaman gedung DPRD DKI Jakarta,  Senin (4/11/2019).

Pantauan SUARA.COM, terdapat enam karangan bunga yang diletakkan di dekat air mancur halaman gedung. Kiriman karangan bunga itu terkait ramainya polemik soal draf anggaran janggal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Karangan bunga pertama berasal dari Helsen J.  "Untuk Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta: Tega kali kalian bikin banyak orang mengelus burung, eh dada."

Kedua berasal dari seseorang bernama dr. Toton. Ia menyampaikan pujian kepada partai besutan Grace Natalie ini dengan menuliskan: "Sudah terbukti kalian bukan kaleng-kaleng."

Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Lalu karangan bunga ketiga berisikan permintaan agara PSI tetap memublikasikan draf anggaran Pemprov DKI dari WAG Baper Setrong.

Ia meminta agar PSI tidak takut dan memberikan saran kalimat balasan jika ada yang mengatakan PSI belagu.

Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

"Kalau kamu bukan cermin untuk fraksi PSI DPRD DKI dan DPW PSI DKI," demikian saran dari WAG Baper Setrong yang tertulis di karangan bunga yang dikirim.

Karangan bunga keempat diberikan oleh can1sol1d. Ia menuliskan; "Hey PSI anak baru! Biar lem jadi perekat suara rakyat. Akan kami catat dengan bolpen emas."

Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Kelima berasal dari sahabat-sahabat PSI kawal Jakarta. Tertulis pada karangan bunganya: "Bro dan sis PSI, tetap semangat mengawal anggaran Jakarta yang harus transparan."

Terakhir dari Komunitas Alumni Ekonomi Trisakti yang memberikan dukungan pada anggota DPRD fraksi PSI, William Aditya Sarana. Dalam karangan bunga itu tertulis: "Semangat William. DPRD bertugas menjaga anggaran rakyat."

Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Penampakan karangan bunga sebagai tanda dukungan kepada PSI di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

PSI sendiri belakangan menjadi sorotan karena mengungkap beberapa anggaran yang menuai polemik. Di antaranya adalah pengadaan lem aibon senilai Rp 82 miliar dan ballpoint Rp 124 miliar.

Partai pendatang baru di DPRD DKI ini juga mendapatkan pertentangan dari fraksi partai lain. Pasalnya draf anggaran itu dianggap belum saatnya dipublikasikan karena tengah dalam pembahasan.

Namun kejadian ini akhirnya ramai dibicarakan publik. Hingga akhirnya dua Kepala Dinas DKI menyatakan pengunduran diri karena polemik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Anggaran Fantastis Pemprov Jakarta, PSI Dapat Karangan Bunga Lucu

Bongkar Anggaran Fantastis Pemprov Jakarta, PSI Dapat Karangan Bunga Lucu

News | Senin, 04 November 2019 | 14:51 WIB

William Aditya Sarana: Tugas Kami Mengawasi Anggaran, Sesederhana Itu

William Aditya Sarana: Tugas Kami Mengawasi Anggaran, Sesederhana Itu

wawancara | Senin, 04 November 2019 | 12:57 WIB

PDIP Curiga Anies Desak 2 Kepala Dinasnya Mundur Usai Kontroversi RAPBD

PDIP Curiga Anies Desak 2 Kepala Dinasnya Mundur Usai Kontroversi RAPBD

News | Sabtu, 02 November 2019 | 19:35 WIB

Unggah Meme Tulisan Al Aibon: 82.2 ke Medsos, Ade Armando Diprotes

Unggah Meme Tulisan Al Aibon: 82.2 ke Medsos, Ade Armando Diprotes

News | Jum'at, 01 November 2019 | 19:31 WIB

Sempat Anggarkan Dana Influencer Rp 5 M, Kadisparbud Jakarta Mundur

Sempat Anggarkan Dana Influencer Rp 5 M, Kadisparbud Jakarta Mundur

News | Jum'at, 01 November 2019 | 15:20 WIB

Heboh Lem Aibon hingga Bolpoin, Nasdem Tantang Anies Buka-bukaan ke Publik

Heboh Lem Aibon hingga Bolpoin, Nasdem Tantang Anies Buka-bukaan ke Publik

News | Jum'at, 01 November 2019 | 10:48 WIB

DPRD Akan Coret Anggaran Lem Aibon Rp 82 M, Taufik: Beli Buat Apa, Ngelem?

DPRD Akan Coret Anggaran Lem Aibon Rp 82 M, Taufik: Beli Buat Apa, Ngelem?

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 20:35 WIB

Ditantang Gerindra Berantem di Rapat, PSI Ngaku Mengalah sama Senior

Ditantang Gerindra Berantem di Rapat, PSI Ngaku Mengalah sama Senior

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:37 WIB

Gerindra Tegur PSI karena Publikasi Lem Aibon: Kalau Mau Berantem di Rapat

Gerindra Tegur PSI karena Publikasi Lem Aibon: Kalau Mau Berantem di Rapat

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Ahok Singgung Skandal Lem Aibon dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Ahok Singgung Skandal Lem Aibon dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

News | Jum'at, 01 November 2019 | 07:13 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB