Maulid di Istana, Maruf: Semangat Perubahan Rasulullah Mesti Diteladani

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 08 November 2019 | 21:51 WIB
Maulid di Istana, Maruf: Semangat Perubahan Rasulullah Mesti Diteladani
Wapres RI Maruf Amin saat berceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Nabi Muhammad SAW merupakan tokoh perubahan yang luar biasa yang harus dicontoh umat muslim.

Hal ini dikatakan Ma'ruf dalam ceramah di acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Istana Negara, Jumat (8/11/2019) malam.

"Beliau berhasil mengubah masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat khairul ummah, yang terbaik yang disebut dalam Alquran umat terbaik yang lahir untuk manusia," ujar Ma'ruf.

Bahkan kata Ma'ruf perubahan yang dilakukan Nabi Muhammad dengan waktu yang cepat yakni 23 tahun. Kata Ma'ruf, apa yang dicapai oleh Rasulullah karena perubahan yang dilakukan dengan secara terus menerus dan berkelanjutan.

Wapres RI Maruf Amin saat berceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara. (Suara.com/Ummi HS).
Wapres RI Maruf Amin saat berceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara. (Suara.com/Ummi HS).

"Beliau (Nabi Muhammad SAW) melakukan perubahan dengan hati, akhlakul karimah, santun, karena itu Allah mengatakan "rahmat Allah yang diberikan kepadamu, kamu bisa berlaku santun kepada mereka. Andaikata kamu kasar, keras hati, pasti mereka akan lari," ucap Ma'ruf.

Tak hanya itu, Ketua MUI non aktif itu menuturkan perubahan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW adalah perubahan pada manusianya, yakni dari akidah, cara berfikir, dan perilakunya.

"Perubahan yang dilakukan Rasul adalah perubahan pada manusianya. Dari akidah, cara berfikir, dan perilakunya," ucap dia.

Karena itu, kata Ma'ruf semangat perubahan Nabi Muhammad SAW yang harus dicontoh umat muslim dan diteladani dalam rangka membangun Indonesia yang lebih baik.

"Semangat perubahan seperti Rasulullah itu yang ingin kita contoh dan teladani. Dalam rangka membangun Indonesia, Indonesia yang lebih baik, mengubah Indonesia dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi. Merubah Indonesia menjadi Indonesia maju. Indonesia maju tergantung manusianya," kata Ma'ruf.

Dia mengklaim, pemerintah lima tahun ke depan akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia. Manusia Indonesia yang unggul yang ingin dibangun adalah manusia yang sehat, cerdas, produktif, mempunyai daya saing serta berahlakul karimah.

Pemerintah, kata Ma'ruf juga membangun pelayanan kesehatan, dan juga berusaha menekan stunting agar tidak memberikan pengaruh SDM yang lemah. Selain itu juga membangun manusia yang cerdas melalui pendidikan dengan melakukan reformasi pendidikan.

"Indonesia juga ingin mendorong lahirnya tenaga-tenaga yang produktif, bukan hanya bisa bekerja, tapi juga menghasilkan pekerjaan yang besar, high impact, bukan sekadar bekerja," kata Ma'ruf.

Lebih lanjut, Ma'ruf berharap semangat Nabi Muhammad SAW dalam melakukan perubahan bisa memberikan inspirasi dan dorongan dalam rangka membangun Indonesia yang maju.

"Mudah-mudahan semangat Rasulullah SAW yang kita dengar, akan memberikan inspirasi dan merupakan dorongan, semangat dalam rangka kita membangun Indonesia ke depan. Mudah-mudahan Allah meberikan rahmat, dan cita-cita kita dipermudah oleh Allah SWT," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Radikalisme dan Celana Cingkrang, Wapres: Garuk itu di Tempat yang Gatal

Radikalisme dan Celana Cingkrang, Wapres: Garuk itu di Tempat yang Gatal

News | Jum'at, 08 November 2019 | 20:33 WIB

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:45 WIB

Wapres Maruf: Posisi Wakil Panglima TNI Penting untuk Back Up Tugas

Wapres Maruf: Posisi Wakil Panglima TNI Penting untuk Back Up Tugas

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:22 WIB

Wapres Ma'ruf Amin: Kearifan Lokal Jadi Unsur Kerukunan Nasional

Wapres Ma'ruf Amin: Kearifan Lokal Jadi Unsur Kerukunan Nasional

News | Jum'at, 08 November 2019 | 12:24 WIB

Wapres Maruf: Khilafah Tertolak di Indonesia Karena Sudah NKRI

Wapres Maruf: Khilafah Tertolak di Indonesia Karena Sudah NKRI

News | Jum'at, 08 November 2019 | 10:21 WIB

Wapres Maruf Yakin Ada Penerus Gus Dur dari Kalangan Santri

Wapres Maruf Yakin Ada Penerus Gus Dur dari Kalangan Santri

News | Kamis, 07 November 2019 | 21:08 WIB

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

News | Kamis, 07 November 2019 | 20:27 WIB

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

News | Kamis, 07 November 2019 | 15:38 WIB

Datangi Kantor Wapres, KY Minta Didukung Penuh Maruf Amin

Datangi Kantor Wapres, KY Minta Didukung Penuh Maruf Amin

News | Rabu, 06 November 2019 | 14:37 WIB

Maruf Amin di Acara Pemuda Pancasila: Saya Merasa Kembali Muda

Maruf Amin di Acara Pemuda Pancasila: Saya Merasa Kembali Muda

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 11:34 WIB

Terkini

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB