MPR Buka Peluang KPK Masuk ke Amandemen UUD 1945

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 09 Desember 2019 | 12:27 WIB
MPR Buka Peluang KPK Masuk ke Amandemen UUD 1945
Kondisi terkini gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019). (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan pihaknya tak menutup kemungkinan memasukkan lembaga anti korupsi ke dalam wacana amandemen Undang-Undang Dasar 1945. Bamsoet mengatakan kekinian pihaknya terbuka atas segala masukan dari masyarakat.

Hal itu dikatakan Bamsoet usai menghadiri acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia), di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Menurut Bamsoet jika ada dorongan yang kuat dari masyarakat agar KPK dimasukkan kedalam amandemen UUD 1945 hal itu bisa saja dilakukan.

"Kalau desakan publik memang harus KPK masuk dalam UUD 1945 kenapa tidak?," kata Bamsoet.

Berkenaan dengan itu, Bamsoet menyampaikan bahwa kekinian pihaknya masih menampung segala masukan dan aspirasi dari masyarakat terkait wacana amandemen UUD 1945. Bamsoet mengatakan kalau pihaknya terbuka terhadap semua masukkan yang ada termasuk adanya keinginan agar KPK masuk dalam amandemen UUD 1945.

"Kita membuka ruang kepada siapapun yang memiliki aspirasi apalagi tugas-tugas KPK sangat penting bagi urat nadi ekonomi kita, maka manakala rakyat menghendaki agar KPK masuk dalam konstitusi kita buka pintunya lebar-lebar," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menilai lembaga antikorupsi penting dimasukkan ke dalam konstitusi. Menurut Saut hal itu lebih penting daripada wacana menambah periode masa jabatan presiden dan wakil presiden ke dalam amendemen UUD 1945.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: KPK Gelar Razia Door to Door Mobil Penunggak Pajak

LIVE STREAMING: KPK Gelar Razia Door to Door Mobil Penunggak Pajak

Video | Senin, 09 Desember 2019 | 11:46 WIB

Selama Dipimpin Agus Cs, KPK Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 63,9 Triliun

Selama Dipimpin Agus Cs, KPK Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 63,9 Triliun

News | Senin, 09 Desember 2019 | 11:44 WIB

Ketua KPK Firli Ingin Indonesia Tak Lagi Peringati Hari Anti Korupsi

Ketua KPK Firli Ingin Indonesia Tak Lagi Peringati Hari Anti Korupsi

News | Senin, 09 Desember 2019 | 10:25 WIB

Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi Tak Datang ke KPK

Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi Tak Datang ke KPK

News | Senin, 09 Desember 2019 | 09:20 WIB

Saut Situmorang Ingin Bertemu Firli Cs Jelaskan Medan Perang KPK

Saut Situmorang Ingin Bertemu Firli Cs Jelaskan Medan Perang KPK

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 14:22 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB