KTT G20 Soal Corona, Menlu: Para Kepala Negara Komitmen Lindungi Manusia

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 27 Maret 2020 | 06:18 WIB
KTT G20 Soal Corona, Menlu: Para Kepala Negara Komitmen Lindungi Manusia
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 melalui video converence atau secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020) malam. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, KTT Luar Biasa diikuti sebanyak 20 negara anggota G20, 7 negara undangan, 9 organisasi internasional, dan 2 organisasi regional.

"Presiden Jokowi baru saja berpastisipasi KTT G20 yang membahas isu Covid-19. Pertemuan dimulai pukul 19.00 dan baru saja berakhir. KTT G20 tak hanya dihadiri anggota G20 tetapi juga oleh organisasi internasional, misalnya WHO, PBB, IMF, dan WB. Serta beberapa negara lain yang diundang," ujar Retno dalam Video Conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020) malam.

Retno menuturkan alasan digelarnya KTT Luar Biasa G20 secara virtual, karena sebagai bukti bahwa para pemimpin negara tergabung dalam G20 serius menangani pandemi corona atau Covid-19.

"Tentunya ini merupakan bukti dari leadership G20 dalam menangani krisis yang terjadi saat ini," ucap dia.

Retno menyebut ada beberapa pesan yang didapat dalam KTT Luar biasa bahwa pandemi corona saling memiliki keterkaitan antara negara G20. Sebab, virus corona tidak mengenal batas negara.

"Bahwa pandemi mengingatkan kita mengenai saling keterkaitan dan juga vulnerability kita. Kita tahu bahwa virus ini tak mengenal batas negara. Kita tahu bahwa virus ini tak mengenal batas negara," katanya.

Karena itu kata Retno perlunya kerjasama antara G20 menghadapi virus corona.

"Oleh karena itu untuk melawan virus ini, maka harus dilakukan kerja sama secara bersama, terkoordinasi, dan bersinergi. Oleh karena itu sense of solidarity tampak muncul dari semua statement oleh para leaders," ucap Retno.

Tak hanya itu, Retno mengatakan dari pernyataan para kepala negara dalam pertemuan tersebut juga menyatakan komitmen untuk melindungi manusia dan menjaga stabilitas keuangan. Kemudian juga meminimalkan disrupsi terhadap perdagangan dan global supply chain.

"Kita melihat komitmen tinggi dari para kepala negara, kepala perwakilan untuk melindungi hidup dan melindungi manusia, karena ini menyangkut isu kesehatan. Dan mengembalikan dan menjaga stabilitas keuangan dan mengembalikan pertumbuhan. Ini ranah ekonomi, termasuk dalam statement tadi kepala negara sampaikan untuk meminimalkan disrupsi terhadap perdagangan dan global supply chain," kata dia.

Lebih lanjut, beberapa kepala negara kata Retno juga menyampaikan pentingnya memberikan perhatian kepada negara berkembang. Hal tersebut juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB dalam KTT Luar Biasa virtual.

"Termasuk Sekjen PBB juga secara khusus sampaikan itu. Karena negara berkembang memiliki kapasitas yang berbeda, tak sama dengan negara berkembang dalam tangani isu covid19. Sekali lagi koordinasi, sinergi, solidaritas, dan soliditas menjadi ruh dalam pertemuan KTT Khusus G20 Covid-19 ini," imbuh Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenko Marves Bantu Datangkan 40 Ton Alkes untuk Penanganan Covid-19

Kemenko Marves Bantu Datangkan 40 Ton Alkes untuk Penanganan Covid-19

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 06:09 WIB

Pulang Merantau dari Bali, Satu Warga Rembang Positif Corona

Pulang Merantau dari Bali, Satu Warga Rembang Positif Corona

Jawa Tengah | Jum'at, 27 Maret 2020 | 04:53 WIB

Jokowi dan Pemimpin Negara G20 Fokus Selamatkan Nyawa Manusia dari Corona

Jokowi dan Pemimpin Negara G20 Fokus Selamatkan Nyawa Manusia dari Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 23:58 WIB

Dalam Sehari, 231 Orang Meninggal karena Virus Corona Covid-19 di Prancis

Dalam Sehari, 231 Orang Meninggal karena Virus Corona Covid-19 di Prancis

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 02:05 WIB

Jokowi di KTT G20: Kuatkan Kerja Sama Melawan COVID-19

Jokowi di KTT G20: Kuatkan Kerja Sama Melawan COVID-19

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 05:05 WIB

Yuri: Boleh Mudik Lebaran saat Wabah Corona, Asal...

Yuri: Boleh Mudik Lebaran saat Wabah Corona, Asal...

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 03:10 WIB

Satu Warganya Terinfeksi, Padang Langsung KLB Virus Corona

Satu Warganya Terinfeksi, Padang Langsung KLB Virus Corona

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 01:05 WIB

Terkini

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:41 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB