Polisi Sebut Keributan di Kampung Rambutan karena PO Rebutan Penumpang

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 12 Februari 2020 | 14:32 WIB
Polisi Sebut Keributan di Kampung Rambutan karena PO Rebutan Penumpang
Petugas Kepolisian Sektor Ciracas melerai pertikaian antarpenjual tiket di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (10/2/2020). (ANTARA/HO-Polsek Ciracas)

Suara.com - Keributan pecah di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin (10/2/2020) lalu. Penyebabnya karena perseteruan antarpenjual tiket pada perusahaan otobus (PO).

Kasat Reskrim Polresto Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo menegaskan keributan yang terjadi dua hari lalu itu tidak ada kaitannya dengan ormas.

"Kami luruskan informasi yang beredar, bahwa keributan di Terminal Kampung Rambutan tidak ada kaitan dengan organisasi kemasyarakatan (ormas), tapi rebutan penumpang PO," ujar Hery Purnomo di Jakarta, Rabu (12/2/2020) siang.

Berdasarkan laporan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Ciracas, kata Hery, peristiwa terjadi pada pukul 01.00 WIB di zona PO Terminal Kampung Rambutan. Kejadian berawal saat PO ALS mendapatkan delapan penumpang tujuan Pekalongan, Jawa Tengah.

"Namun saat penumpang sampai di loket PO ALS, tidak ada kesepakatan harga sehingga penumpang tersebut diambil oleh PO Setia Negara dengan ongkos Rp 100.000 per orang," kata Hery.

Kemudian salah satu karyawan PO ALS meminta komisi kepada PO Setia Negara Rp 10.000 per orang, tapi permintaan tersebut tidak diberikan oleh PO Setia Negara.

"Lalu terjadi perkelahian antara PO ALS dan PO Setia Negara yang menyebabkan karyawan PO Setia Negara atas nama Joel D Saputra Simatupang (22) mengalami luka," katanya.

Joel menderita luka di pelipis bagian kanan akibat dipukul menggunakan bangku lipat oleh karyawan PO ALS bernama Chandra.

Melihat rekannya dianiaya, korban Rahmat Hidayat (25) mencoba membantu Joel yang dikeroyok sehingga menjadi sasaran pemukulan dari pelaku.

baca juga

"Korban juga mengalami luka pada tengkuk belakang dan luka pada perut," katanya.

Kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum.
"Pelaku dan korban sempat membawa-bawa salah satu nama ormas, tapi itu tidak terjadi," katanya.

Saat ini pelaku sedang dalam proses pemeriksaan polisi di Mapolsek Ciracas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrok Antar Ormas, 3 Orang Alami Luka Serius Kena Sabetan Senjata Tajam

Bentrok Antar Ormas, 3 Orang Alami Luka Serius Kena Sabetan Senjata Tajam

Jabar | Sabtu, 25 Januari 2020 | 05:05 WIB

3 Ormas Islam Desak Yasonna Laoly Mundur dan 4 Berita Heboh Lainnya

3 Ormas Islam Desak Yasonna Laoly Mundur dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 06:00 WIB

Rugikan Negara Rp 35 Triliun, 3 Ormas Islam Soroti Korupsi Honggo Wendratno

Rugikan Negara Rp 35 Triliun, 3 Ormas Islam Soroti Korupsi Honggo Wendratno

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 10:34 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×