DPR Minta Penyulut Bentrok TNI - Polri di Papua Ditindak Tegas

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 13 April 2020 | 22:45 WIB
DPR Minta Penyulut Bentrok TNI - Polri di Papua Ditindak Tegas
Anggota DPR Arsul Sani. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Komisi III DPR menilai bentrokan antara TNI dan Polri yang terjadi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, sudah kelewat batas lantaran mengakibatkan sejumlah korban tewas.

Anggota Komisi III Arsul Sani menyayangkan peristiwa bentrokan TNI-Polri sampai terjadi.

Padahal seharusnya ada kekompakan dan soliditas antara keduanya mulai dari pucuk pimpinan hingga ke tingkat prajurit.

"Apalagi yang untuk kali ini menilai sudah jauh di luar batas yang bisa ditoleransi karena sampai mengakibatkan korban jiwa tiga orang dan beberapa lainnya luka-luka," kata Arsul kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Peristiwa bentrokan disesalkan juga lantaran terjadi di tengah pandemi Covid-19, yang seharusnya menyatukan TNI-Polri dalam proses meningkatkan keamanan wilayah Papua.

Arsul meminta agar TNI dan Polri dapat mengusut peristiwa bentrokan secara transparan sekaligus menindak tegas para pelaku yang mengakibatkan korban tewas.

"Terhadap kasus bentrokan di Mamberamo Raya ini, DPR meminta agar proses hukum dijalankan secara tegas dan transparan terhadap mereka yang melakukan kekerasan dan penembakan sampai meninggalnya anggota Polri."

Sebelumnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mendatangi Pos Yonif 754, atau tempat terjadinya bentrok antar TNI-Polri di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Senin (13/4/2020).

Dalam kesempatan itu, Herman tegas mengatakan akan menghukum siapapun prajurit TNI yang dinyatakan bersalah atas kejadian yang menelan korban jiwa.

baca juga

Kedua pimpinan tersebut melihat langsung tempat kejadian perkara (TKP) bentrok antara TNI-Polri yang terjadi pada Minggu (12/4/2020). Di depan anggota Pos Satgas Yonif 754, Mayjen TNI Herman mengatakan ia akan tegas menghukum prajurit TNI yang bersalah.

"Saya tegaskan, bahwa proses hukum akan dilakukan bagi kalian yang berbuat pelanggaran," kata Mayjen TNI Herman dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/4/2020).

Selain itu, Mayjen TNI Herman juga melakukan evaluasi unsur pimpinan pos yang dinilai kurang mampu berkoordinasi dengan institusi kepolisian.

Menurutnya, anggota TNI harus saling mengenal dengan anggota kepolisian di wilayah yang sama.

"Bila kalian saling mengenal, maka persoalan di lapangan akan cepat terselesaikan," ucapnya.

"Pahami kearifan lokal masyarakat dan jadikan Bupati dan tokoh-tokoh masyarakat setempat sebagai orangtua kalian, supaya kalian tidak salah melangkah saat melaksanakan tugas."

Untuk diketahui, bentrok antara prajurit TNI dan anggota Polri pecah di Mamberamo Raya, Papua pada Minggu (12/4/2020) pagi sekitar pukul 07.40 WIT. Dalam bentrokan itu, 3 polisi meninggal dunia dan 2 lainnya alami luka tembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI - Polri Bentrok, Pangdam Cenderawasih Akan Hukum Prajurit Bersalah

TNI - Polri Bentrok, Pangdam Cenderawasih Akan Hukum Prajurit Bersalah

News | Senin, 13 April 2020 | 17:56 WIB

TNI-Polri Bentrok di Papua, Pengamat Militer: Kayak Api dalam Sekam

TNI-Polri Bentrok di Papua, Pengamat Militer: Kayak Api dalam Sekam

News | Senin, 13 April 2020 | 16:31 WIB

TNI-Polri Bentrok Berdarah, DPR: Seharusnya Bersatu Lawan Corona

TNI-Polri Bentrok Berdarah, DPR: Seharusnya Bersatu Lawan Corona

News | Senin, 13 April 2020 | 12:14 WIB

Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!

Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!

News | Senin, 13 April 2020 | 09:28 WIB

Perahu Motor yang Ditumpangi Terbalik, Sekda Kabupaten Sarmi Hilang

Perahu Motor yang Ditumpangi Terbalik, Sekda Kabupaten Sarmi Hilang

News | Senin, 13 April 2020 | 06:54 WIB

7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas

7 Fakta Bentrok Tembak-tembakan Polisi dan TNI di Papua, 3 Orang Tewas

News | Minggu, 12 April 2020 | 20:07 WIB

Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan

Telan 3 Nyawa, Bentrok TNI-Polri di Memberamo Papua Bikin Warga Ketakutan

News | Minggu, 12 April 2020 | 16:10 WIB

Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

Polisi-Tentara Tembak-tembakan di Papua, Polri-TNI Bikin Tim Khusus

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:24 WIB

KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua

KKB Klaim Tembak Mati 2 Polisi di Mimika, Ini Kata Kapolda Papua

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:02 WIB

DAR DER DOR! Mobil Sembako Ditembak dan Dibrondong Peluru di Tembagapura

DAR DER DOR! Mobil Sembako Ditembak dan Dibrondong Peluru di Tembagapura

News | Minggu, 12 April 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×