CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona Pakai Ganja?

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 12 Februari 2020 | 15:03 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona Pakai Ganja?
CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja? (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar konten yang mengklaim bahwa Thailand berhasil menyembuhkan pasien virus corona dengan ganja. Konten tersebut tersebar di Facebook dan Twitter.

Salah satu yang menyebarkan adalah akun Facebook Nayla Putri Pertama. Ia mengunggah informasi tersebut pada Rabu, 5 Februari 2020 dan Kamis, 6 Februari 2020.

Nayla Putri Pertama menambahkan tautan berita dari Jurnas.com yang berjudul "Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja” yang dimuat pada Senin, 3 Februari 2020.

CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja? (turnbackhoax.id)
CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja? (turnbackhoax.id)

Unggahan tersebut telah mendapatkan 23 komentar, 533 likes dan 160 kali dibagikan saat tangkapan layar diambil.

Benarkah Thailand berhasil menyembuhkan pasien virus corona dengan ganja?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, informasi yang dimuat dalam berita yang disebarkan oleh akun Nayla Putri Pertama adalah tidak benar. Klaim Thailand berhasil menyembuhkan pasien virus corona dengan ganja tidak terbukti.

Memang benar bahwa artikel berjudul Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja” dimuat di Jurnas.com.

Namun kekinian, judul artikel tersebut telah diubah. Jurnas.com menulis klarifikasi perubahan judul berita sebagai berikut.

“Catatan Redaksi, sebelumnya judul berita ini ‘Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja’, diubah menjadi ‘Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Corona dengan Anti Virus’ karena tindakan human error salah satu wartawan kami. Kami sampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya.”

Penjelasan cek fakta, atas klaim Thailand sembuhkan pasien virus corona dengan ganja
Penjelasan cek fakta, atas klaim Thailand sembuhkan pasien virus corona dengan ganja (turnbackhoax.id dan Screenshot South China Morning Post)

Dalam artikel tersebut, tidak disebutkan perihal penggunaan ganja dalam pengobatan pasien virus Corona Wuhan. Obat yang digunakan para dokter di Thailand, menurut berita di Jurnas.com, adalah obat antiflu dan obat anti-HIV.

Berita mengenai penggunaan obat antiflu dan obat anti-HIV di Thailand juga dilaporkan oleh beberapa situs media asing.

Seperti situs South China Morning Post, dengan judul “Coronavirus: Thailand has apparent treatment success with antiviral drug cocktail”. Situs Telegraph.co.uk memuat berita yang sama dengan judul “Coronavirus: Thai doctors ‘successfully treat’ virus but stocks plunge in China”.

Suara.com juga memuat berita tersebut dengan judul "Pasien Virus Corona di Thailand Pulih Usai Diberi Obat Anti HIV" yang terbit pada Senin, 3 Februari 2020. Berikut ini kutipannya.

"Dokter di Rumah Sakit Rajavithi di Bangkok, Thailand, membuat kemajuan pada dalam pengobatan pasien yang terinfeksi virus corona pada Minggu (2/2/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona, Harga Masker N925 Capai Rp 1,5 Juta Kalahkan 1 Gram Emas

Virus Corona, Harga Masker N925 Capai Rp 1,5 Juta Kalahkan 1 Gram Emas

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:29 WIB

Aplikasi Ini Bisa Deteksi Virus Corona

Aplikasi Ini Bisa Deteksi Virus Corona

Tekno | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:25 WIB

Tekan Hoaks Virus Corona, Pemerintah Harus Jelaskan Berdasarkan Sains

Tekan Hoaks Virus Corona, Pemerintah Harus Jelaskan Berdasarkan Sains

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:11 WIB

Buat Prank Virus Corona di Kereta, Pria Rusia Dipenjara 5 Tahun

Buat Prank Virus Corona di Kereta, Pria Rusia Dipenjara 5 Tahun

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:39 WIB

Pemkab Akan Kirim Bantuan Masker jika Ada TKI dari Gunungkidul di Hong Kong

Pemkab Akan Kirim Bantuan Masker jika Ada TKI dari Gunungkidul di Hong Kong

Jogja | Rabu, 12 Februari 2020 | 13:59 WIB

Hadapi Virus Corona Covid-19, Singapura dan Malaysia Sepakat Kerja Sama

Hadapi Virus Corona Covid-19, Singapura dan Malaysia Sepakat Kerja Sama

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 13:33 WIB

Kapal Dikarantina karena Corona, Penumpang: Awalnya Seperti Dikurung

Kapal Dikarantina karena Corona, Penumpang: Awalnya Seperti Dikurung

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 14:38 WIB

Pakar UGM: Wabah Virus Corona Wuhan Peluang Mandiri Bawang Putih

Pakar UGM: Wabah Virus Corona Wuhan Peluang Mandiri Bawang Putih

Jogja | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:28 WIB

Biar Semangat, Staf Medis di Wuhan Ajak Pasien Virus Corona Joget Bersama

Biar Semangat, Staf Medis di Wuhan Ajak Pasien Virus Corona Joget Bersama

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:04 WIB

Terkini

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB