Ma'ruf Minta Pemerintah Myanmar Beri Perhatian Khusus ke Perusahaan RI

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 18 November 2019 | 17:51 WIB
Ma'ruf Minta Pemerintah Myanmar Beri Perhatian Khusus ke Perusahaan RI
Wapres Maruf Amin melakukan pertemuan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Uni Myanmar untuk Indonesia Ei Ei Khin Aye di Kantor Wapres di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin meminta pemerintah Myanmar memberikan perhatian khusus kepada perusahaan Indonesia yang beroperasi di negara tersebut. Hal itu disampaikan Ma'ruf saat menerima kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Uni Myanmar untuk Indonesia Ei Ei Khin Aye di Kantor Wapres di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Ketika berbincang, Ma'ruf menyampaikan bahwa Indonesia akan terus memperkuat kerja sama di ranah perdagangan serta investasi. Tercatat pada 2018, nilai dagang bilateral Indonesia mencapai USD 1 Miliar.

"Ini capaian yang cukup menggembirakan," kata Maruf.

Agar kerja sama semakin maksimal, Ma'ruf mengungkap bahwa perlu memfasilitasi kontrak antara pebisnis kedua negara. Ma'ruf menyebut ada sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi di Myanmar sebagai bentuk perwujudan dari kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

"Beberapa perusahaan Indonesia juga telah beroperasi di Myanmar seperti PT Japfa, Telkom Internasional, Kalbe Farma, dan PT Wijaya Karya," ujarnya.

Salah satu perusahaan Indonesia yang sedang dibangun ialah PT Kalbe Farma. Pembangunan perusahaan tersebut akan rampung dalam waktu dekat dengan nilai investasi sebesar USD 20 juta.

Wapres Maruf Amin melakukan pertemuan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Uni Myanmar untuk Indonesia Ei Ei Khin Aye di Kantor Wapres di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). (Foto dok. Setwapres)
Wapres Maruf Amin melakukan pertemuan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Uni Myanmar untuk Indonesia Ei Ei Khin Aye di Kantor Wapres di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). (Foto dok. Setwapres)

"Saya mohon agar pemerintah Myanmar dapat memberikan perhatian khusus bagi perusahaan-perusahaan Indonesia yang beroperasi di Myanmar," kata Ma'ruf.

Menanggapi hal tersebut, Ei Ei pun berpendapat sama. Nilai dagang bilateral antara Indonesia dengan Myanmar yang mencapai USD 1 Miliar itu disebut tidak terlalu besar namun signifikan. Ke depannya kedua negara pun akan meningkatkan kerja sama.

"Tentang bagaimana meningkatkan volume perdagangan, investasi dan juga hubungan bisnis," ungkap Ei Ei seusai pertemuan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon ke Presiden Jokowi: Berhenti Eksploitasi Isu Radikalisme

Fadli Zon ke Presiden Jokowi: Berhenti Eksploitasi Isu Radikalisme

News | Senin, 18 November 2019 | 12:42 WIB

Grab Siap Tawarkan Sahamnya ke Publik

Grab Siap Tawarkan Sahamnya ke Publik

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 08:30 WIB

Rupanya, Anak Wapres Ma'ruf Amin Pandai Ciptakan Lagu Religi

Rupanya, Anak Wapres Ma'ruf Amin Pandai Ciptakan Lagu Religi

Entertainment | Senin, 18 November 2019 | 06:15 WIB

Pakai Kaus dan Sepatu Kets, Ma'ruf Amin Ikuti Jalan Santai di CFD

Pakai Kaus dan Sepatu Kets, Ma'ruf Amin Ikuti Jalan Santai di CFD

Foto | Minggu, 17 November 2019 | 11:21 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×