Apresiasi Tim Evakuasi WNI di Wuhan, Menlu: 2 Februari Selalu Saya Kenang

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Selasa, 18 Februari 2020 | 22:15 WIB
Apresiasi Tim Evakuasi WNI di Wuhan, Menlu: 2 Februari Selalu Saya Kenang
Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi di DPR RI. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tim yang terlibat dalam proses evakuasi 238 WNI dari Wuhan, Hubei, China—episentrum virus corona COVID-19—pada awal bulan Februari 2020 kemarin. Khususnya 42 orang yang menjemput langsung ke Wuhan.

Menlu Retno mengatakan, proses evakuasi yang diemban oleh Kemenlu, Kemenkes, TNI, dan maskapai penerbangan Batik Air sudah berjalan dengan lancar meski dalam waktu yang singkat.

Retno juga tak lupa mengapresiasi masyarakat Natuna, Kepulauan Riau yang telah membuka pintu bagi tim dan 238 WNI untuk diobservasi selama 14 hari.

"Ucapan terima kasih juga secara khusus saya sampaikan kepada masyarakat di Natuna yang menerima saudara kita selama observasi 14 hari," kata Retno di Kantin Diplomasi, Kemenlu, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Perwakilan tim Aju KBRI Beijing yang mengawal WNI di Wuhan, Arianto Surojo juga mengapresiasi seluruh kinerja tim evakuasi yang sudah bekerja maksimal.

"Tanggal 2-2-2020 akan menjadi tanggal yang selamanya kami kenang dalam pengabdian kami sebagai pelayan publik," ujar Arianto.

Dalam kesempatan ini, hadir lima perwakilan tim evakuasi dan tim aju, di antaranya Arianto Surojo (KBRI Beijing); Kol Pas Dodi Irawan (Koopsus TNI); Capt Destyo Usodo (Batik Air); Budy Sylvana (Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan); dan, Tony Wibawa (Direktorat Pelindungan WNI, Kementerian Luar Negeri).

Sebelumnya, 42 anggota tim evakuasi yang terdiri dari unsur Kemlu, Kemenkes, TNI, dan Batik Air berangkat ke Wuhan pada 1 Februari 2020 untuk memfasilitasi pemulangan 237 WNI dan 1 WNA (suami WNI) dari provinsi Hubei, China.

Sesuai protokol kesehatan, seluruh tim aju dan tim evakuasi telah mengikuti observasi dan dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan sehingga sudah bisa dipulangkan ke rumah masing-masing pada Sabtu pekan lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Menlu Retno Tak Tidur 2 Malam saat Evakuasi WNI di Wuhan

Cerita Menlu Retno Tak Tidur 2 Malam saat Evakuasi WNI di Wuhan

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:31 WIB

Cerita Pilot yang Evakuasi WNI di Wuhan: Kertas Bertulis Ayo Mulih Rek!

Cerita Pilot yang Evakuasi WNI di Wuhan: Kertas Bertulis Ayo Mulih Rek!

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 17:19 WIB

Pesawat Batik Air Penyelamat WNI dari Wuhan Kembali Terbang Komersil

Pesawat Batik Air Penyelamat WNI dari Wuhan Kembali Terbang Komersil

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 16:15 WIB

Suasana Haru Kegembiraan WNI Eks Wuhan Pulang dari Natuna

Suasana Haru Kegembiraan WNI Eks Wuhan Pulang dari Natuna

Video | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:54 WIB

Menkes Klaim Terbuka ke Media, WNI dari Natuna: Dilarang Ngomong Atasan

Menkes Klaim Terbuka ke Media, WNI dari Natuna: Dilarang Ngomong Atasan

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:38 WIB

Pesan Anang saat Anaknya Terjebak di Wuhan: Banyak Ibadah, Tenang Saja

Pesan Anang saat Anaknya Terjebak di Wuhan: Banyak Ibadah, Tenang Saja

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:00 WIB

21 WNI Pulang Dari China, Kemenkes Minta Pemda Ikut Pantau Kesehatan

21 WNI Pulang Dari China, Kemenkes Minta Pemda Ikut Pantau Kesehatan

News | Senin, 10 Februari 2020 | 18:46 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×