Kasus Corona Diprediksi Meningkat, Pemerintah Berharap Bisa Diatasi April

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2020 | 19:46 WIB
Kasus Corona Diprediksi Meningkat, Pemerintah Berharap Bisa Diatasi April
Juru Bicara untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memprediksi jika jumlah pasien positif virus corona akan bertambah. Alasanya, hal tersebut lazim terjadi di negara yang berada di fase awal penyebaran corona seperti Indonesia.

Hingga Rabu (18/3/2020) siang kasus positif corona mengalami peningkatan sebanyak 55 kasus. Artinya, sudah 227 orang dinyatakan positif mengidap virus mematikan asal China.

"Perkembangan secara keseluruhan memang pada saat ini sedang akselerasi untuk semakin naik jumlah penderita. Ini kami maklumi dan ini juga menjadi gambaran yang lazim di beberapa negara lain terkait fase-fase awal dari munculnya kasus COVID ini," kata Yurianto dalam keterangan pers di Youtube BNPB, Rabu (18/3/2020).

Yurianto berharap waktu peningkatan kasus positif corona tidak panjang. Dia memprediksi, pada April 2020 kasus positif corona dapat diatasi.

"Kami akan mendapatkan gambaran semakin naik dan pada saatnya nanti kami prediksikan mudah-mudahan tidak terjadi terlalu panjang," kata dia.

"Kami berharap pada setelah dilaksanakan kegiatan bersama masyarakat diharapkan pada bulan April, kami sudah mulai bisa melihat hasilnya dan kami berharap bahwa ini akan sudah mulai terkendali," Yurianto menambahkan.

Sebelumnya, sebanyak 227 orang di Indonesia dinyatakan positif mengidap virus corona. Artinya, ada tambahan sebanyak 55 kasus. Kasus tersebut ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Misalnya, di wilayah Banten ditemukan 4 kasus positif, di DKI Jakarta 30 kasus positif, Jawa Barat 12 kasus positif, Jogjakarta satu kasus positif, Jawa Tengah 2 kasus positif, Sumatera Utara 1 kasus positif, Lampung 1 kasus positif, Riau 1 kasus positif dan Kalimantan Timur 1 kasus positif. Dua kasus positif lainnya berasal dari pengecekan yang dilakukan pemerintah pusat.

Sedangkan, sebanyak 11 pasien dinyatakan sembuh dan negatif dari virus corona. Kekinian, mereka dinyatakan bisa pulang dari rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat Cianjur Pelesiran ke Eropa, Tompi: Yang Begini Diisolasi Duluan

Pejabat Cianjur Pelesiran ke Eropa, Tompi: Yang Begini Diisolasi Duluan

Jabar | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:33 WIB

Kondisi Yunan Helmi Membaik, Ainul: Belum Positif Corona, Curiga DBD

Kondisi Yunan Helmi Membaik, Ainul: Belum Positif Corona, Curiga DBD

Bola | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:22 WIB

Demi Bisa Medical Check Up, Pria Ini Berbohong Terinfeksi Corona Covid-19

Demi Bisa Medical Check Up, Pria Ini Berbohong Terinfeksi Corona Covid-19

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:30 WIB

Imbas Corona, Pemakaman DItutup dan Tak Boleh Dikunjungi Sampai 30 Maret

Imbas Corona, Pemakaman DItutup dan Tak Boleh Dikunjungi Sampai 30 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:21 WIB

Terkini

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB