Hasil Tes Negatif Masih Mungkin Kena Corona, Dokter Ini Beri Penjelasannya

Dany Garjito, Fita Nofiana

Minggu, 01 Maret 2020 | 07:15 WIB
Hasil Tes Negatif Masih Mungkin Kena Corona, Dokter Ini Beri Penjelasannya
Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona hingga Sabtu (29/2/2020) masih belum terdeteksi positif di Indonesia. Tapi jangan senang dulu, ternyata hasil tes negatif disebut belum menutup kemungkinan tetap terjangkit virus corona lho!

Ungkapan tersebut dinyatakan oleh dr. Shela Putri Sundawa melalui cuitan di akun twitternya.

"Terjangkit Corona tapi hasil tesnya negatif? Mungkin aja. Why?" tulis dia. 

Dikutip dari cuitan dr. Shela Putri Sundawa, berikut alasannya:

1. Kualitas sampel yang diambil kurang

2. Pengiriman sampel terlalu lama sehingga rusak

3. Waktu pengambilan sampel saat kadar virus masih sedikit

4. Alat pemeriksaan yang digunakan defek

5. Kadar virus di bawah batas kemampuan deteksi alat

baca juga

Menurut Shela, deteksi virus corona bisa saja menampilkan false negative. Hal ini yang membuat CDC Amerika melakukan 2 kali pemeriksaan dengan rentang waktu lebih dari 24 jam.

"False negative atau negatif palsu adalah hasil tes yang negatif padahal sebenarnya penyakitnya ada. Ini biasa banget di kedokteran karena tidak ada alat di dunia ini yang bisa mendeteksi penyakit dengan benar 100%," tambahnya.

Shela kembali menegaskan, bahwa dalam dunia kedokteran tidak ada hal yang bisa diyakini 100 persen.

"Dalam dunia kedokteran, tidak ada hal yg bisa kita yakini 100%, karena kita selalu menggunakan probabilitas. Diagnosis penyakitpun selalu ada alternatifnya yang kita sebut sebagai diagnosis banding. Jadi kalau dia terduga Corona di awal dan di akhir didiagnosis bukan Corona ya bisa aja. Sebaliknya juga bisa," kata dia.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ragu

Sementara itu Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Erlina Burhan menyatakan keraguannya pada bahan yang dikirimkan untuk pengetesan infeksi corona.

Pada sebuah talkshow di TvOne, ia menyatakan: Kalau mengumumkan negatif dari laboratorium saya percaya karena alatnya terakreditasi kitnya dari WHO, tapi pertanyaannya apa iya betul di Indonesia ini tidak ada yang positif?"

"Ini saya berpikir, kalau negatif memang negatif tapi kita harus telusuri sampai ke hulu apakah memang samplenya diambil dengan dengan benar, sesuai" tambahnya.

Erlina juga menyatakan, bahwa hanya ada satu laboratorium terpusat di Indonesia untuk mengecek corona.

"Dari seluruh Indonesia kan mengirim, nah apakah transportasinya juga sudah sesuai SOP, kalau tidak sesuai medianya juga kemungkinan (sample) jadi negatif," tuturnya.

Kata Erlina, sampai Jumat (28/2/2020), Indonesia baru mengecek tidak lebih dari 200 sample.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Soal 6 Kota Zona Kuning Corona: Itu Hoaks!

Kemenkes Soal 6 Kota Zona Kuning Corona: Itu Hoaks!

Health | Sabtu, 29 Februari 2020 | 18:23 WIB

Heboh Virus Corona, Tiket Pesawat Dalam Negeri Kasih Promo Menarik

Heboh Virus Corona, Tiket Pesawat Dalam Negeri Kasih Promo Menarik

Lifestyle | Sabtu, 29 Februari 2020 | 18:12 WIB

Dubes Indonesia Beberkan Cara Pemerintah Korea Selatan Tangani Corona

Dubes Indonesia Beberkan Cara Pemerintah Korea Selatan Tangani Corona

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 18:29 WIB

Kenapa Bagi Pemerintah Indonesia Virus Corona soal Ekonomi Melulu?

Kenapa Bagi Pemerintah Indonesia Virus Corona soal Ekonomi Melulu?

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 17:30 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×