Salahkan Sistem Imigrasi soal Harun Masiku, Yasonna Disindir Roy Suryo

Chyntia Sami Bhayangkara | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2020 | 12:32 WIB
Salahkan Sistem Imigrasi soal Harun Masiku, Yasonna Disindir Roy Suryo
Roy Suryo [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menampik penyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly soal kesalahan teknis di pihak Imigrasi terkait keberadaan buron kasus suap Harun Masiku. Yasonna dinilai mempersoalkan masalah Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).

Roy Suryo melalui cuitan di cuitan di akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2, membeberkan bukti bila Direktorat Jenderal Imigrasi telah meluncurkan SIMKIM terbaru. Hal ini kontras dengan pernyataan Yasonna Laoly.

Pakar telematika tersebut mengkritisi pernyatan Yasonna yang menyebut sistem informasi yang dimiliki pihak Imigrasi terjadi pembaruan namun belum berfungsi di seluruh terminal.

Penyataan itu dianggap gagal menutupi kesalahan lainnya, hingga malah membongkar fakta yang sebenarnya.

"Tweeps, kalau kesalahan mau ditutupi dengan kesalahan lain, maka akan semakin Terbuka semuanya. MenkumHAM bilang kalau "DELAY 15 hari CCTV" Buronan @KPK_RI Harun Masiku gara2 "SIMKIM v.1.0 th 2008" (?)," cuit Roy Suryo seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/1/2020).

Ia pun memaparkan bahwa Dirjen Imigrasi telah meluncurkan SIMKIM versi 2.0 sejak 29 April 2019 yang bertujuan untuk mempermudah warga dalam mengurus paspor karena terintegrasi langsung dengan data kependudukan. Roy mengunggah bidikan artikel mengenai kebijakan itu

"Padahal faktanya-nya SIMKIM v.2.0 sudah jalan semenjak 29 April 2019. Ambyar," imbuhnya.

Roy Suryo bantah pernyataan Yasonna Laoly. (Twitter/@KRMTRoySuryo2)
Roy Suryo bantah pernyataan Yasonna Laoly. (Twitter/@KRMTRoySuryo2)

Sebelumnya, Yasonna Laoly membantah dirinya telah menghalangi penyidikan terhadap Harun Masiku. Bermula pada pernyataannya yang menyebut Harun masih berada di Singapura pada 6 Januari 2020 ketoka KPK meringkus eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Padahal, Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie membenarkan bahwa Harun sudah pulang ke Indonesia sejak tanggal 7 Januari 2022 lalu.

Yasonna mengklaim, perbedaan pernyataan itu disebabkan kesalahan sistem di pihak Imigrasi. Ada data yang tidak langsung masuk ke server.

"Terakhir ini yang terminal tiga sudah, terminal dua F itu masih ada training-training Desember itu ada pelatihan-pelatihan maka data mereka itu tidak langsung masuk ke server," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Periksa Ketua KPU Arief Budiman Terkait Kasus Harun Masiku

KPK Periksa Ketua KPU Arief Budiman Terkait Kasus Harun Masiku

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:49 WIB

Penyidik Dipulangkan ke Polri dan Kejaksaan, KPK: Mereka Dibutuhkan di Sana

Penyidik Dipulangkan ke Polri dan Kejaksaan, KPK: Mereka Dibutuhkan di Sana

News | Senin, 27 Januari 2020 | 21:12 WIB

Tak Tindak Tegas Menkumham, Jokowi Diadukan KSI-DBKPP ke 7 Guru Bangsa

Tak Tindak Tegas Menkumham, Jokowi Diadukan KSI-DBKPP ke 7 Guru Bangsa

Jogja | Senin, 27 Januari 2020 | 20:38 WIB

Firli Bahuri: Saya Tak Pernah Bilang Harun Masiku di Luar Negeri

Firli Bahuri: Saya Tak Pernah Bilang Harun Masiku di Luar Negeri

News | Senin, 27 Januari 2020 | 20:22 WIB

Terkini

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB