Beraksi Lagi, Pendemo Bayaran Kini Desak Kejagung Tangkap Novel Baswedan

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 03 Januari 2020 | 15:57 WIB
Beraksi Lagi, Pendemo Bayaran Kini Desak Kejagung Tangkap Novel Baswedan
Puluhan orang berdemo di depan gedung Kejagung, Jakarta. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Suara.com - Masih ingat massa aksi pendukung Revisi UU KPK dan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di depan gedung Merah Putih KPK pada September 2019 lalu? Kini mereka kembali beraksi menggeruduk Gedung Kejaksaan Agung.

Pantauan Suara.com pada Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 14.30 WIB massa berjumlah puluhan orang itu mendatangi Gedung Kejaksaan Agung di Blok M, Jakarta Selatan dengan menggunakan bus dan metromini.

Mereka terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga remaja belasan tahun.

Saat ini, mereka mengatasnamakan Gerakan Rakyat Tangkap Novel Baswedan (GERTAK) yang dikoordinasi oleh seorang pria bernama Rahman, padahal saat demo di KPK mereka mengatasnamakan Kelompok Nasional Mahasiswa Selamatkan KPK.

Puluhan orang berdemo bayaran di depan gedung Kejagung, Jakarta. (Suara.com/Stephanus Aranditio).
Puluhan orang berdemo bayaran di depan gedung Kejagung, Jakarta. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Dalam aksinya kali ini, mereka menuntut Jaksa Agung Burhanuddin untuk melanjutkan proses perkara penganiayaan yang diduga dilakukan penyidik senior KPK Novel Baswedan pada 2004 saat masih menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bengkulu.

"Kami meminta Jaksa Agung melanjutkan kasus Novel Baswedan, bagaimana bisa dia (Novel) pembunuh rakyat kecil masih bisa berkeliaran dan tidak diproses secara hukum?" kata Rahman di Kejaksaan Agung, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020).

Baru demo beberapa menit, mereka langsung mengeluarkan ban bekas dan membakarnya di depan pintu gerbang Kejagung.

Pihak kepolisian yang melihat itu hanya membentuk barikade agar massa aksi tidak maju lebih jauh masuk ke Kejagung.

Untuk diketahui, dalam liputan khusus yang Suara.com lakukan berjudul "Hujan Duit Pendemo KPK, Mengungak Bisnis Massa Bayaran", kami menemukan fakta bahwa mereka memang dibayar sekitar Rp 15 juta untuk satu kali aksi dengan biaya Rp 100-150 ribu per orang, termasuk mobil komando, akomodasi bus, dan spanduk.

baca juga

“Ya, kalau gambaran taruh saja kalau massa aksi biasa itu, biasanya umumnya kan ya dikasih 100 – 150 ribu per orang, sama metromini 500 ribu, mobil komando 2 juta sampai 2,5 juta gitu aja sih, sama spanduk lah kalau spanduk mah standar lah 150 ribu," kata narasumber AK alias Bung Rey kepada Suara.com saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Baru, Prabowo Unggah Fotonya Bersama Jokowi dan 4 Berita Populer Lain

Tahun Baru, Prabowo Unggah Fotonya Bersama Jokowi dan 4 Berita Populer Lain

News | Rabu, 01 Januari 2020 | 07:20 WIB

Alasan KPK Belum Mau Beri Hadiah Sepeda Meski Pelaku Kasus Novel Tertangkap

Alasan KPK Belum Mau Beri Hadiah Sepeda Meski Pelaku Kasus Novel Tertangkap

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 18:00 WIB

Polisi Periksa Ponsel Anggota Brimob Penyiram Novel Baswedan

Polisi Periksa Ponsel Anggota Brimob Penyiram Novel Baswedan

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 17:41 WIB

Telisik Jejak Digital, Ponsel 2 Polisi Penyiram Novel Dikirim ke Puslabfor

Telisik Jejak Digital, Ponsel 2 Polisi Penyiram Novel Dikirim ke Puslabfor

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 15:05 WIB

Kabar 2 Penyiram Novel Menyerahkan Diri, Ini Kata Mabes Polri

Kabar 2 Penyiram Novel Menyerahkan Diri, Ini Kata Mabes Polri

Video | Senin, 30 Desember 2019 | 21:30 WIB

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 07:51 WIB

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel: Pengadilan Bukan Anak Buah Polisi

Mahfud MD soal Transparansi Kasus Novel: Pengadilan Bukan Anak Buah Polisi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 19:37 WIB

Ditanya Wartawan soal Dalang Kasus Novel, Mahfud MD: Menurutmu Gimana?

Ditanya Wartawan soal Dalang Kasus Novel, Mahfud MD: Menurutmu Gimana?

News | Senin, 30 Desember 2019 | 19:10 WIB

Sketsa dan Pelaku Penyiram Novel Disoal, Mahfud: Dibuka Saja di Pengadilan

Sketsa dan Pelaku Penyiram Novel Disoal, Mahfud: Dibuka Saja di Pengadilan

News | Senin, 30 Desember 2019 | 18:03 WIB

Dua Brimob Penyiram Novel Belum Dipecat, Polri: Tunggu Hasil Sidang

Dua Brimob Penyiram Novel Belum Dipecat, Polri: Tunggu Hasil Sidang

News | Senin, 30 Desember 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

×