Wabah Corona Semakin Meluas, MUI Sarankan Total Lockdown

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 29 Maret 2020 | 21:34 WIB
Wabah Corona Semakin Meluas, MUI Sarankan Total Lockdown
Sekjen MUI Pusat Anwar Abbas saat ke kantor PP Muhammadiyah untuk melayat almarhum Yunahar Ilyas, Jumat (3/1/2020). [Uli Febriarni / Kontributor]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap dengan semakin menyebarnya Virus Corona atau Covid-19 pada situasi sekarang ini, sudah tak bisa lagi dianggap enteng. MUI menyarankan pemerintah untuk melakukan total lockdown.

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan, penyebaran Virus Corona sekarang ini membuat kehidupan ekonomi, sosial, keselamatan dan kesehatan bangsa sudah terkena dampaknya. Karena itu, pihaknya menyarankan lockdown nasional atau wilayah dengan waktu tertentu.

"Melakukan total lockdown di seluruh negeri dan atau local lockdown untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan pertimbangan dari para ahli," ujar Anwar dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com pada Minggu (29/3/2020).

Selain itu, MUI juga menyarankan agar pemerintah mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur untuk penanganan Corona. Upaya memutus rantai penularan virus ini diperkirakan akan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

"Melakukan realokasi terhadap seluruh dan atau sebagian anggaran infrastruktur yang ada sekarang ini untuk dipergunakan bagi kepentingan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona," jelasnya.

Selain itu, kesulitan ekonomi akan sangat terasa bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Karena itu, Anwar menyarankan agar pemerintah mengajak pengusaha untuk membantu.

"Memanggil para pengusaha besar dan mewajibkan mereka untuk memberikan bantuan bagi penanganan kasus corona dan mengatasi persoalan ekonomi yang dialami oleh masyarakat lapis bawah," jelasnya.

Ia juga meminta agar segala pihak mulai dari pimpinan partai politik hingga masyarakat mematuhi ketentuan pemerintah. Jika ada yang melanggar, maka harus ditindak secara tegas.

"Menindak dengan tegas siapa saja yang tidak mematuhi anjuran dan ketentuan dari pemerintah tentang lockdown ini."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciamis Lockdown! Terhitung Satu Bulan, Mulai Selasa 31 Maret

Ciamis Lockdown! Terhitung Satu Bulan, Mulai Selasa 31 Maret

Jabar | Minggu, 29 Maret 2020 | 21:27 WIB

Polisi Bekuk Pelaku Penyebar Video Hoaks Jalan Cipinang Melayu Lockdown

Polisi Bekuk Pelaku Penyebar Video Hoaks Jalan Cipinang Melayu Lockdown

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 21:04 WIB

Kota Bogor Siap Berlakukan Lockdown, Ini Rencana Skemanya

Kota Bogor Siap Berlakukan Lockdown, Ini Rencana Skemanya

Jabar | Minggu, 29 Maret 2020 | 20:56 WIB

Lockdown di Tegal, Pedagang Sayur: Kalau Tidak Ada Kompensasi Mau Gimana?

Lockdown di Tegal, Pedagang Sayur: Kalau Tidak Ada Kompensasi Mau Gimana?

Jawa Tengah | Minggu, 29 Maret 2020 | 18:10 WIB

Lockdown RT Hingga Kampung di Berbagai Daerah Indonesia

Lockdown RT Hingga Kampung di Berbagai Daerah Indonesia

Video | Minggu, 29 Maret 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×