WHO Umumkan Situasi Darurat, Jokowi: Evakuasi WNI di Wuhan Sudah Betul

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 31 Januari 2020 | 20:04 WIB
WHO Umumkan Situasi Darurat, Jokowi: Evakuasi WNI di Wuhan Sudah Betul
Presiden Jokowi saat berkunjung ke PT PAL Indonesia, Surabaya, Senin (27/1/2020). (Sumber: Foto Biro Setpres).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pemerintah sudah bergerak cepat untuk melakukan evakuasi sekitar 243 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Proses Evakuasi tersebut dikoordinir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan menteri terkait.

"Saya sudah perintahkan untuk segera mengevakuasi warga negara Indonesia yang ada di Wuhan dan sekitarnya. Ini dikoordinir oleh Menteri Luar Negeri bersama seluruh menteri terkait," ujar Jokowi di Kabupaten Kulon Progo dalam keterangan tertulis Biro Pers Media dan Informasi Sekretaris Presiden, Jumat (31/1/2020).

Jokowi menuturkan, semua negara memiliki keinginan yang sama untuk mengevakuasi warganya dari China. Yang sudah berhasil melakukan evakuasi diketahuia dalah pemerintah Jepang dan Amerika Serikat.

"Masih kita proses, karena yang ingin evakuasi bukan hanya Indonesia saja. Tetapi antrean kita sudah di depan," ucap Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebut pesiapan pemerintah di taah air juga sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku.

Ia pun meyakini keputusan mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan, Hubei, China sudah sangat tepat.

"Kemarin WHO juga sudah mengumumkan situasi darurat global yang terkait dengan virus corona. Jadi saya kira keputusan kita kemarin untuk mengevakuasi itu sudah betul," tutur Jokowi.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan melakukan evakuasi terhadap 243 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Provinsi Jubei, China, pusat virus corona dalam waktu kurang dari 24 jam. Pemerintah juga sudah menugaskan Psikolog sebelum evakuasi.

Retno mengungkapkan tim evakuasi juga termasuk psikolog yang bertugas via telfon di lokasi karantina untuk menjaga psikis WNI yang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh karena sudah menjalani isolasi selama kurang lebih satu pekan.

baca juga

"Menjaga kondisi psikologis merupakan salah satu kunci utama untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak terjangkit virus corona. Layanan ini merupakan langkah pencegahan untuk melengkapi proses evakuasi yang akan segera dilakukan," kata Retno di Kemenlu, hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Virus Corona, Singapura: Orang dari China Dilarang Masuk atau Transit

Wabah Virus Corona, Singapura: Orang dari China Dilarang Masuk atau Transit

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:57 WIB

Tak Punya Alat Deteksi Khusus, Virus Corona Mungkin Sudah Masuk Indonesia

Tak Punya Alat Deteksi Khusus, Virus Corona Mungkin Sudah Masuk Indonesia

Tekno | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:19 WIB

Jokowi Perintahkan Evakuasi 243 WNI di Wuhan

Jokowi Perintahkan Evakuasi 243 WNI di Wuhan

Jogja | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:08 WIB

Gara-gara Virus Corona, Pria Dikunci di Rumah setelah Pulang dari Wuhan

Gara-gara Virus Corona, Pria Dikunci di Rumah setelah Pulang dari Wuhan

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 19:41 WIB

Kemenkes: Sudah 19 Orang di Indonesia Diperiksa Terkait Virus Corona

Kemenkes: Sudah 19 Orang di Indonesia Diperiksa Terkait Virus Corona

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 18:55 WIB

Terkini

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Kaltim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:12 WIB

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

4 Lipstik Dior Paling Murah di Zalora, Budget Terbatas Tetap Bisa Coba Merek Premium

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:06 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:05 WIB

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

LP3HI Gugat Praperadilan Kasus Febrie Adriansyah, Anggap Ada Kejanggalan Prosedur Administratif

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:04 WIB

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:03 WIB

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:55 WIB

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

×