Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengucapkan terima kasih kepada Awi, pemilik tempat makan. Pasalnya, dia telah dikirimkan makanan selama seminggu saat wabah virus corona Covid-19.
Sandi mengucapkan terima kasih itu melalui video call. Videonya lantas diunggah ke akun Instagram, @sandiuno, pada Sabtu (4/4/2020).
"Saya mau bilang terima kasih seminggu ini kita dikirimi makanan, ini makanannya ini, sotonya," kata Sandi sambil mengarahkan ponselnya ke makanan yang tersaji di meja makan.
Dalam sambungan video call kepada Sandi, pemilik rumah makan mengaku sempat tidak berjualan. Ia juga mengeluh harga bahan pokok melonjak selama bencana ini.
"Yang saya denger pasar yang biasa ngirim (bahan pokok) tutup. Otomatis yang di sini mengeluarkan stok yang ada, dia naikin harganya. Kita juga enggak mungkin nilai jual dinaikin," ucap Awi.
Sandi juga memuji bir pletok buatan Awi. Menurutnya, bir pletok juga baik untuk menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19.
Melalui unggahan itu, Sandi menjelaskan bahwa kebutuhan makanan di rumahnya dicukupi dari UMKM.
"Saya di rumah sepakat, kebutuhan rumah tangga seperti makanan disuplai langsung dari usaha-usaha kuliner dan diantarkannya menggunakan ojek online," katanya.
Hal tersebut dilakukan Sandi, karena dia melihat pelaku usaha UMKM, ojek online, pekerja harian merasakan dampak ekonomi yang signifikan imbas corona.

"Sejak diberlakukannya masa darurat wabah Virus Corona di Indonesia, dan masyarakat diimbau untuk di rumah saja, sebagian besar masyarakat Indonesia sangat merasakan dampak ekonominya, seperti pelaku usaha UMKM, ojek online, pekerja harian dan masih banyak lagi, di mana penghasilan mereka berkurang drastis," ujarnya.
Sandi berharap bencana ini dapat segera berlalu sehingga semua orang dapat beraktivitas secara normal.
Sejumlah warganet menulis komentar yang menarik di unggahan Sandiaga tersebut.
Misalnya, akun @hetohero_id menulis, "Enak ya jadi Pak Sandi dikirimi makanan terus, lah kita udah keliling juga gak dapat pada tutup. Semoga keadaan ini cepat berlalu amin amin. Sehat semua".
"Kayak kami yang bergerak di usaha kedai nasi. Terasa sekali pak. Turun omsetnya hampir 50 persen pak," tulis @yudha0402.
"Tindak lanjutin dong pak, nih udah gawat ini," tulis @dedi.andre.984.