Dari Penjara, Siti Fadilah: Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates

Reza Gunadha

Senin, 20 April 2020 | 14:33 WIB
Dari Penjara, Siti Fadilah: Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. [Antara/Reno Esnir]

Suara.com - Mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari, yang kekinian berada dalam penjara, memperingatkan pemerintah RI untuk tidak menggunakan vaksin virus corona covid-19, yang diproduksi perusahaan farmasi bentukan pendiri Microsoft Corporation Bill Gates.

Menurut Siti Fadilah Supari, ada sejumlah kejanggalan yang dia temui berkaitan dengan vaksin buatan Bill Gates.

Untuk diketahui, Bill Gates kekinian dilaporkan tengah mengembangkan vaksin corona untuk diberikan pada 7 miliar penghuni dunia.

Vaksin corona itu diberi nama INO-4800, di mana pengembangannya disokong Bill and Melinda Gates dan Foundation Coalition for Epidemic Preparedness Innovations.

Sebelum diproduksi massal, vaksin yang telah direstui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) itu bakal diuji coba klinis ke 40 relawan yang telah diseleksi. Uji coba akan berlangsung beberapa minggu ke depan.

Siti Fadilah Supari mengatakan , untuk mencapai obsesinya, Bill Gates bahkan telah menjalin hubungan dengan pemerintah negara-negara seluruh dunia termasuk Indonesia agar vaksin-nya menjadi program resmi pemerintah.

“Untuk menghadapi wabah Corona di Indonesia, sebaiknya pemerintah tidak menggunakan vaksin yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan farmasi yang berkaitan dengan Bill Gates,” kata Siti Fadilah Supari dalam keterangan resmi yang disitat Hops--jaringan Suara.com, Minggu malam, 19 April 2020.

Apa yang dikatakan Siti beralasan, sebab yang menjadi perhatiannya adalah, kapan Bill Gates mulai membuat vaksin. Sebab pembuatan vaksin memerlukan waktu yang tak sebentar.

Jennifer Gates dan Bill Gates. (Instagram/ jenniferkgates)
Jennifer Gates dan Bill Gates. (Instagram/ jenniferkgates)

“Kalau Bill Gates sudah siap dengan vaksin corona sekarang, kapan dia punya seed virus nya? Apa sebelum pandemik Corona? Apalagi pada tahun 2015 dia telah mengumumkan akan ada pandemik besar di 2020,” kata Siti lagi.

baca juga

Hal berikutnya yang jadi perhatian Siti adalah seed virus Corona dari strain negara mana yang digunakan oleh Bill Gates untuk membuat vaksin.

Sebab menurut para ahli di dunia, virus corona hingga kini masih terus berubah-ubah, atau terus bermutasi.

Kabarnya bahkan sekarang sudah menjadi tiga clade atau bahkan ada yang bilang enam clade.

Maka jadi perhatian bagi Siti, mana seed virus yang dijadikan vaksin oleh Bill Gates, karena hingga kini belum jelas.

Dipasang microchip?
Bukan cuma dua alasan di atas yang menjadi dasar Siti Fadilah Supari untuk memperingatkan Pemerintah Indonesia agar tak menggunakan vaksin corona buatan Bill Gates.

Alasan lain yang tak kalah penting adalah, kemungkinan dipasangnya microchip oleh Bill Gates pada vaksin tersebut.

“Konon digunakan untuk memantau orang yang diberi vaksin tersebut. Sedangkan kita tidak tahu dampak negatif apa dari microchip tersebut terhadap tubuh kita dalam jangka panjang. Apa betul microchip itu hanya untuk tanda seperti yang dia katakan? Tidak ada bukti sama sekali. Kita wajib waspada karena Bill Gates mempunyai proyek ambisius yaitu depopulasi, demi mengatur populasi sedunia,” kata Siti lagi.

Ilmuwan  Turki selesaikan fase 1 vaksin Covid-19. (Anadolu Agency)
Ilmuwan Turki selesaikan fase 1 vaksin Covid-19. (Anadolu Agency)

Alasan berikutnya, dan cukup menggelitik, yakni, apabila Bill Gates sudah mulai membuat vaksin saat ini, apakah dia telah memiliki virus corona sebelum pandemi terjadi.

Maka tidak heran jika kemudian sejumlah peneliti dunia mengatakan bahwa pandemi corona saat ini tidak natural.

“Menurut saya Indonesia saat ini tidak perlu vaksin corona, karena virusnya sangat labil. Dan kita tidak punya data yang valid mana orang yang positif corona dan negatif.”

Siti pun kemudian menyarankan agar Pemerintah Indonesia membuat vaksin mandiri dengan strain kita sendiri. Artinya, sesuai dengan keamanan yang bisa dipercaya dan tidak ditumpangi kepentingan politik bangsa lain.

Sebab kata dia, kesehatan adalah kunci Ketahanan Nasional.

Kejanggalan Bill Gates
Nama Bill Gates belakangan memang masuk dalam sejumlah teori konspirasi kemunculan virus corona, yang dibahas sejumlah pihak.

Sebab bos teknologi kenamaan dan salah satu orang terkaya di dunia, itu telah memprediksi akan munculnya virus ini secara tidak langsung pada 2015 silam.

Kala itu Bill Gates berbicara di Ted.com. Belakangan, Bill Gates turut mendanai penelitian untuk mendiagnosa dan meneliti vaksin.

“Jadi di masa depan, kita mungkin akan menemukan virus yang menjangkiti orang yang cukup sehat, lalu mereka naik pesawat, mereka ke pasar. Bisa jadi ini virus datang dari alam, atau dari terorisme biologi,” kata Bill Gates pada 2015 lalu.

“Jadi banyak hal yang sebenarnya bisa membuat situasi ribuan kali lebih buruk.”

Anehnya, di akhir tahun 2019 lalu, Bill Gates juga pernah melakukan sejumlah simulasi pandemik yang diberi nama Event201. Dia juga memprediksi kalau virus corona akan memakan korban hingga 65 juta jiwa.

Tak jelas apa ini sebuah kebetulan, ataukah ada sangkut pautnya dengan dia, termasuk apakah memang sengaja disebarkan, dan sudah masuk ke sebuah agenda tertentu. Yang pasti semua pihak hingga kini masih dibuat bertanya-tanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Antibodi Llama Bisa Jadi Vaksin Virus Corona

Ilmuwan Sebut Antibodi Llama Bisa Jadi Vaksin Virus Corona

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 13:37 WIB

Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

Health | Senin, 20 April 2020 | 11:32 WIB

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 10:49 WIB

Djokovic Dilema jika Vaksin Virus Corona Jadi Kewajiban

Djokovic Dilema jika Vaksin Virus Corona Jadi Kewajiban

Sport | Senin, 20 April 2020 | 10:46 WIB

China Laporkan Kasus Covid-19 Tanpa Gejala, Dokter Jual Obat Corona Palsu

China Laporkan Kasus Covid-19 Tanpa Gejala, Dokter Jual Obat Corona Palsu

Health | Minggu, 19 April 2020 | 20:19 WIB

Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditargetkan Selesai Pertengahan Agustus Ini

Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditargetkan Selesai Pertengahan Agustus Ini

Health | Minggu, 19 April 2020 | 19:58 WIB

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Bill Gates Kambing Hitam Utama Covid-19 dari Pendukung Teori Konspirasi

Tekno | Sabtu, 18 April 2020 | 16:09 WIB

Susul China, Italia Juga Siapkan Uji Klinis untuk Vaksin Virus Corona

Susul China, Italia Juga Siapkan Uji Klinis untuk Vaksin Virus Corona

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 17:25 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×