7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 12 April 2020 | 20:07 WIB
7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas
Ilustrasi pistol/senjata api/senpi. (Shutterstock)

Baca selengkapnya

4. Ini Identitas 3 Polisi Tewas Akibat Bentrok Berdarah dengan TNI di Papua

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)

Tiga anggota Polri dilaporkan meninggal akibat luka tembak saat bentrok dengan TNI di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Minggu (12/4/2020) pagi. Awalnya, pihak kepolisian menyebut korban tewas ada dua orang.

Ketiga anggota Polres Mamberamo Raya yang meninggal akibat luka tembak yaitu Briptu Marcelino Rumaikewi, Bripda Yosias Dibangga dan Briptu Alexander Ndun.

Sedang yang mengalami luka tembak yakni Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, mengakui belum diketahui pasti penyebab bentrokan antara anggota Polri dan TNI.

Baca selengkapnya

5. KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw. (Antara/Evarianus Supar)
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw. (Antara/Evarianus Supar)

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyatakan, konvoi kendaraan pengangkut bahan makanan milik PT Freeport ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar kawasan mile 61, Tembagapura.

Ia membenarkan pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 16.30 WIT kendaraan milik PT Freeport yang mengangkut bahan makanan ditembak KKB. Akibatnya, dua orang mengalami luka terkena pecahan kaca, yakni Briptu Wayan dan Yusak, salah satu supir yang mengemudikan kendaraan pengangkut bahan makanan.

Dua mobil operasional PT Freeport yang ditembak adalah mobil jenis LWB dengan nomor lambung 01-5223 dan 01-4606.

Baca selengkapnya

baca juga

6. Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA/Evarukdijati)

Kepolisian Daerah Papua dan Kodam VII Cenderawasih membentuk tim untuk menyelidiki aksi tembak-tembakan antara polisi dan tentara di Papua. Bentrok yang terjadi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya.

Tim yang dibentuk itu akan mengumpulkan bukti-bukti yang guna mengetahui penyebab terjadinya insiden yang menewaskan tiga anggota Polri serta mencederai dua lainnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Minggu mengatakan, bentrok yang terjadi akibat kesalahpahaman itu terjadi Minggu pagi sekitar pukul 07.40 WIT. Akibatnya lima orang anggota mengalami luka tembak dan tiga diantaranya meninggal.

Insiden yang terjadi di pertigaan jalan Pemda I itu diduga akibat kesalahpahaman antara oknum anggota satgas pamrahwan Yonif 755/Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya, kata Kombes Kamal.

Akibat kesalahpahaman tersebut tiga anggota Polri meninggal dunia yaitu Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias Dibangga. Sedangkan yang mengalami luka tembak yakni Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien.

Kapolda dan Pangdam XVII Cenderawasih dijadwalkan Senin (14/4) ke Kasonaweja, ungkap Kombes Kamal.

Baca selengkapnya

7. Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan

Ilustrasi bentrokan. (Shutterstock)
Ilustrasi bentrokan. (Shutterstock)

Bentrok antara prajurit TNI dan anggota Polri pecah di Mamberamo Raya, Papua pada Minggu (12/4/2020) pagi sekitar pukul 07.40 WIT. Dalam bentrokan itu, 3 polisi meninggal dunia dan 2 lainnya alami luka tembak.

Seperti dilansir dari Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, meski kondisi di pertigaan Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya yang menjadi lokasi bentrokan disebut sudah mereda, warga sekitar masih takut untuk beraktivitas ke luar rumah.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuh Fakta Perayaan Hari Paskah, Salah Satunya Makam Yesus Sesungguhnya

Tujuh Fakta Perayaan Hari Paskah, Salah Satunya Makam Yesus Sesungguhnya

Lifestyle | Minggu, 12 April 2020 | 19:17 WIB

Fakta-Fakta Unik Fiat 500 Andre Taulany, Lahir Setelah Perang Dunia Kedua

Fakta-Fakta Unik Fiat 500 Andre Taulany, Lahir Setelah Perang Dunia Kedua

Otomotif | Minggu, 12 April 2020 | 06:25 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Listrik Gratis saat Corona Hasil Utang dari Bank Dunia?

CEK FAKTA: Benarkah Listrik Gratis saat Corona Hasil Utang dari Bank Dunia?

News | Jum'at, 10 April 2020 | 18:05 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Pemerintah Imbau Berhenti Total 3 Hari Cegah Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Pemerintah Imbau Berhenti Total 3 Hari Cegah Corona?

News | Jum'at, 10 April 2020 | 13:28 WIB

Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

News | Jum'at, 10 April 2020 | 05:57 WIB

Tak Biasa, Begini Bila Pasutri Pesilat Isi Waktu Isolasi Mandiri

Tak Biasa, Begini Bila Pasutri Pesilat Isi Waktu Isolasi Mandiri

Sport | Kamis, 09 April 2020 | 21:11 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tak Berduka Atas Banyaknya Tim Medis yang Gugur?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tak Berduka Atas Banyaknya Tim Medis yang Gugur?

News | Kamis, 09 April 2020 | 18:20 WIB

Terkini

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×