Demi Tak Gunakan Plastik Sekali Pakai, Warga Thailand Rela Lakukan Hal Ini

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:12 WIB
Demi Tak Gunakan Plastik Sekali Pakai, Warga Thailand Rela Lakukan Hal Ini
Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)

Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi memang, jika plastik sekali pakai merupakan penyumbang pencemaran lingkungan di berbagai negara, tak terkecuali Thailand.

Namun tahukah Anda, bahwa belum lama ini Thailand merayakan tahun baru 2020 dengan aturan baru berupa larangan menggunakan plastik sekali pakai.

Dilansir Suara.com dari laman Mothership.sg, Jumat (3/1/2020), beberapa toko yang telah berpartisipasi dalam pengurangan plastik sekali pakai ini beberapa di antaranya ada Siam Makro, Robinsons, The Mall Group dan masih banyak lagi lainnya.

Tentu saja, pasti beberapa orang tak nyaman dengan larangan penggunaan plastik sekali pakai ini. Tetapi percaya atau tidak, warga Thailand banyak yang memiliki ide kreatif dan unik demi membawa barang belanjaan tanpa harus menggunakan plastik sekali pakai.

Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)
Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)

Sebuah album Facebook bernama ROVmaira , belum lama ini mengumpulkan lebih dari 60 foto dengan memperlihatkan bagaimana orang Thailand belanja tanpa menggunakan plastik sekali pakai.

Cara mereka sungguh unik dan beragam, ada yang mengenakan bagian depan kaus, karung bekas menyimpan gula dengan ukuran besar, ember, panci hingga koper.

Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)
Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)

Bahkan ada pula seorang remaja yang menggunakan gerobak dorong untuk pasir bangunan saat berbelanja bahan makanan di supermarket.

Meskipun terlihat nyentrik, buktinya aksi dari warga Thailand ini mendapatkan apresiasi dari warganet.

Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)
Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)

Mereka mengatakan, bahwa meskipun sedikit aneh, setidaknya warga Thailand rela melakukan berbagai cara demi tak menggunakan plastik sekali pakai yang sangat riskan menjadi penyebab pencemaran lingkungan.

Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)
Cara unik masyarakat Thailand kurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Facebook/@rovmaira)

Jadi bagaimana travelers, tertarik untuk menggunakan salah satu cara mengurangi penggunakan plastik sekali pakai demi kurangi pencemaran lingkungan seperti warga Thailand di atas?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik

Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 15:47 WIB

Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel

Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 11:55 WIB

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:03 WIB

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu

Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB