Kena PHK karena Wabah Corona, Din Terpaksa Pulang Kampung Jalan Kaki 428 Km

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 28 April 2020 | 18:40 WIB
Kena PHK karena Wabah Corona, Din Terpaksa Pulang Kampung Jalan Kaki 428 Km
Matnoe Poksu Din, pria berjalan kaki 428 km ke kampung halaman. (Facebook)

Suara.com - Banyak orang yang mengalami kesusahan hidup akibat pandemi virus corona. Salah satunya dialami oleh Matnoe Poksu Din yang kini hidup sebagai pengangguran.

Matnoe Poksu Din memilih pulang ke kampung halamannya dengan berjalan kaki sejauh 428 kilometer karena tidak memiliki uang.

Ia yang semula bekerja di Kuala Lumpur diduga menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah sebulan tidak memiliki pekerjaan.

Mengalihbahasakan dari World of Buzz, kisah memilukan itu dibagikan oleh pemilik akun Facebook Sara Anisa, yang tak lain adalah istri dari Matnoe Poksu Din.

Saat iu, Sara Anisa mengabarkan bila sang suami tengah berada di Gerik menuju rumahnya  di Kelantan.

"Suamiku menunjukkan hal gila. Dia berjalan kaki dari Gerik untuk pulang kampung. Ini gila kalau kalian memikirkannya"

"Dia tidak memiliki pekerjaan di Kuala Lumpur. Tidak ada uang untuk makan dan memilih untuk berjalan kaki ke rumah," tulis Sara Anisa seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/4/2020).

Matnoe Poksu Din, pria berjalan kaki 428 km ke kampung halaman. (Facebook)
Matnoe Poksu Din, pria berjalan kaki 428 km ke kampung halaman. (Facebook)

Sementara itu, Matnoe Poksu Din sempat membagikan foto dirinya saat menempuh perjalanan pulang ke rumah melalui akun Facebooknya.

Dalam sebuah unggahan, dia memamerkan sepatu yng rusak karena terlalu lama dipakai untuk berjalan kaki.

baca juga

Laki-laki malang itu bahkan berkata dirinya hampir pingsan karena sudah dua hari tidak makan. Namun masih bisa bertahan hidup setelah menenggak minuman isotonik.

"Saya ingin istirahat, bangun dan membeli air. Makan nasi karena sudah dua hari nggak makan. Saya baru minum 100 plus sejak kemarin. Tapi tetap harus pulang ke Gerik," ungkapnya.

Matnoe Poksu Din, pria berjalan kaki 428 km ke kampung halaman. (Facebook)
Matnoe Poksu Din, pria berjalan kaki 428 km ke kampung halaman. (Facebook)

Meski mengalami perjalanan yang melelahkan, Matnoe Poksu Din enggan membebani banyak orang. Ia menolak permintaan orang lain yang ingin menghubungi dirinya maupun sang istri untuk memberikan bantuan.

"Siapapun yang meminta kontak kami, kami mekiliki cukup uang untuk makan dua hari. Tidak perlu untuk itu. Kami tidak ingin serakah saat ini dengan mengambil uang orang lain. Bagaimanapun kami telah memilih jalan sendiri," kata Matnoe Poksu Din.

Sementara dalam unggahan lainnya, laki-laki itu memamerkan foto jejak perjalannya yang terekam dalam aplikasi. Ternyata, demi bisa pulang kampung dia telah berjalan kaki selama empat hari berturut-turut.

Beruntung perjuangan dan pengorbanannya itu terbayar lunas. Matnoe Poksu Din tiba di kampung halamannya di Kelantan pada Rabu (27/4) malam, dan bisa bertemu dengan keluarga tercinta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Guncang, Yordania Longgarkan Lockdown

Ekonomi Guncang, Yordania Longgarkan Lockdown

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:34 WIB

Inggris Dukung Ketersediaan Vaksin COVID-19 untuk Dunia

Inggris Dukung Ketersediaan Vaksin COVID-19 untuk Dunia

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:02 WIB

Lebih dari 70 Persen Kasus Import Covid-19 Malaysia Berasal dari Indonesia

Lebih dari 70 Persen Kasus Import Covid-19 Malaysia Berasal dari Indonesia

Health | Selasa, 28 April 2020 | 16:43 WIB

Apes! Antre Cukur Rambut di Tengah Lockdown, 13 Orang Ditangkap Polisi

Apes! Antre Cukur Rambut di Tengah Lockdown, 13 Orang Ditangkap Polisi

News | Selasa, 28 April 2020 | 14:23 WIB

Langgar Aturan Lockdown, Wakil Menkes Malaysia Didenda

Langgar Aturan Lockdown, Wakil Menkes Malaysia Didenda

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

×