RI Jadi Negara dengan Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi, Ini Alasannya

Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:06 WIB
RI Jadi Negara dengan Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi, Ini Alasannya
Ruang isolasi virus corona. (Antara)

"Para diplomat percaya, pembatasan perjalanan ke Singapura bertujuan untuk mengurangi ancaman infeksi gelombang kedua. Tindakan ini dipilih karena meningkatnya kasus virus corona di antara orang Indonesia yang datang dari pulau kepulauan terdekat, Batam" tambah John.

Tak ayal, pemerintah Indonesia dianggap lamban mengambil tindakan. Apalagi Jokowi mengingatkan kebijakan lockdown hanya boleh diambil pemerintah pusat.

"Presiden menolak lockdown sebagian wilayah Jakarya dan Jawa Barat meski ada desakan dari Anies Baswedan yang terlihat memberlakukan keamanan lebih ketat" imbuh John.

John mengatakan para kritikus khawatir Jokowi lebih mementingkan perekonomian dibandingkan melakukan hal lebih untuk menunjang kesehatan warga Indonesia. Padahal kekinian dalam kondisi darurat besar-besaran akibat virus corona.

3. Jokowi Pertahankan Menkes Terawan

Belakangan muncul seruan dari publik supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto karena diniai gagal menangani pandemi virus corona secara serius.

John menyebut, kebijakan ini menjadi persoalan besar. Apalagi tersiar isu, kepala Satuan Tugas Covid-19 Letnan Doni Monarno mengeluh terhadap sikap Terawan saat menghadapi krisis akibat virus corona. Namun John mengutip ungkapan seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan jelas namanya.

"Dalam budaya politik Jawa, ia (Terawan) hanya akan dipindahkan setelah krisis berakhir," kata John.

4. Seruan Sosial Distancing Belum Maksimal

Upaya pencengahan penularan virus corona yang dicetuskan Jokowi melalui social distancing dianggap John belum maksimal. Kampanye tersebut masih dilanggar banyak orang.

Baca Juga: Saf Salat Jumat di Tajurhalang Bogor Berdempetan, Risiko Tertular Corona

"Untuk pembicaraannya soal social distancing, pesannya (Jokowi) tidak selalu berhasil," tukasnya.

Hal ini berkaca pada terjadinya aksi massa yang menuntut RUU Omnibus law pada 15 Maret. Sebanyak 1.000 pekerja turut dalam aksi tersebut, ini menandakan bahwa social distancing belum terlaksana dalam kerumunan.

Selain itu, kegagalan social distancing terlihat saat Ijtima Dunia 2o20 yang diikuti oleh 8.000 umat muslim dari 34 negara di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Meski pada akhirnya acara tersebut ditunda, tampak bahwa warga masih abai dengancial  seruan jaga jarak yang dimaksud.

"ejabat lokal berusaha memahami acara tersebut dijadwalkan dua minggu setelah pertemuan di Kuala Lumpur. Di mana dalam acara itu, terkonfirmasi setengah dari 800 kasus positif corona di Indonesia", kata John.

5. Alat Medis Terbatas

Faktor lain yang menyebabkan rasio kematian akibat Covid-19 meningkat yakni ketersediaan alat medis yang masih terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI