Penanganan Corona Diserahkan ke Daerah, Jansen: Tangani DBD Saja Tak Mampu

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 21 Maret 2020 | 21:16 WIB
Penanganan Corona Diserahkan ke Daerah, Jansen: Tangani DBD Saja Tak Mampu
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang menyerahkan penanganan virus corona kepada masing-masing daerah.

Ia mempertanyakan nasib daerah di luar Pulau Jawa yang minim fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp. Menurutnya, kebijakan tersebut hanya efektif diberlakukan di Pulau Jawa saja.

"Soal penanganan corona diserahkan ke daerah untuk Jawa dan Jakarta mungkin siap. Tapi ratusan kabupaten lain di luar Jawa?" kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Sabtu (21/3/2020).

Jansen menyebut beberapa daerah di Indonesia bahkan masih belum sanggup menangani penyakit demam berdarah. Apalagi diberikan beban harus menangani virus corona.

Tak hanya itu, fasilitas kesehatan di luar Pulau Jawa juga masih sangat minim. Hal ini dapat menyebabkan pasien-pasien terinfeksi tidak dapat ditangani dengan baik.

"Jangankan corona, menangani demam berdarah saja kadang tak mampu," ungkap Jansen.

Jansen meminta pemerintah pusat menyerahkan penanganan corona di ibu kota dan daerah-daerah Pulau Jawa kepada masing-masing pemimpin daerah.

Saat ini, pemerintah pusat harus fokus mempersiapkan daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

Sebab, warga yang khawatir dengan virus tersebut bukan hanya warga yang tinggal di Pulau Jawa saja. Warga di pulau-pulau lainnya juga dilanda ketakutan.

"Lebih baik sekarang pemerintah pusat fokus siapkan daerah-daerah luar Jawa yang lebih rawan jika corona masuk. DKI, Jabar dan lain-lain lepas saja sambil terus dibantu," tuturnya.

Cuitan Jansen Sitindaon (Twitter/jansen_jsp)
Cuitan Jansen Sitindaon (Twitter/jansen_jsp)

Untuk diketahui, merujuk pada Worldometer per Sabtu sore jumlah kasus virus corona di dunia telah mencapai 278.557 kasus.

Adapun pasien yang meninggal akibat virus tersebut mencapai 11.554 jiwa dan ada 92.906 orang dinyatakan sembuh.

Untuk kasus di Indonesia, tercatat sudah ada 450 kasus positif virus corona. Ada penambahan 81 kasus baru dari hari sebelumnya yakni hanya sebesar 369 kasus.

Jumlah korban meninggal akibat virus tersebut juga mengalami peningkatan menjadi 38 kasus. Dilaporkan ada sebanyak 20 orang dinyatakan sembuh dari infeksi virus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Pasien Corona Jogja, Hari Ini Positif Bertambah Satu

Update Pasien Corona Jogja, Hari Ini Positif Bertambah Satu

Jogja | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:21 WIB

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Jangan Salah Kaprah, Anak Muda Juga Bisa Kena Corona Meski Tak Bergejala

Health | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:13 WIB

Pemerintah Siapkan 12 Juta Masker, Mulai Hari Minggu Besok Disebar

Pemerintah Siapkan 12 Juta Masker, Mulai Hari Minggu Besok Disebar

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:07 WIB

Membeludak, Penelepon Hotline 119 Virus Corona Capai 11.421 Orang

Membeludak, Penelepon Hotline 119 Virus Corona Capai 11.421 Orang

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 17:55 WIB

Ingin Mobil Militer Angkut Jasad Korban COVID-19? Jangan Covidiot!

Ingin Mobil Militer Angkut Jasad Korban COVID-19? Jangan Covidiot!

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:00 WIB

Kabar Baik! Ini 20 Berita Membahagiakan di Tengah Pandemi Virus Corona

Kabar Baik! Ini 20 Berita Membahagiakan di Tengah Pandemi Virus Corona

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:35 WIB

Terkini

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB