Kenalkan Tanaman Vetiver untuk Cegah Longsor, Jokowi: Bukan Vety Vera Ya

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2020 | 12:30 WIB
Kenalkan Tanaman Vetiver untuk Cegah Longsor, Jokowi: Bukan Vety Vera Ya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan di Rapat Koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sentul International Convention Center, Sentul, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). (Suara.com/ Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penanaman vetiver atau akar wangi sangat bermanfaat untuk mencegah banjir dan longsor di sejumlah daerah.

Hal ini dikatakan Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sentul International Convention Center, Sentul, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

"Lebih penting, apabila kita mau merehabilitasi lahan menanam pohon-pohon yang miliki akar yang kuat sehingga longsor itu tidak terjadi. Ini mau saya kenalkan, tanam yang namanya vetiver, akar wangi," ujar Jokowi.

Kepala Negara kemudian berkelakar bahwa Vetiver yang dimaksud bukanlah nama penyanyi dangdut Vety Vera. Menurutnya, masih banyak yang belum mengetahui tanaman Vetiver.

"Vetiver bukan Vety Vera, beda itu. Kalau vetiver mungkin banyak yang belum kenal. Vety Vera mungkin banyak kenal," kata Jokowi yang disambut tertawa peserta Rakornas BNPB.

Jokowi menuturkan, tanaman vetiver merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Paslanya dalam waktu setahun tinggi tanaman vetiver bisa mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Sementara dalam waktu tiga tahun kata Jokowi, tingginya dapat mencapai 4 hingga meter.

Terkait tanaman itu, Jokowi mengaku sudah menyampaikan pada warga di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/2/2020) kemarin, pentingnya menanam vetiver.

"Ini mulai harus dikenalkan, diperbanyak bibitnya. Sebarkan ke daerah yang memiliki ancaman bencana terutama banjir dan tanah longsor," kata dia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut adanya permintaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memesan 50 Juta bibit vetiver kepada pemerintah pusat.

Kendati demikian, Jokowi meminta agar penyediaan bibit vetiver tak dibebankan pada pemerintah pusat saja.

"Saya bilang separuh sendiri, separuh dari pusat. Jangan semua dari pusat, bagi-bagi," ucap dia.

Harga bibit tanaman vetiver kata Jokowi, sangat murah. Adapun harga per batang yakni Rp 2 ribu.

Jokowi juga meminta para kepala daerah untuk menyiapkan tanaman vetiver.

"Ini butuh vetiver, murah. Bibit ini murah sekali. 1 batang hanya Rp 2 ribu rupiah. Siapa yang bilang mahal maju saya beri sepeda, (bilang) mahal mahal. Rp 2 ribu saja mahal. Daerah siapin ini nanti pusat ikut bantu. Rp 2 ribu doang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Klaim Sudah Cepat Putusan Evakuasi WNI di Wuhan

Jokowi Klaim Sudah Cepat Putusan Evakuasi WNI di Wuhan

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:14 WIB

Antisipasi Wabah Virus Corona, Jokowi Minta Jajarannya Buat Skenario

Antisipasi Wabah Virus Corona, Jokowi Minta Jajarannya Buat Skenario

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:50 WIB

WNI dari Wuhan Ditolak ke Natuna, Jokowi: Masyarakat Berikan Lampu Hijau

WNI dari Wuhan Ditolak ke Natuna, Jokowi: Masyarakat Berikan Lampu Hijau

News | Senin, 03 Februari 2020 | 14:46 WIB

Makasih ke Masyarakat Natuna, Jokowi: 243 WNI dari Wuhan Dinyatakan Sehat

Makasih ke Masyarakat Natuna, Jokowi: 243 WNI dari Wuhan Dinyatakan Sehat

News | Senin, 03 Februari 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB