Dipastikan Sehat, Empat WNI Dari Singapura Jalani Proses Karantina

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Senin, 10 Februari 2020 | 22:21 WIB
Dipastikan Sehat, Empat WNI Dari Singapura Jalani Proses Karantina
Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono M.Kes [Suara.com/Dini]

Suara.com - Kementerian Kesehatan menegaskan hanya empat orang yang pulang dari Singapura menuju Batam. Pernyataan tersebut sekaligus membantah informasi yang sebelumnya berkembang terkait enam orang dinyatakan positif Virus Corona.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono menyebut, keempatnya pernah menjalim kontak dengan suspect Virus Corona. Dalam artian, kontak tersebut adalah kontak secara epidemiologi.

"Ke masalah Tanjung Pinang, yang ada ini, Pemerintah Singapura sebagaimana yang tadi disampaikan Pak Jubir (Kemenlu), bahwa tidak membuka semuanya yang namanya kontak tadi. Kami dapat infonya empat orang, bukan enam yang dimasukkan ke dalam tatanan kontak," kata Anung di Kantor Staf Presiden pada Senin (10/2/2020).

Kekinian, Anung mengklaim jika pihaknya telah menangani empat WNI tersebut. Mereka tengah menjalani pemeriksaan mengingat suhu tubuhnya di kisaran 35 sampai 36,5 derajat celcius.

"Semuanya kami lakukan pemeriksaan. Sangat kooperatif, mereka sangat memahami, dan ini adalah dukungan pemerintah daerah yang luar biasa. Dan suhunya tidak ada yang melebihi ketentuan yakni berkisar antara 35,5 sampai 37,1 derajat Celsius. Dan yang datang siang berkisar 35-36,5 derajat," sambungnya.

Anung menyebut, keempat WNI tersebut meninggalkan Singapura pada 30 Januari 2020. Untuk itu, mereka harus menjalani proses karantina selama 14 hari untuk bisa dipantau kesehatannya secara menyeluruh.

"Mereka tinggalkan Singapura tanggal 30 Januari, kasus yang dinyatakan related dengan mereka adalah tanggal 5 Februari dan sekarang tanggal 10, maka kita akan monitor setidaknya sampai 5 hari ke depan dari kemarin dilakukan pengukuran. Untuk 14 hari kita lihat secara keseluruhan," jelas Anung.

Lebih lanjut, Anung menambahkan para WNI tersebut dalam kondisi sehat. Sehat mereka dalam konteks pernah menjalim kontak dengan suspect Virus Corona.

"Kami saat ini melakukan karantina kesehatan untuk melakukan observasi di rumah yang bersangkutan. Saya mohon konteks ini dipahami penuh, bahwa mereka sehat tapi dinotifikasi pernah bertemu atau dalam konteks epidemiologi pernah kontak dengan suspect pada tanggal 5 Februari, ketemunya kapan tidak ada keterangan yang lebih konkret," tutup Anung.

baca juga

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan meluruskan adanya informasi mengenai enam orang WNI terjangkit Corona yang masuk ke Indonesia dari Singapura melalui Batam. Belakangan diketahui, enam orang tersebut negatif Virus Corona.

Hal itu dikonfirmasi Kementerian Kesehatan melalui Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto.

Yurianto menjelaskan, setiap orang yang suspect atau bahkan positif terjangkit Corona tidak mungkin bisa berpergian, apalagi sampai keluar masuk suatu negara. Aturan mengenai tersebut, lanjut dia, terbilang ketat berdasarkan protokol dari organisasi kesehatan dunia atau WHO.

"Enam orang tersebut bukan suspect. Protokol WHO menyatakan bahwa suspect tidak boleh melakukan perjalanan lintas negara. Suspect adalah orang yang sakit dan sedang menunggu hasil tes. Sehingga enam orang tersebut tidak mungkin dalam status suspect," kata Yurianto dalam keterangan pers, Minggu (9/2/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 WNI 'Suspect Virus Corona' Kabur dari Singapura, Kemenkes Bilang Begini

6 WNI 'Suspect Virus Corona' Kabur dari Singapura, Kemenkes Bilang Begini

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 21:04 WIB

Dikepung Virus Corona, Warga China Tetap Asyik Main Mahjong

Dikepung Virus Corona, Warga China Tetap Asyik Main Mahjong

News | Senin, 10 Februari 2020 | 20:32 WIB

WNI di Natuna Akan Dipulangkan, Pemerintah Berharap Keluarga Mau Menerima

WNI di Natuna Akan Dipulangkan, Pemerintah Berharap Keluarga Mau Menerima

News | Senin, 10 Februari 2020 | 19:24 WIB

Kemenkes RI Sanggah Tuduhan Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona

Kemenkes RI Sanggah Tuduhan Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 18:27 WIB

Masih Diisolasi, Kondisi WNI Positif Corona di Singapura Berangsur Stabil

Masih Diisolasi, Kondisi WNI Positif Corona di Singapura Berangsur Stabil

News | Senin, 10 Februari 2020 | 17:52 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×