Review Keyboard Yamaha PSR-SX900

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2020 | 15:55 WIB
Review Keyboard Yamaha PSR-SX900
Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)

Suara.com - Yamaha Musik Indonesia telah memperkenalkan dua keyboard workstation terbarunya, Yamaha PSR-SX900 dan PSR-SX700 di Indonesia. Dua perangkat musik baru itu disebut cocok digunakan untuk bermain musik bersama keluarga maupun untuk tampil live.

Yamaha sendiri mengklaim dua keyboard anyar tersebut sudah dibekali teknologi revolusioner, sebuah digital workstation yang mengadopsi teknologi terbaru seperti layar sentuh, tetapi masih mengakomodasi cita rasa musik tradisional.

Suara.com berkesempatan mencicipi Yamaha PSR-SX900 berikut hasilnya:

Desain
Yamaha PSR-SX Series dirancang sedemikian rupa, sehingga mudah dan ringkas saat dimainkan.

Kami misalnya saat mulai menggunakan keyboard ini, sangat terbantu dengan fitur baru layar sentuh LCD seluas 7 inci yang diletakan tepat di tengah keyboard. Dengan layar sentuh yang responsif ini kami bisa bermain dengan santai dan tidak kerepotan saat memilih voice dan style.

Selain itu, enam tombol di bagian bawah layar sentuh dan joystick baru di sisi kiri, juga membuat jari lebih lincah saat berkreasi di atas dua keyboard 61 tuts (5 oktaf) tersebut.

Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)
Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)

Sementara tuts FSB yang digunakan memberikan resistensi awal yang lebih berat dan titik tumpu yang pas, sehingga lebih nyaman bagi jari-jemari untuk menari di atasnya.

Speaker
Salah satu fitur yang menurut kami unggul pada Yamaha PSR-SX900 adalah sistem speaker bi-amped yang memproduksi suara jernih, meski volumenya dibetot cukup kencang. Bass yang dihasilkan juga lantang, tanpa membuat nada-nada tinggi hilang saat bermain.

Yang tak kalah menarik adalah posisi speaker pada PSR-SX900. Jika pada model-model sebelumnya speaker diatur agar suara fokus pada telinga pemain, maka pada keyboard anyar ini speaker memancarkan suara tidak hanya ke pemain, tetapi juga ke arah audiens.

Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)
Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)

Kami mencoba memainkan Yamaha PSR-SX900 dalam ruangan kecil dan suaranya masih sangat enak dinikmati. Menurut kami keyboard ini layak digunakan untuk tampil dalam ruangan kecil, di tengah keceriaan bersama keluarga.

Layar sentuh, Joystick, dan Bluetooth
Layar sentuh yang disebut di awal tadi adalah salah satu fitur baru paling menonjol pada Yamaha PSR-SX900 dan PSR-SX700. Layar sentuh LCD 7 inci ini sebelumnya ditemukan pada seri Yamaha Genos yang lebih tinggi.

Letaknya yang tepat di tengah dan ukuran layar yang cukup luas terbukti sangat membantu karena menghemat waktu kami saat bermain. Layar sentuh yang sangat responsif itu juga nyaman ketika kami ingin memilih ritme, suara, atau pengaturan.

Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)
Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)

Permainan juga menjadi lebih ekspresif berkat joystick yang memberikan pilihan yang lebih kaya saat kami ingin berimprovisasi.

Yamaha PSR-SX900 juga sudah memenuhi kebutuhan kekinian, karena dibekali Bluetooth untuk bisa terkoneksi langsung dengan ponsel. Dengan teknologi ini, kami bisa memanfaatkan musik-musik yang lebih bervariasi dari internet.

Konten
Yamaha PSR-SX900 menyajikan tiga konten lokal yang sudah di instal dan dapat langsung digunakan. Ketiga konten tersebut adalah Dangdut dan Campursari; Indonesian Legacy Pack 2; dan Indonesian Legacy Pack 1.

Konten Dangdut & Campursari terdiri dari 26 voice, termasuk sampling terbaru dari voice kendang cak/tabla, suling, gitar dangdut serta 25 style yang terdiri dari 15 style dangdut dan 10 style campursari.

Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)
Ilustrasi keyboard Yamaha PSR-SX900. (Dok : Yamaha)

Indonesian Legacy Pack 2 menawarkan rangkaian voice dan style yang mengedepankan genre Melayu, Banyuwangi dan Sunda. Sementara Indonesian Legacy Pack 1 menyediakan sampling instrument Batak Karo dan Batak Toba.

Yamaha PSR-SX900 sendiri menyediakan memori internal seluas 4 GB, yang bisa ditambah hingga 1 GB.

Harga
Di Indonesia, Yamaha PSR-SX900 dijual seharga Rp 19.980.000. Sedangkan PSR-SX700 adalah Rp 15.800.000.

Saat ini setiap pembelian PSR-SX Series akan mendapatkan garansi tambahan 1 tahun, serta gratis download data expansion pack Dangdut Koplo Cak Met & Campursari Original.

Untuk mengetahui informasi dan spesifikasi Yamaha PSR-SX900/SX700 lebih rinci, kamu bisa berkunjung ke sini.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yamaha DGX-660, Anda Bisa Nyanyi Sekaligus Main Musik Bak Profesional

Yamaha DGX-660, Anda Bisa Nyanyi Sekaligus Main Musik Bak Profesional

News | Jum'at, 22 November 2019 | 08:56 WIB

Keyboard Seri PSR-SX, Andalan Baru Yamaha untuk Indonesia

Keyboard Seri PSR-SX, Andalan Baru Yamaha untuk Indonesia

News | Jum'at, 22 November 2019 | 08:45 WIB

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

5 Aplikasi Keyboard Terbaik di Android

Tekno | Jum'at, 01 November 2019 | 10:25 WIB

Jadi Sarjana, Altz Band Comeback dengan Album Bersinar Terang

Jadi Sarjana, Altz Band Comeback dengan Album Bersinar Terang

Press Release | Selasa, 22 Oktober 2019 | 23:40 WIB

Apple Siapkan Keyboard Virtual Layar Sentuh?

Apple Siapkan Keyboard Virtual Layar Sentuh?

Tekno | Senin, 07 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Ramaikan RCTI Fest, GIGI Manggung Sejam Penuh

Ramaikan RCTI Fest, GIGI Manggung Sejam Penuh

Entertainment | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:59 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB