Batal Berangkat ke Arab, Menhub Akan Beri Ketenangan ke Calon Jamah Haji

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 27 Februari 2020 | 19:39 WIB
Batal Berangkat ke Arab, Menhub Akan Beri Ketenangan ke Calon Jamah Haji
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bakal menuju Bandara International Soekarno - Hatta dan untuk menemui ribuan calon jemaah umrah yang terlantar. Mereka kekinian tengah berada di Bandara Soetta karena tidak bisa melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah.

Hal ini menyusul sikap Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara ibadah umrah dan ziarah untuk seluruh negara, termasuk Indonesia.

"Saya akan ke bandara, tentu kita akan memberikan ketenangan kepada mereka," ujar Budi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Budi menuturkan, sejak pagi Kementerian Perhubungan sudah menyampaikan kepada pihak Angkasa Pura II dan pihak perusahaan penerbangan untuk menyampaikan bahwa penerbangan menuju Arab Saudi dibatalkan.

Karena itu dirinya akan menjelaskan secara langsung kepada para jemaah yang sudah terlanjur tiba di Bandara.

"Sejak pagi sebenarnya saya sudah menyampaikan pada AP II. Sudah menyampaikan pada airlines agar dari online menginformasikan agar jemaah itu menunda perjalanan ke bandara. Tetapi kan mereka sudah jalan, mereka ke sana (bandara)," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Seksi Indentifikasi dan Penanganan Masalah Umrah Kementerian Agama RI Ali Machzumi melaporkan setidaknya total ada 2.733 calon jemaah umrah gagal berangkat ke Arab Saudi.

Hal ini dikarenakan keputusan Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi yang menangguhkan penerbangan ke wilayahnya lantaran perkembangan kasus penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

"Total ada 2.733 calon jemaah umrah yang tidak bisa berangkat pada hari ini, ini untuk di Cengkareng saja yah," kata Ali kepada Suara.com di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten.

baca juga

Sedangkan untuk seluruh Indonesia kata dia, sekitar empat ribuan jemaah. Diantaranya dari Jakarta, Makassar, Surabaya, Bandung, Palembang dan Yogyakarta.

Sementara yang sudah berhasil terbang dari penerbangan pagi hari ini ada sekitar 1.165 jemaah umrah, tapi dia tak bisa memastikan apakah jemaah yang sudah terbang tersebut berhasil mendarat atau tidak.

"Yang dari Cengkareng saja ini, tapi dia belum jelas karena tapi kemungkinan akan kembali lagi karena ada yang transit di Dubai, Malaysia macam-macam tadi," kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Umrah, Menhub: Alhamdulillah Calon Jemaah Paham Kondisi di Arab Saudi

Gagal Umrah, Menhub: Alhamdulillah Calon Jemaah Paham Kondisi di Arab Saudi

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2020 | 19:27 WIB

Arab Saudi Setop Umrah, Menlu Perintahkan Dubes di Timur Tengah Pantau WNI

Arab Saudi Setop Umrah, Menlu Perintahkan Dubes di Timur Tengah Pantau WNI

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 19:24 WIB

Sudah Sempat Dadah-dadah, Jamaah di Sleman Batal Umrah Karena Akses Ditutup

Sudah Sempat Dadah-dadah, Jamaah di Sleman Batal Umrah Karena Akses Ditutup

Jogja | Kamis, 27 Februari 2020 | 18:34 WIB

Ini 4 Sikap Pemerintah Indonesia Setelah Arab Saudi Setop Sementara Umrah

Ini 4 Sikap Pemerintah Indonesia Setelah Arab Saudi Setop Sementara Umrah

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 18:21 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×