Kasus Suap Imam Nahrawi, KPK Periksa Staf DPR Teuku Salsabil Ali

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat
Kasus Suap Imam Nahrawi, KPK Periksa Staf DPR Teuku Salsabil Ali
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/10). [Suara.com/Arya Manggala]

"Kami periksa Teuku dalam kapasitas saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dikonfirmasi, Rabu (11/12/2019).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap staf DPR RI, Teuku Salsabil Ali, Rabu (11/12/2019).

Teuku akan diperiksa sebagai saksi untuk Miftahul Ulum, asisten pribadi eks Menpora Imam Nahrawi yang menjadi tersangka dalam kasus suap dana hibah Kemenpora kepada KONI Tahun 2018.

"Kami periksa Teuku dalam kapasitas saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dikonfirmasi, Rabu (11/12/2019).

Namun, sejauh ini, Febri belum menjelaskan apa yang akan digali penyidik terkait pemeriksaan Teuku terkait kasus tersebut. Teuku juga belum diketahui apakah sudah memenuhi panggilan KPK terkait suap hibah Kemenpora.

Diketahui, KPK telah menetapkan Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum sebagai tersangka kasus suap. Diduga, Imam telah bersekongkol dengan asprinya untuk bisa menerima penyuapan tersebut.

Terkait kasus suap hibah ini, Imam dan Miftahul diduga telah menerima suap sejak periode 2014-2018 dengan total uang mencapai Rp 14,7 miliar.

Kemudian keduanya dalam rentan waktu tersebut turut meminta uang tambahan mencapai total Rp 11,8 miliar. Dari hitungan sementara, total uang suap yang diterima Imam dan Miftahul mencapai Rp 25,6 miliar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS