Tak Perawan, Atlet Shalfa Avrila Sania Diusir Tak Boleh Ikut SEA Games 2019

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 29 November 2019 | 12:32 WIB
Tak Perawan, Atlet Shalfa Avrila Sania Diusir Tak Boleh Ikut SEA Games 2019
Logo Sea Games 2019 Dikritik Warga Filipina ( instagram )

Suara.com - Shalfa Avrila Sania, atlet cabang olahraga senam lantai asal Kota Kediri tidak bisa mengikuti Sea Games 2019 karena diusir oleh tim kepelatihannya. Alasan pelatih mengusir Shalfa Avrila Sania karena dituduh sudah tidak perawan.

Tim kuasa hukum Shalfa Avrila Sania, Imam Moklas menceritakan kronologi pengusiran tersebut yang tak disertai dengan surat resmi. Orangtua Shalfa Avrila Sania mendapatkan telefon dari pelatih bernama Irma agar segera membawa pulang sang anak pada 13 November 2019.

Posisi orangtua Shalfa Avrila Sania itu sedang berada di kediamannya di Kediri dan harus menjemput putrinya di mess pelatihan nasional (pelatnas) di Gresik. Ibu dari Shalfa langsung berangkat dan tiba di mess sekitar pukul 12.00 WIB malam.

"Orangtua sampai sana pukul 24.00 WIB. Itu diambil anaknya, alasan yang disampaikan karena virginitas," kata Imam saat dihubungi Suara.com, Jumat (29/11/2019).

Imam menyebutkan pihak pelatih tidak menyeratkan surat resmi untuk pengembalian Shalfa Avrila Sania ke orang tua ataupun surat keterangan bahwa Shalfa Avrila Sania sudah tidak perawan.

Sesudah kejadian tersebut, orang tua Shalfa pun mencoba untuk melakukan tes keperawanan di dokter kandungan Rumah Sakit Bhayangkara dan hasilnya tidak seperti yang disebutkan pelatih. Sang ibu, Ayu Kurniawati kembali mencoba menghubungi tim pelatih namun hasilnya nihil.

"Pelatihnya minta dites lagi. Ini kan menurut kami hal yang sangat janggal," ujarnya.

Tim kuasa hukum juga mencoba melakukan komunikasi dengan Indra Sabarani, Kabid Profesi tim kepelatihan. Namun lagi-lagi jawaban yang tidak mengenakan diterima pihak tim kuasa hukum.

"Saya sebenarnya (menyampaikannya dengan) enak, 'mohon izin bapak saya dari kuasa hukumnya Shalfa ingin menghadap untuk klarifikasi'. Jawabanya sangat simple 'tidak'," tuturnya.

baca juga

Imam selaku kuasa hukum tentu sangat menyayangkan dengan perlakuan dari tim kepelatihan yang mengusir Shalfa hanya dengan asumsi soal keperawanan.

Dirinya menyebutkan akibat dari kejadian itu, Shalfa Avrila Sania sampai mengalami trauma. Sudah menjadi atlet senam sejak kelas 2 sekolah dasar, kini Shalfa Avrila Sania malah ketakutan hanya karena mendengar kata 'senam' atau yang berhubungan dengan masalah tersebut.

Bahkan Shalfa Avrila Sania sempat enggan masuk sekolah di SMA Negeri 1 Kebomas, Gresik selama tiga hari sejak pengusiran itu sampai harus dibujuk orang tua.

"Saya ajak ngomong soal kronologis sampai trauma kalau menyebut kaitan dengan senam atau pelatihnya ketakutan minta ampun," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Sjafri: Tim Dokter Pantau Kondisi Rafli dan Firza

Indra Sjafri: Tim Dokter Pantau Kondisi Rafli dan Firza

Bola | Jum'at, 29 November 2019 | 11:45 WIB

Jelang Hadapi Vietnam, Timnas Indonesia U-22 Fokus Pulihkan Kebugaran

Jelang Hadapi Vietnam, Timnas Indonesia U-22 Fokus Pulihkan Kebugaran

Bola | Jum'at, 29 November 2019 | 11:09 WIB

Menang Lagi, Osvaldo Haay Imbau Rekan-rekannya Tidak Lengah

Menang Lagi, Osvaldo Haay Imbau Rekan-rekannya Tidak Lengah

Bola | Jum'at, 29 November 2019 | 12:05 WIB

Tendang Kaki Egy Maulana, Akun Instagram Pemain Singapura Ini "Diserang"

Tendang Kaki Egy Maulana, Akun Instagram Pemain Singapura Ini "Diserang"

Bola | Jum'at, 29 November 2019 | 08:38 WIB

Terkini

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

×