Amien Rais Minta Pemerintah Tak Sahkan Pengurus Baru, PAN: Terserah Menteri

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 27 Februari 2020 | 18:43 WIB
Amien Rais Minta Pemerintah Tak Sahkan Pengurus Baru, PAN: Terserah Menteri
Ketua DPP PAN Yandri Susanto. (Suara.com/Muhamad Yasir)

Suara.com - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta pemerintah menunda pengesahan kepengurusan baru partai yang saat ini berada di bawah Ketua Umum Zulkifli Hasan.

Menanggapi pernyataan Amien Rais, Politikus PAN Yandri Susanto menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Sebab, menurutnya keputusan disahkan atau tidaknya kepengurusan partai berlambang matahari tersebut bakal dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Ya itu kan wewenang Pak Yasonna," kata Yandri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Kamis (27/2/2020).

Dikemukakan Yandi, PAN sampai saat ini belum melaporkan susunan kepengurusan baru kepada Kemenkumham. Terkait waktunya, Yandri mengaku tidak mengetahui. Namun, Ia mengaku hanya diminta Zulkifli Hasan untuk menginventarisasi nama-nama kader yang pantas untuk mengisi jabatan di PAN.

Adapun batas waktu untuk menyerahkan susunan kepengurusan, kata Yandri, yakni 30 hari setelah pelaksanaan kongres atau paling lambat pada 13 Maret 2020.

"Ada 30 hari, jadi Bang Zul diberi waktu 30 hari. Tugas kita kan sudah selesai mengasihkan nama-nama kebutuhannya sekitar mungkin 50 orang tapi kita kasih slot yang kita serahkan ke Bang Zul kemarin itu ada 65 atau 68 orang gitu," ujar Yandri.

"Jadi biar saja dia yang menyeleksi kan, kita enggak terjangkau lagi. Siapa mau jadi apa? Di posisi mana? Saya enggak tahu. Kapan mau diantar, kapan ditandatangan saya juga gak tahu," sambungnya.

Sebelumnya, Amien Rais meminta pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM tidak mengesahkan terlebih dahulu kepenguruan baru PAN di bawah Ketua Umum Zulkifli Hasan usai menang kongres.

Hal itu disampaikan Amien melalui video yang diunggahnya di akun Instagram @amienraisofficial. Sebelumnya, Amien juga menilai ada kejanggalan dalam pelaksanaan kongres PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara.

baca juga

"Jadi karena itu, saya minta pemerintah yang berwenang jangan dulu mengesahkan hasil kongres nasional PAN yang demikian gawat. Maaf, memalukan, membuat aib demokrasi. Maaf, maaf, maaf," ujar Amien seperti dikutip dari videonya, Kamis (27/2/2020).

Amien memiliki alasan mendasar, meminta agar pemerintah nantinya tidak mengesahkan kepengurusan PAN. Amien mengatakan, tidak ingin PAN menjadi partai ugal-ugalan lantaran proses pemilihan ketua umum melalui kongres yang ricuh.

"Saya pendiri utama PAN, dalam hati betul-betul menangis. Bagaimana PAN yang saya dirikan dengan teman-teman yang progresif dulu berakhir menjadi sebuah partai ugal-ugalan," kata Amien.

"Jadi ini saya betul marah ikhlas, saya tidak marah emosional, tapi harus diperbaiki. Dan karena itu, jangan disahkan dulu karena segera kami ada tim yang sudah memberi tahu saya membawa sebuah bukti yang cukup lengkap bagaimana yang sesungguhnya terjadi apa yang terjadi pada kongres Kendari yang kelima itu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais: Pemerintah Jangan Sahkan Pengurus PAN Hasil Kongres Teroris

Amien Rais: Pemerintah Jangan Sahkan Pengurus PAN Hasil Kongres Teroris

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 14:25 WIB

Kongres PAN Ricuh, Amien Rais: Bikin Malu, Sajikan Demokrasi Jadi-jadian

Kongres PAN Ricuh, Amien Rais: Bikin Malu, Sajikan Demokrasi Jadi-jadian

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:38 WIB

Kongres PAN di Kendari Ricuh, Amien Rais: Partai Saya Buruk

Kongres PAN di Kendari Ricuh, Amien Rais: Partai Saya Buruk

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 11:44 WIB

PAN: Posisi Amien Rais Tertinggi, Tak Akan Tergantikan

PAN: Posisi Amien Rais Tertinggi, Tak Akan Tergantikan

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 18:52 WIB

Politisi PAN Lamar Anak Bupati, Maharnya Tanah 12,5 Hektare Penuh Nikel

Politisi PAN Lamar Anak Bupati, Maharnya Tanah 12,5 Hektare Penuh Nikel

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 16:48 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×