Negara Ini Tak Khawatir Wabah Corona, Warga Bebas Nonton Bola dan Teater

Bangun Santoso

Minggu, 29 Maret 2020 | 10:37 WIB
Negara Ini Tak Khawatir Wabah Corona, Warga Bebas Nonton Bola dan Teater
Ratusan suporter salah satu tim sepak bola di Belarusia tetap asyik menonton di tengah wabah virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Kawasan Eropa sudah dinyatakan sebagai pusat wabah virus corona, namun ada satu negara di benua ini yang tidak terlalu khawatir dengan penyebaran penyakit tersebut.

Berbeda dengan pemerintah sejumlah negara, pihak berwenang di Belarus tidak menerapkan karantina wilayah.

Jangankan karantina wilayah, pemerintah juga tidak secara khusus meminta warga untuk saling jaga jarak.

Padahal negara tetangga mereka – Rusia dan Ukraina, misalnya – mengambil tindakan drastis.

Ukraina sudah menyiapkan keadaan darurat sementara Rusia menutup semua sekolah.

Di Rusia, semua kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah banyak dibatalkan. Demikian juga dengan penerbangan.

Di Belarus, kehidupan berjalan seperti biasa. Warga ke tempat kerja dan tentu saja tidak ada orang-orang yang panik membeli barang kebutuhan dalam jumlah banyak. Selain itu, pemerintah tidak menutup perbatasan.

Jangan Panik

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. (Foto: AFP)
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. (Foto: AFP)

Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, mengatakan negaranya tidak perlu mengambil langkah-langkah khusus menghadapi atau mengantisipasi wabah virus corona.

baca juga

“Hal seperti ini pasti terjadi. Yang penting adalah jangan panik,” katanya saat memberikan keterangan hari Selasa (24/03) saat menerima duta besar China di ibu kota Minsk.

Bioskop, teater dan kegiatan-kegiatan yang dihadiri banyak orang masih berjalan seperti biasa.

Belarus adalah satu dari sedikit negara di dunia yang tidak membatalkan kalender kompetisi sepak bola.

Turnamen masih berjalan dan disiarkan secara langsung ke negara tetangga, Rusia.

Virus Corona ‘Bisa Disembuhkan dengan Traktor’

Ilustrasi traktor. (Foto: AFP)
Ilustrasi traktor. (Foto: AFP)

President Lukashenko pernah menyatakan bahwa “traktor bisa menyembuhkan orang-orang yang terinfeksi virus corona”.

Sudah barang tentu, komentar ini memicu perdebatan secara meluas bahkan menjadi bahan olok-olok di media sosial.

Namun yang dimaksud oleh presiden adalah, dengan bekerja di ladang pertanian, maka badan menjadi bugar.

Dalam keadaan bugar, orang menjadi lebih kuat ketika terserang virus.

Presiden juga pernah mengatakan meski dirinya bukan orang yang suka dengan minuman keras, ia akan mencoba untuk minum vodka agar bisa terhindar dari virus corona.

Meski pemerintah sepertinya santai, rakyat biasa, secara diam-diam, khawatir dengan wabah.

Mereka mengikuti perkembangan di luar negeri dan memburuknya situasi di banyak negara membuat mereka khawatir.

Di Minsk, sejumlah pelajar pura-pura sakit agar tidak kontak dengan murid-murid lain di ruang kelas yang penuh sesak.

Untuk mengatasi kekhawatiran semacam ini, perguruan tinggi memulai perkuliahan lebih siang, dengan begitu para mahasiswa tidak harus ke kampus pada jam sibuk di pagi hari.

Pantauan memperlihatkan bahwa kerumunan di Minsk tak sebesar beberapa waktu lalu.

Muncul juga kesadaran bahwa mereka yang berusia lanjut rentan terserang virus.

Namun kesadaran ini bukan berasal dari imbauan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Presiden Lukashenko mengatakan rakyat tidak perlu khawatir dengan penularan dari luar karena semua pendatang menjalani tes.

“Setiap hari antara dua hingga tiga orang positif terkena virus corona. Mereka semuanya menjalani karantina dan dipulangkan setelah satu setengah atau dua pekan,” kata Presiden Lukashenko.

Tangkap Penjahat yang Sebar 'Kepanikan’

Ilustrasi polisi tembak penjahat [shutterstock]
Ilustrasi polisi tembak penjahat [shutterstock]

Presiden Lukashenko menekankan bahwa cemas dan merasa seolah-seolah terkena penyakit adalah sesuatu yang berbahaya.

Ia mengeklaim kecemasan yang meluas “lebih berbahaya dari virus itu sendiri”.

Ia sudah memerintahkan badan intelijen untuk mencari dan menangkap orang-orang yang dituduh menyebarkan kepanikan dan kecemasan.

Sejauh ini, terdapat 86 kasus virus corona di Belarus sementara yang meninggal dua oran, meski pemerintah belum mengeluarkan konfirmasi bahwa keduanya memang meninggal akibat virus tersebut.

Dalam banyak hal, Belarus memang unik.

Belarus adalah satu-satunya negara di Eropa yang masih menerapkan hukuman mati.

Yang juga unik, Andrey Kim, pegiat oposisi yang biasanya sering mengecam pemerintah, kali ini satu suara dengan presiden.

Dalam tulisan di Facebook, Kim mengatakan setuju dengan kebijkana presiden karena “karantina wilayah hanya akan mematikan perekonomian Belarus”.

Ia menambahkan, banyak negara “mengambil kebijakan darurat dalam menghadapi pandemic virus corona, namun Belarus sudah mengambil langkah yang benar, dengan mendoakan agar semua rakyat sehat-sehat saja”.

“Saya sadar saya akan menerima cercaan dengan menulis pesan ini, namun saya tak bisa berdiam diri di tengah kegilaan yang sedang terjadi,” tulis Kim.

Yang ia maksud dengan kegilaan adalah tindakan-tindakan luar biasa yang diambil banyak negara dalam mengatasi wabah.

Ia berpandangan, justru dengan tidak meniru melakukan langkah-langkah tersebut, Belarus justru akan aman dari virus corona.

Sumber: BBC Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Bahayakan Keluarga, Pedro Rodriguez Enggan Mudik

Tak Mau Bahayakan Keluarga, Pedro Rodriguez Enggan Mudik

Bola | Minggu, 29 Maret 2020 | 10:29 WIB

Jerit Kaum Miskin India Saat Lockdown: Lapar akan Membunuh Kami Lebih Dulu

Jerit Kaum Miskin India Saat Lockdown: Lapar akan Membunuh Kami Lebih Dulu

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 09:54 WIB

Ramai Perusahaan 'Tutup' karena Corona, Pengusaha Ini Butuh 200 Penjahit

Ramai Perusahaan 'Tutup' karena Corona, Pengusaha Ini Butuh 200 Penjahit

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2020 | 09:12 WIB

Diungkap Lewat Video Pendek, Curhatan Driver Ojol Ini Bikin Haru

Diungkap Lewat Video Pendek, Curhatan Driver Ojol Ini Bikin Haru

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 09:09 WIB

Ganti Istilah Lockdown Jadi Isolasi Wilayah, Wali Kota Tegal Tutup 49 Jalan

Ganti Istilah Lockdown Jadi Isolasi Wilayah, Wali Kota Tegal Tutup 49 Jalan

Jawa Tengah | Minggu, 29 Maret 2020 | 09:01 WIB

4 Hak Rakyat Jika Pemerintah Terapkan Lockdown atau Karantina Wilayah

4 Hak Rakyat Jika Pemerintah Terapkan Lockdown atau Karantina Wilayah

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 10:19 WIB

Nekat Gelar Hajatan saat Pandemi Corona, Warga Ini Kena Damprat Polisi

Nekat Gelar Hajatan saat Pandemi Corona, Warga Ini Kena Damprat Polisi

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 10:09 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×