Lontarkan Cuitan Rasis, Chef Hotel Bintang 5 Akui Ludahi Makanan Konsumen

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Kamis, 27 Februari 2020 | 11:16 WIB
Lontarkan Cuitan Rasis, Chef Hotel Bintang 5 Akui Ludahi Makanan Konsumen
Ilustrasi koki menyajikan daging. (Pixabay/Rickbella)

Suara.com - Seorang chef hotel terkenal di Pahang, Malaysia dicap rasis setelah tepergok meludahi hidangan makanan yang dipesan oleh seluruh turis China.

Mengalihbahasakan dari World of Buzz, Kamis (27/2/2020), bahkan parahnya lagi, dia mengklaim perilaku tersebut merupakan bagian terbaik dari pekerjaannya.

Chef yang memiliki akun jejaring sosial Twitter @ABCDEpul, mengunggah cuitan yang memantik amarah. Kicauan itu dilontarkan pada 20 Februari 2020.

"Pekerjaanku sungguh menyita banyak waktunya. Tapi, bagian terbaik dari pekerjaanku adalah aku bisa meludahi makanan orang-orang China," cuit chef tersebut seperti dikutip Suara.com.

Warganet syok melihat cara chef tersebut yang terbuka mengumbar perilaku rasisnya kepada konsumen. Bahkan, seorang warganet menemukan daftar pesanan yang sempat diunggah oleh chef itu.

Dalam foto tersebut, ada satu pesanan yang dilabeli oleh si chef dengan diksi 'China', yang dinilai membutuhkan rasa khusus untuk hidangan tersebut.

Meski cuitan itu sudah dihapus, warganet tetap melaporkan aksi si chef ke tempatnya bekerja dan meminta hotel tersebut untuk menyelidiki.

Ketika unggahan itu viral, pihal hotel menyelidiki aksi si chef dan memberikan pernyataan ke publik. Isinya: chef rasis tersebut dipecat dari jajaran juru masak.

"Pada hari Selasa, 25 Februari, kami sangat sedih mengetahui bahwa salah satu karyawan kami telah memposting kebencian rasial di media sosialnya," tulis pihak hotel.

Tampaknya, ini bukan pertama kalinya koki itu membuat pernyataan rasis terhadap turis-turis China. Pihak berwenang menemukan cuitan dan unggahan diskriminatif dari si chef sejak Desember tahun lalu!

Dia bahkan berkicau pada 24 Februari. Dia mengatakan, “Jangan biarkan orang China memimpin kita. Mereka semua bodoh. Mereka semua makan daging babi. Apakah Anda ingin makan daging babi?"

Dalam pernyataan hotel, chef juga mengakui membuat pernyataan pribadi namun bernada fitnah di media sosialnya tanpa pemikiran yang dalam dan rasional.

Mereka menambahkan manajemen menangani kasus ini dengan sangat serius dan akan mulai menegakkan prosedur berikut untuk mencegah kasus di masa depan seperti ini terjadi lagi:

“Prosedur berikut telah diperkuat untuk menghindari kejadian seperti itu: pemecatan segera karyawan dari pekerjaan, pelanggaran yang tercatat dan profil untuk pengecekan referensi pemberi kerja di masa depan, pengawasan CCTV dan dukungan rekan kerja untuk pelapor dan penerapan ketat Standar dan Peraturan Keamanan Pangan di Malaysia.”

Berdasarkan profil di akun Twitter tersebut, lelaki ini diketahui merupakan junior chef di Hugo's In The Sky, restoran di hotel bintang 5, yakni Grand Ion Delemen Hotel, Genting Highlands, Malaysia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Mulai Khawatir Dampak COVID-19 pada Produksinya

Toyota Mulai Khawatir Dampak COVID-19 pada Produksinya

Otomotif | Kamis, 27 Februari 2020 | 11:00 WIB

Klaim Ada 24.400 Masjid di Xinjiang, China: Lebih Banyak dari Amerika

Klaim Ada 24.400 Masjid di Xinjiang, China: Lebih Banyak dari Amerika

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 06:50 WIB

Tak Terima Anak Disetrap, Orangtua Murid Suruh Ustazah Merangkak

Tak Terima Anak Disetrap, Orangtua Murid Suruh Ustazah Merangkak

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 15:51 WIB

Meski Marak Virus Corona, Permintaan iPad Melonjak

Meski Marak Virus Corona, Permintaan iPad Melonjak

Tekno | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:57 WIB

Umat Muslim China Sumbang Rp 185 Miliar untuk Tanggulangi Virus Corona

Umat Muslim China Sumbang Rp 185 Miliar untuk Tanggulangi Virus Corona

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 07:22 WIB

Politik Malaysia Memanas, Aktivis dan Mahasiswa Turun ke Jalan

Politik Malaysia Memanas, Aktivis dan Mahasiswa Turun ke Jalan

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 04:55 WIB

Tak Bisa Pulang, 966 Turis China Ajukan Izin Tinggal Terpaksa di Bali

Tak Bisa Pulang, 966 Turis China Ajukan Izin Tinggal Terpaksa di Bali

Jatim | Rabu, 26 Februari 2020 | 06:10 WIB

Bupati Kepulauan Seribu Bujuk Warga, Pulau Sebaru Jadi Karantina Corona

Bupati Kepulauan Seribu Bujuk Warga, Pulau Sebaru Jadi Karantina Corona

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 14:42 WIB

Wali Kota di China Dipecat Gegara Masker untuk Cegah Corona

Wali Kota di China Dipecat Gegara Masker untuk Cegah Corona

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 11:08 WIB

Mahathir Mohamad Mundur dari Kursi PM Malaysia dan 4 Berita Lainnya

Mahathir Mohamad Mundur dari Kursi PM Malaysia dan 4 Berita Lainnya

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB