Wabah Corona, Buruh China Kereta Api Cepat Tak Boleh Balik ke Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 02 Maret 2020 | 13:34 WIB
Wabah Corona, Buruh China Kereta Api Cepat Tak Boleh Balik ke Indonesia
Miniatur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika akan mengevaluasi terlebih dahulu dampak akibat masuknya wabah virus corona ke Indonesia. Tumiyana berharap bahwa wabah virus corona yang baru pertama kali masuk ke Indonesia itu tidak menimbulkan dampak apa pun.

"Nanti kita evaluasi dulu, dampaknya (corona) terhadap kinerja dan sebagainya akan kita evaluasi terlebih dahulu," ujar Direktur Utama Wika, Tumiyana dalam pernyataan pers, Senin (2/3/2020).

"Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya usai menghadiri evaluasi di Kementerian BUMN.

Terkait kondisi pekerja China yang terlibat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Dirut Wika itu mengungkapkan bahwa prosedur aturan yang diberlakukan oleh pemerintah Indonesia kepada mereka sudah sangat ketat.

"Tidak boleh, para tenaga kerja China yang sudah keluar tidak boleh masuk dulu, sebaliknya yang sudah di Indonesia tidak boleh keluar," kata Tumiyana.

Menurut dia, kebijakan tersebut berasal dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan temuan kasus infeksi virus corona pertama di Indonesia pada Senin (2/3/2020).

Di Istana Merdeka Jakarta, Presiden menjelaskan bahwa virus corona baru didapati menyerang seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun yang tinggal di wilayah Indonesia.

Menurut Presiden Jokowi, minggu yang lalu terdapat informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona.

baca juga

Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa dan bertemu dengan siapa saja. Setelah ditemukan, ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Merebak, Buruh China Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Tak Kembali

Corona Merebak, Buruh China Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Tak Kembali

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 12:50 WIB

Dihentikan, Tapi Proyek Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Masih Berjalan

Dihentikan, Tapi Proyek Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Masih Berjalan

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 12:19 WIB

Proyek Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Dihentikan Sementara

Proyek Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung Dihentikan Sementara

Jabar | Sabtu, 29 Februari 2020 | 13:38 WIB

Jalanan Dekat Proyek Kereta Api Cepat di Bekasi Ambles!

Jalanan Dekat Proyek Kereta Api Cepat di Bekasi Ambles!

Jabar | Kamis, 02 Januari 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×