Berdayakan Masyarakat yang Kena PHK, Menaker Gelar Pelatihan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:47 WIB
Berdayakan Masyarakat yang Kena PHK, Menaker Gelar Pelatihan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah. (Dok : Kemnaker).

Suara.com - Pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), menyelenggarakan pelatihan tanggap Corona Virus Disease (Covid-19). Pelatihan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan dampak Covid-19.

“Melalui pelatihan  tanggap Covid- 19 di BLK (Balai Latihan Kerja), kita berdayakan masyarakat, pencari kerja serta para pekerja yang ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan yang dirumahkan akibat terdampak Covid-19, “ kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, saat membuka Program Pelatihan Tanggap Covid-19 dalam rangkaian kegiatan May Day 2020 di BLK Lembang, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2020).

Adapun program pelatihan yang dikembangkan di BLK atau BPP, yakni program pelatihan memasak; pembuatan baju APD (hazmat), masker, pelindung wajah (face shield), hand sanitizer/cairan disinfektan; pelatihan instalasi wastafel dan pembuatan peti COVID-19.

Menaker mengatakan, pelatihan tanggap Covid-19 ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19 dan meningkatkan ketahanan ekonomi melalui pemberian insentif berupa uang saku pelatihan.

“Program Covid-19 sudah dilakukan oleh BLK dan BPP sejak pertengahan Maret 2020, dan untuk tahap I sudah diproduksi dan didistribusikan. Saat ini masih  tahap II dan sebagian besar hasilnya sudah didistribusikan. Untuk  tahap III diperkirakan sampai dengan bulan Juni 2020,” kata Ida.

Jumlah BLK dan BPP yang mengikuti pelatihan tanggap Covid-19 sebanyak 19 BLK UPTP; 2 BPP UPTP; 129 BLK UPTD dan 4 BLK Komunitas.

“Pelatihan mempertimbangkan protocol kesehatan, PSBB dan kebijakan/peraturan pemerintah lainnya, maka metode pelatihan yang digunakan berupa Online Training; Blended Training; Distance Training dan Off-line training,” kata Ida.

Pelatihan tanggap Covid-19 telah menghasilkan produksi masker sebanyak 2.097.500 buah faceshield 64.800 buah, hand sanitizer 136.250 liter, dan baju alat pelindung diri (APD)/Hazmet sebanyak 56.000 buah, cooking 318.000 boks nasi, wastafel Covid-19 1.584 buah, peti Covid-19 sebanyak 50 buah dan disinfektan sebanyak 82.940 liter.

Hasil produksi dari pelatihan digunakan/dimanfaatkan oleh masyarakat guna menanggulangi penyebaran Covid-19, diantaranya untuk petugas rumah sakit dan Puskesmas; petugas TNI dan Polri; Posko Penanganan Covid-19 dan BNPB; asosiasi kedokteran/tenaga kesehatan; relawan penanganan Covid-19; pengendara jalan umum dan ojek; pedagang pasar dan kaki lima; pegawai/karyawan instansi pemerintah/swasta; dan petugas sekuriti kementerian/lembaga, instansi pemerintah daerah dan swasta.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono mengatakan, Kemnaker melakukan refocusing program-program pelatihan di BLK-BLK sebagai upaya untuk mengantisipasi Covid-19 dan dampaknya. 

“Refocusing program pelatihan kerja di BLK ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, “katanya.

Jenis-jenis program pelatihan yang di-refocusing menjadi program pelatihan tanggap COVID-19 adalah jenis program pelatihan yang memiliki durasi/waktu pelatihan yang panjang, (lebih dari 240 Jam Pelajaran (JP))  dan membutuhkan kehadiran peserta secara fisik seperti program pelatihan; Otomotif, Las, Listrik, Bangunan, AC/Refrigerasi, atau sejenisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Rapid Test Covid-19, Menaker : Kami akan Tindak Lanjuti Hasilnya

Gelar Rapid Test Covid-19, Menaker : Kami akan Tindak Lanjuti Hasilnya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:08 WIB

Menaker Berharap, May Day Tahun Ini Perkuat Kebersamaan dan Persaudaraan

Menaker Berharap, May Day Tahun Ini Perkuat Kebersamaan dan Persaudaraan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:56 WIB

Buruh Ikut Rapid Test Corona  Gratis di Kemnaker

Buruh Ikut Rapid Test Corona Gratis di Kemnaker

Foto | Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:40 WIB

Dialog Sosial antara Pegawai dan Pengusaha Bisa Selamatkan Perusahaan

Dialog Sosial antara Pegawai dan Pengusaha Bisa Selamatkan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 08:32 WIB

Menaker Ajak Akademisi Mencetak Angkatan Kerja Berkualitas

Menaker Ajak Akademisi Mencetak Angkatan Kerja Berkualitas

Bisnis | Selasa, 28 April 2020 | 08:33 WIB

Sebelum Putuskan PHK, Menaker Minta Pengusaha Dialog dengan Pekerja

Sebelum Putuskan PHK, Menaker Minta Pengusaha Dialog dengan Pekerja

Bisnis | Selasa, 28 April 2020 | 08:17 WIB

Terkini

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB