Gerindra Klarifikasi Pidato Prabowo Soal PKI yang Dibacakan Rektor Unhan

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 25 November 2019 | 08:47 WIB
Gerindra Klarifikasi Pidato Prabowo Soal PKI yang Dibacakan Rektor Unhan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memeriksa Kawalan Kehormatan Utama (KWU) dari Batalion Pertama Rejimen Tentara Melayu Diraja saat melakukan kunjungan ke Kementerian Pertahanan Malaysia, di Kuala Lumpur, Kamis (14/11). [ANTARA FOTO/Agus Setiawan]

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa ancaman komunis masih nyata di Indonesia. Hal tersebut dituliskannya dalam sebuah surat yang dibacakan oleh Rektor Universitas Pertahanan Indonesia Letjen TNI Dr Tri Legionosuko dalam acara Bedah Buku PKI Dalang dan Pelaku G30S1965 di kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat.

Meski demikian, surat pernyataan Prabowo itu dibantah oleh Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, bahwa memang Prabowo mendapatkan undangan untuk menghadiri acara tersebut, namun dirinya tidak hadir dan sambutannya dibacakan oleh Tri. Namun Dasco menyangkal apabila surat yang dibacakan oleh Tri itu resmi dari Prabowo.

"Saya klarifikasi sebagai Waketum DPP Gerindra bahwa pada saat acara, Prabowo sebagai Menhan tidak hadir, tapi yang bacakan pidato adalah rektor Unhan yang mengatasnamakan Menhan," kata Dasco kepada wartawan, Minggu (24/11/2019).

Pihak Partai Gerindra sempat memeriksa apakah naskah yang dibacakan oleh Tri tersebut merupakan asli diberikan dari Prabowo. Hasilnya, Dasco membantah kalau surat itu ditulis oleh Prabowo.

"Setelah kita cek, naskah tersebut tidak ada konfirmasi atau tidak ada persetujuan, dan tidak ada kewenangan mengatasnamakan Menhan," ujarnya.

Dengan demikian, Dasco mewakili Partai Gerindra menyimpulkan bahwa apa yang disampaikan oleh Tri tersebut merupakan naskah pribadi, bukan surat yang ditulis Prabowo.

"Karena itu, isi pidato ini kami anggap sebagai pribadi daripada Rektor Unhan," tandasnya.

Dalam pidatonya, Tri menjelaskan bahwa Prabowo ingin ingin para guru di sekolah-sekolah mengajar soal kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) kepada siswanya. Menurutnya sampai saat ini, PKI masih berusaha untuk mengancam ideologi Indonesia.

"Saya juga berharap kepada para guru sejarah di sekolah-sekolah, dapat menyampaikan sejarah pemberontakan dan kekejaman PKI yang benar kepada para siswa-siswinya," ujar Legionosuko membacakan surat sambutan Prabowo, Sabtu (23/11/2019).

Ia mengatakan PKI telah beberapa kali mencoba merobohkan Pemerintah RI yang sah. Menurutnya salah satu kejadiannya adalah Gerakan 30 September (G30S) tahun 1965 yang berujung pada tewasnya tujuh Perwira Tinggi Militer dan korban lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panitia Belum Undang Prabowo ke Reuni 212, karena Jadi Menteri Jokowi?

Panitia Belum Undang Prabowo ke Reuni 212, karena Jadi Menteri Jokowi?

News | Sabtu, 23 November 2019 | 19:30 WIB

Tolak Ahok Pimpin BUMN, Fadli Zon: Hebat Apa Ahok di Pertamina?

Tolak Ahok Pimpin BUMN, Fadli Zon: Hebat Apa Ahok di Pertamina?

News | Sabtu, 23 November 2019 | 18:43 WIB

Survei IPO: Prabowo Paling Cocok Jadi Menhan, Tito Tak Cocok Jadi Mendagri

Survei IPO: Prabowo Paling Cocok Jadi Menhan, Tito Tak Cocok Jadi Mendagri

News | Sabtu, 23 November 2019 | 14:30 WIB

Ryamizard Minta Prabowo Tak Impor Senjata

Ryamizard Minta Prabowo Tak Impor Senjata

News | Sabtu, 23 November 2019 | 14:13 WIB

Prabowo ke Guru: Ajarkan Kekejaman PKI yang Benar ke Para Siswa

Prabowo ke Guru: Ajarkan Kekejaman PKI yang Benar ke Para Siswa

News | Sabtu, 23 November 2019 | 12:55 WIB

Diperintahkan Jokowi, Prabowo Sisir Anggaran Belanja Senjata Biar Tak Bocor

Diperintahkan Jokowi, Prabowo Sisir Anggaran Belanja Senjata Biar Tak Bocor

News | Jum'at, 22 November 2019 | 22:12 WIB

Jokowi ke Prabowo: Siapkan Alutsista yang Cocok dengan Perang Masa Depan

Jokowi ke Prabowo: Siapkan Alutsista yang Cocok dengan Perang Masa Depan

News | Jum'at, 22 November 2019 | 14:46 WIB

Gerindra Usulkan 4 Nama Cawagub DKI, PKS: Sedang Dipelajari di DPP

Gerindra Usulkan 4 Nama Cawagub DKI, PKS: Sedang Dipelajari di DPP

News | Kamis, 21 November 2019 | 12:11 WIB

Prabowo Jadi Menhan, Titiek Soeharto: Mudah-mudahan Bermanfaat

Prabowo Jadi Menhan, Titiek Soeharto: Mudah-mudahan Bermanfaat

News | Selasa, 19 November 2019 | 19:59 WIB

Terkini

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:00 WIB

Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu

Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:56 WIB

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:47 WIB

Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK

Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:33 WIB

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:33 WIB

Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru

Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:29 WIB

Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!

Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:27 WIB

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB