Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:36 WIB
Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna
Laut Natuna (Antara)

Suara.com - Tiga kapal perang Indonesia berhasil memcah konvoi kapal-kapal penangkap ikan asal China yang masih berada di wilayah perairan laut Natuna, Sabtu (11/1/2020).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono melalui keterangan tertulis yang didapat Suara.com mengatakan, konvoi kapal China itu juga diusir hingga keluar zona ekonomi eksklusif Indonesia di Natuna.

“Tiga kapal perang RI yang dikerahkan adalah KRI Karel Satsuit Tubun 356; KRI Usman Harun 359; dan, KRI Jhon Lie 358,” kata Yudo seusai melaksanakan patroli udara menggunakan pesawat intai TNI AU di atas perairan Natuna.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono saat patroli udara di atas perairan Laut Natuna, Sabtu (11/1/2020). [Puspen TNI]
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono saat patroli udara di atas perairan Laut Natuna, Sabtu (11/1/2020). [Puspen TNI]

Ia mengatakan, memerintahkan kepada komandan KRI untuk mengadang, masuk ke sela-sela konvoi kapal China dan mengganggu mereka saat menebar jaring menangkap ikan secara ilegal.

Yudo mengatakan, komandan KRI juga diperintahkan berkomunikasi kepada kapal-kapal asing yang berada di perairan Laut Natuna dan mengusir mereka keluar ZEE.

“Jangan sampai hubungan pemerintah Indonesia – China yang sudah terjalin dengan baik, terganggu dengan adanya kegiatan ilegal yang dilakukan oleh para nelayan mereka,” tegas Yudo.

“Apabila kapal-kapal itu tetap  mau atau masih tetap bertahan di perairan Natuna, sesuai perintah Presiden Jokowi, akan kami tangkap."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Jokowi Bilang China Cuma Kejar Ikan yang Lari ke Natuna?

CEK FAKTA: Jokowi Bilang China Cuma Kejar Ikan yang Lari ke Natuna?

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:38 WIB

Hasto Buka Suara soal Tuduhan Dikejar KPK dan 4 Berita Heboh Lainnya

Hasto Buka Suara soal Tuduhan Dikejar KPK dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 07:00 WIB

CEK FAKTA: Foto China Bangun Instalasi Senjata Militer di Natuna, Benarkah?

CEK FAKTA: Foto China Bangun Instalasi Senjata Militer di Natuna, Benarkah?

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:21 WIB

Ribut Laut Natuna, 5 Juta Dukun Ngaku Siap Terjun Perang Lawan China

Ribut Laut Natuna, 5 Juta Dukun Ngaku Siap Terjun Perang Lawan China

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 15:39 WIB

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:13 WIB

Solusi Konflik Natuna: Tambah Nelayan, Bentuk Coast Guard

Solusi Konflik Natuna: Tambah Nelayan, Bentuk Coast Guard

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 22:18 WIB

Rumah Dinas Komisioner KPU Disegel KPK dan 4 Berita Populer Lain

Rumah Dinas Komisioner KPU Disegel KPK dan 4 Berita Populer Lain

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 08:06 WIB

Terkini

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:52 WIB