Tepergok Angkut Sirip Hiu, Nelayan Indonesia Ditangkap di Australia

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 12 November 2019 | 15:28 WIB
Tepergok Angkut Sirip Hiu, Nelayan Indonesia Ditangkap di Australia
Kapal Malaysia mencuri ikan di Selat Malaka. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Pihak berwenang Australia mengamankan kapal dari Indonesia yang kedapatan mengangkut puluhan kilogram sirip hiu di lepas pantai Darwin, Australia.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh General Manager Otoritas Manajemen Perikanan Australia (AFMA), Peter Venslovas.

Ia mengatakan, dalam operasi penangkapan yang terjadi pada 3 November 2019, pasukan perbatasan Australia menemukan lima awak kapal Indonesia dengan hasil tangkapan 63 sirip hiu segar, 16 kulit hiu dan 60 kg daging hiu.

Mereka diduga tengah melancarkan aksi illegal fishing sebelum dicokok di perairan yang berjarak 187 km dari Pulau Croker.

"Sangat penting memberikan pesan tegas kepada mereka yang datang ke perairan Australia untuk menangkap stok ikan kami," ungkap Peter Venslovas, seperti dikutip dari ABC, Selasa (12/11/2019).

Meski jumlah tangkapan tersebut terbilang sedikit, Venslovas mengatakan sirip hiu dari negara bagian Nothers Territory (NT) bisa dijual seharga 175 USD atau sekitar Rp 2,4 juta per kilogram di Indonesia.

Untuk itu, AFMA akan mengambil kebijakan tegas dengan penghancuran kapal.

Kapal nelayan Indonesia diketahui terbakar pada Selasa pagi ketika di kawal ke pusat penghancuran kapal di Pelabuhan Darwin.

"Penghancuran adalah metode paling efektif sebagai ganti dari risiko karantina," imbuhnya.

Selain ancaman penyitaan dan penghancuran kapal, nelayan Indonesia juga dihadapkan dengan denda sekitar Rp 737 juta.

Insiden penangkapan ini menjadi yang kedua selama beberapa pekan terakhir.

"Ketika kapal-kapal berani mengambil celah di perairan Australia, penting bagi kami untuk menangkap mereka," tandas Peter.

AFMA menambahkan, delapan dari 36 kapal yang ditemukan di NT, Australia Barat dan Queensland dalam tiga setengah tahun terakhir terbukti mengangkut sirip hiu dari spesies paling umum seperti: hiu koboi, hiu harimau dan hiu martil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunga KUR Rendah, Menteri KKP Dorong Nelayan Ngutang ke Bank

Bunga KUR Rendah, Menteri KKP Dorong Nelayan Ngutang ke Bank

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 14:33 WIB

Nelayan Indonesia Bisa Kaya Raya, Ini yang harus Dilakukan Pemerintah

Nelayan Indonesia Bisa Kaya Raya, Ini yang harus Dilakukan Pemerintah

Your Say | Senin, 11 November 2019 | 11:32 WIB

Ogah Bayar Utang ke Mantan Pacar, Pria Pura-pura Meninggal Selama 2 Tahun

Ogah Bayar Utang ke Mantan Pacar, Pria Pura-pura Meninggal Selama 2 Tahun

News | Sabtu, 02 November 2019 | 15:28 WIB

Setelah Tito, Dubes Australia Ikut Temui Mahfud MD

Setelah Tito, Dubes Australia Ikut Temui Mahfud MD

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB