PKS Setuju Pansus Jiwasraya, Tengku Zul: Lihat Partai yang Tak Mendukung

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Senin, 30 Desember 2019 | 14:03 WIB
PKS Setuju Pansus Jiwasraya, Tengku Zul: Lihat Partai yang Tak Mendukung
Kantor Jiwasraya di Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mendukung usulan pembentukan panitia khusus (Pansus) Jiwasraya, seperti yang diserukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lewat Twitter.

Dukungan tersebut disampaikan Tengku Zul sabagai tanggapan atas cuitan Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini yang mengatakan PKS sepakat mendesak DPR untuk membentuk Pansus Jiwasraya.

Jazuli menilai, dengan adanya tim tersebut, kasus Jiwasraya yang tak menunaikan polis kepada nasabah bisa dungkap secara transparan.

"Sepakat Fraksi PKS setuju bentuk pansus, biar terang benerang siapa yang telah mengambil dan menerima cipratan uang milik masyarakat yang telah susah payah ikut bergabung di asuransi JS ini," cuit Jazuli Juwaini, seperti dikutip Suara.com, Senin (30/12/2019).

Terkait pernyataan tersebut, Tengku Zul megapresiasi usulan PKS dan mengaku penasaran dengan partai yang tak mendukung pembentukan Pansus Jiwasraya.

"PKS setuju pembentukan Pansus Jiwasraya agar siapa saja yang kecipratan duit korupsi itu bisa dibeberkan dan dihukum. Bravo PKS. Salut...! Kita lihat Partai apa saja yang tidak mendukung Pansus Rampok raksasa dengan duit haram (versi Jaksa Agung) 31 trilyun ini," cuit Tengku Zul.

PKS dukung bentuk Pansus Jiwasraya. (Twitter/@JazuliJuwaini)
PKS dukung bentuk Pansus Jiwasraya. (Twitter/@JazuliJuwaini)

Lewat cuitan selanjutnya, Tengku Zul pun menyinggung kasus Jiwasraya yang disebut muncul sejak pemerintahan 10 tahun lalu atau era Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Tengku Zul pendapat tersebut tidak masuk akal. Sebab, permasalahan nasabah yang tidak menerima polis baru terkuak di tahun 2018, tidak di tahun sebelumnya.

Ia pun mengingatkan, Menteri Keuangan di zaman SBY dan Jokowi adalah orang yang sama, sehingga tidak layak untuk menyalahkan pemerintahan sebelumnya.

baca juga

"Mulai ada gerakan menyalahkan rezim sebelumnya atas kasus Jiwasraya? Sekedar mengingatkan: Apakah gagal bayar uang nasabah mulai muncul tahun 2016, 2017? Apakah investasi besar yang dinilai bermasalah mulai tahun 2018? Pada rezim sebelumnya, Menteri Keuangannya adalah orang yang sama...," kata Tengku Zul.

Cuitan Tengku Zul soal PKS dukung bentuk Pansus Jiwasraya. (Twitter/@ustadztengkuzul)
Cuitan Tengku Zul soal PKS dukung bentuk Pansus Jiwasraya. (Twitter/@ustadztengkuzul)

Untuk diketahui, Presiden Jokowi menyebut persoalan keuangan yang dialami Jiwasraya sudah terjadi lebih dari 10 tahun dan bukanlah masalah yang ringan.

Sementara Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengakui tidak akan sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar). Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya, Kejagung Periksa Dua Orang Saksi

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya, Kejagung Periksa Dua Orang Saksi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 13:32 WIB

Usul Bentuk Pansus Jiwasraya, Andi Arief Sebut Tak Ingin Jatuhkan Jokowi

Usul Bentuk Pansus Jiwasraya, Andi Arief Sebut Tak Ingin Jatuhkan Jokowi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 10:13 WIB

Kenalkan Riza Patria Sebagai Cawagub, Gerindra: Dia Paham Soal Jakarta

Kenalkan Riza Patria Sebagai Cawagub, Gerindra: Dia Paham Soal Jakarta

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 20:04 WIB

Kasus Jiwasraya, Demokrat Tantang Ketua KPK Firli Bahuri Turun Tangan

Kasus Jiwasraya, Demokrat Tantang Ketua KPK Firli Bahuri Turun Tangan

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 13:55 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×