Penyebar Video Negara Rakyat Nusantara Diciduk dan 4 Berita Populer Lainnya

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 01 Februari 2020 | 07:10 WIB
Penyebar Video Negara Rakyat Nusantara Diciduk dan 4 Berita Populer Lainnya
Presiden Negara Rakyat Nusantara Yudi Syamhudi Suyuti (YouTube)

Suara.com - Pelaku penyebar video kelompok Negara Rakyat Nusantara, dibekuk pihak kepolisian lantaran dianggap telah membagikan berita bohong.

Sementara itu, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengklaim pembongkaran data pribadi buron kasus suap Harun Masiku tidak melanggar privasi.

Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Jumat (31/1/2020).

1. Usul NKRI Dibubarkan, Polisi Ciduk Penyebar Video Negara Rakyat Nusantara

Presiden Negara Rakyat Nusantara Yudi Syamhudi Suyuti (YouTube)
Presiden Negara Rakyat Nusantara Yudi Syamhudi Suyuti (YouTube)

Polisi meringkus seorang warga bernama Yudi Syamhudi Suyuti lantaran dianggap menjadi pihak yang menyebarkan video viral kelompok Negara Rakyat Nusantara yang mengusulkan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibubarkan.

Pelaku yang dibekuk pada Rabu (29/1/2020) itu dianggap telah menyebarkan berita bohong atau hoaks dan kasus pemufakatan makar terkait beredarnya video Negara Rakyat Nusantara di media sosial.

Baca selengkapnya

2. Anak Buah Yasonna Laoly Diduga Curi Uang Negara, KPK Langsung Bergerak

Mekumham Yasonna Laoly. (Suara.com/Ria Rizki)
Mekumham Yasonna Laoly. (Suara.com/Ria Rizki)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membuka penyelidikan baru terkait dugaan korupsi yang terjadi di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Adapun dugaan korupsi tersebut setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap Inspektur Wilayah III Inspektur Jenderal Kemenkumham Ahmad Rifa'i.

Baca selengkapnya

3. Data Pribadi Harun Masiku Dibongkar, Roy Suryo: Tidak Melanggar Privasi

Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membongkar data pribadi tersangka kasus suap penetapan Anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku.

Menurut Roy, hal itu tidak melanggar privasi sebab status Harun Masiku adalah DPO. Ia berpendapat data-data seorang buron harus diumumkan ke masyarakat.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proklamator Negara Rakyat Nusantara Ternyata Eks Caleg Partai Gerindra

Proklamator Negara Rakyat Nusantara Ternyata Eks Caleg Partai Gerindra

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:38 WIB

Data Pribadi Harun Masiku Dibongkar, Roy Suryo: Tidak Melanggar Privasi

Data Pribadi Harun Masiku Dibongkar, Roy Suryo: Tidak Melanggar Privasi

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:52 WIB

Yasonna Laoly Disebut Ikut Lindungi Harun Masiku dari Jeratan Hukum

Yasonna Laoly Disebut Ikut Lindungi Harun Masiku dari Jeratan Hukum

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 05:39 WIB

KPK Akui Sempat Mendeteksi Keberadaan Harun Masiku di Sekitar PTIK

KPK Akui Sempat Mendeteksi Keberadaan Harun Masiku di Sekitar PTIK

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 22:33 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB