Mendadak Ngamuk di Warung, Kakek Basuni Bacok Dua Pelajar Pakai Parang

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 06 Desember 2019 | 04:55 WIB
Mendadak Ngamuk di Warung, Kakek Basuni Bacok Dua Pelajar Pakai Parang
Ilustrasi. (dok. polisi).

Suara.com - Aksi kakek Basuni (59) membuat heboh warga di Desa Banjarbaru, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Sebab, lelaki renta ini tiba-tiba mengamuk dan membacok dua pelajar yang sedang nongkrong di sebuah warung.

Peristiwa yang terjadi Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 21.00 Wita, menyebabkan dua korban bernama M Noor (18) dan Ahmad Zikra Riyadi (18) mengalami luka parah.

Noor menderita luka bacok pada bagian pipi, sedangkan Zikra kena sabetan di bagian kepala. Korban saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit H Hasan Basry Kandangan.

Terkait aksi kakek Basuni ini, warga yang emosi sempat mengejar pelaku. Beruntungnya, aparat kepolisian langsung tiba di lokasi sehingga Basuni selamat dari amukan massa. Saat ini, pelaku diamankan di Polsek Daha Selatan.

Terkait peristiwa tersebut, Kapolsek Daha Selatan Ipda Indra menduga, motif pembacokan yang dilakukan pelaku lantaran tersinggung dengan ulah kedua korban.

"Namun kami masih mendalami lebih lanjut penyebab sebenarnya," kata Indra seperti dikutip dari Kanalkalimantan.com--jaringan--Suara.com‎, Jumat (6/12/2019).

Dari penyelidikan sementara, kata Indra, peristiwa ini berawal saat kedua korban bersama saksi, yaitu Wahyu (18) dan Ahyat (13) yang semuanya masih berstatus pelajar, sedang duduk santai di depan sebuah warung di Desa Banjarbaru sambil main telepon genggam. Namun tiba-tiba saja, Basuni mengamuk dan membacok Noor dan Ahmad dengan sebilah parang.

Akibat tindakan itu, warga yang ada di lokasi langsung mengejar pelaku yang masih menenteng senjata tajam.

"Saat dikejar warga, tangannya masih menghunuskan parang," kata dia.

Dari penangkapan ini, polisi menyita beberapa barang bukti berupa satu bilah parang panjang, dua lembar jaket hitam, dua celana jins, satu lembar baju hitam serta satu buah baju merah muda.

Sementara informasi yang beredar, kakek Basuni adalah warga pendatang yang belum lama menyewa sebuah rumah rumah di dekat warung internet yang tiap hari ramai didatangi para pelajar.

"Tersangka ini bukan warga asli dan sudah sekitar 6 tahun berdomisili di sini. Identitasnya adalah warga Desa Pemuda Kecamatan Palaihari, Tanah laut," kata Indra.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geram karena Kamar Mandi Dikunci, Marbut Masjid Dibacok Tetangga

Geram karena Kamar Mandi Dikunci, Marbut Masjid Dibacok Tetangga

Banten | Sabtu, 30 November 2019 | 04:55 WIB

Indahnya Tiada Dua, Menilik Gua Batu Hapu di Kalimantan Selatan

Indahnya Tiada Dua, Menilik Gua Batu Hapu di Kalimantan Selatan

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 18:22 WIB

Ngeri! Dibacok Tetangga Sendiri, Tangan Kiri Warga Sumenep Putus

Ngeri! Dibacok Tetangga Sendiri, Tangan Kiri Warga Sumenep Putus

Jatim | Minggu, 03 November 2019 | 13:05 WIB

Tega! Suami di Sumbar Bacok Istri Lalu Lukai Anak Sendiri

Tega! Suami di Sumbar Bacok Istri Lalu Lukai Anak Sendiri

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:21 WIB

Skenario Kabur Eks Polisi Penculik Siswi hingga Ancam Napi Pakai Besi Sel

Skenario Kabur Eks Polisi Penculik Siswi hingga Ancam Napi Pakai Besi Sel

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:09 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB