Jika Kim Jong Un Meninggal, Ahli Prediksi Terjadi Krisis dan Perang Saudara

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 23 April 2020 | 17:45 WIB
Jika Kim Jong Un Meninggal, Ahli Prediksi Terjadi Krisis dan Perang Saudara
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membaca surat pribadi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: KCNA / via AFP)

Suara.com - Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un jatuh sakit dan dalam kondisi kritis.

Menanggapi hal ini, beberapa pakar memberikan prediksi situasi yang akan datang jika Kim Jong Un meninggal.

Pensiunan kepala operasi khusus Korea Selatan, Letjen Chun In-Bum dan David Maxwell, pensiunan kolonel Pasukan Khusus dan anggota senior dari Lembaga Pertahanan Demokrasi memiliki pendapat yang sama.

Mereka mengatakan bahwa Korea Utara akan mengalami krisis dengan gelombang pengungsian yang besar jika Kim Jong Un meninggal.

Disadur dari New York Post, Kamis (23/4/2020), meskipun pemimpin Korut berusia 36 tahun tidak meninggal tapi memiliki masalah kesehatan serius hingga mengakibatkan pemerintahannya berakhir akan menciptakan kekacauan, kata para ahli.

"Tidak adanya ahli waris yang ditunjuk berarti akan menimbulkan kekacauan, penderitaan manusia, ketidakstabilan," kata Letjen Chun In-Bum kepada Military Times.

"Ini berita buruk bagi semua orang," imbuhnya.

Sementara David Maxwell berkata, "Tidak diketahui apakah Kim Jong Un telah menunjuk pengganti".

"Kita dapat berspekulasi bahwa mungkin saudara perempuannya, Kim Yo Jong telah ditunjuk sebagai pengganti berdasarkan promosi terakhirnya dan fakta bahwa dia telah mulai membuat pernyataan resmi atas namanya pada bulan lalu," ujar Maxwell.

Tapi Maxwell tidak yakin apakah seorang wanita, meskipun termasuk dalam bagian dari garis keturunan keluarga Kim bisa menjadi pemimpin rezim.

Bagi Maxwell, tidak adanya penerus KIm Jong Un jelas dapat menyebabkan keruntuhan rezim yang harus direspon pemerintah AS dan Korea Selatan.

Ia mengaku juga telah memberi peringatan kepada para pemimpin senior tentang hal ini.

"Korea Selatan, Cina, dan Jepang (melalui kapal) akan berurusan dengan arus pengungsi skala besar," kata Maxwell.

Ia menambahkan, "Unit Tentara Rakyat Korea Utara akan bersaing untuk mendapatkan sumber daya dan bertahan hidup. Ini akan menyebabkan konflik internal antar unit dan dapat meningkat menjadi perang saudara yang meluas".

Meskipun jika terjadi perang saudara di Korut, militer di sana tetap akan terus berjuang untuk membela negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Wabah Corona Berpotensi Picu Krisis HAM

PBB: Wabah Corona Berpotensi Picu Krisis HAM

News | Kamis, 23 April 2020 | 16:25 WIB

CEK FAKTA: Bantuan dari Anies Baswedan Sampai ke Donald Trump?

CEK FAKTA: Bantuan dari Anies Baswedan Sampai ke Donald Trump?

News | Kamis, 23 April 2020 | 09:07 WIB

Kim Jong Un Sakit dan Dirawat, Kenali 7 Jenis dan Manfaat Operasi Jantung

Kim Jong Un Sakit dan Dirawat, Kenali 7 Jenis dan Manfaat Operasi Jantung

Health | Rabu, 22 April 2020 | 16:35 WIB

Bagaimana Nasib Korea Utara Jika Kim Jong Un Meninggal, Siapa Penggantinya?

Bagaimana Nasib Korea Utara Jika Kim Jong Un Meninggal, Siapa Penggantinya?

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:23 WIB

Fakta-fakta Kim Yo Jong, Senjata Memesona dari Korea Utara

Fakta-fakta Kim Yo Jong, Senjata Memesona dari Korea Utara

News | Rabu, 22 April 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB